Marsel dan sella_ (completed)
♥ TAHAP REVISI♥
Dalam kisah cinta yang penuh dengan misteri dan emosi, Marsel, seorang pria kaya, tampan, dan pintar, bertemu dengan Sella, seorang gadis dingin yang menyimpan banyak misteri dalam dirinya.
Marsel, tanp...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
- - -
Tinggal beberapa hari lagi Sella akan melahirkan, gadis itu tetap melakukan rutinitasnya berbaring dan guling-guling di kamar. Jam di pergelangan tangan Sella menunjukkan pukul 10 pagi, Marsel saat ini pasti sangat sibuk di kampus, sebenarnya Marsel masih ingin tetap di dekat Sella namun Sella selalu menolak dengan berdalih melahirkannya masih lama.
Selama 2 bulan ini Sella memang selalu di rumah, bosan sangat bosan yang di rasakan Sella. gadis itu mulai beranjak dari sofa menuju kamar putri kecilnya.
Jari jemari Sella mulai memengangi gagang pintu, namun mendadak gadis tersebut mulai meringis kesakitan, sepertinya kontraksinya makin parah dari beberapa hari sebelumnya.
Napas Sella perlahan mulai tersengal-sengal, perutnya begitu sangat sakit, Leona yang mulai terbangun cepat memeriksa keadaan berisik yang ada di luar kamarnya.
"Mama.." kaget Leona dengan cepat dia berlari mengambil telepon.
----
Ditempat lain.. Marsel sepanjang waktu tak tenang duduk belajar di kampus, cowok itu terus memikirkan Sella.
Satu panggilan telepon masuk membuat Marsel mendadak berdiri.
"Ada apa Marsel??" tanya dosen yang sedang mengajar.
"Ada panggilan penting saya izin keluar dulu," sahut Marsel cepat keluar seraya mengangkat telepon. Panggilan telepon dari Leona nama yang tertera di ponselnya. Marsel memiliki feeling ada sesuat terjadi pada Sella.
"Ada apa??" tanya Marsel Bersamaan melangkah ke luar kelas.
"Seperti mama mau melahirkan.." sahut Leona panik, Marsel pun seketika berlari sekencang-kencangnya untuk cepat menemui Sella.
Sesampainya di apartemen Marsel cepat menggendong Sella yang sudah memucat dan kesakitan, Marsel lantas cepat membawa Sella kerumah sakit.
---
Marsel terus menggenggam jari jemari Sella, dia begitu sangat panik.
Marsel tak di perkenankan dokter untuk ikut masuk, membuat Marsel hanya bisa duduk dan menunggu. Cowok tersebut sunguh takut lantaran Sella masih berusia 19 tahun, apa Sella akan bisa melewati semuanya.
Hanya Allah harapan Marsel saat ini, di lorong rumah sakit nan memanjang Marsel tak henti bolak balik sembari melafalkan doa-doa yang dia kuasai.
Setelah cukup lama Leona dan Marsel menunggu akhirnya dokter keluar dari ekspresi wajah dokter tak jelas apa yang telah terjadi di dalam.
"Selamat, bayinya lahir dengan sehat dan tampan," ucap dokter dengan raut wajah bahagia, membuat Marsel sangat lega.
"Istri saya??" tanya Marsel dengan hati masih sedikit resah.