NN - 39

140 7 0
                                        

Selasa, 17 Juli 2007

Nathan, Theo dan Samuel sudah pulang dari hari Jum'at. Tapi, Nathan disuruh pihak sekolah untuk mengikuti debat ekonomi di Depok selama 2 hari, 16- 17 Juli. Kemungkinan nanti malam mereka sudah berada di Jakarta.

Naya juga masih mengurung diri di kamar. Ia belum mau keluar kamar sejak kematian orang tua nya. Makan pun tidak. Itu artinya sudah seminggu Naya tidak makan. Naura sangat sedih dengan kondisi Naya yang terpuruk seperti itu.

Setiap hari ia selalu datang untuk menemui Naya, walaupun hanya bisa bicara di depan pintu saja. Bahkan Bagus juga sudah bicara dengan Naya, tapi tetap saja Naya marah-marah kepada mereka.

Selama teman-teman dekat Naura tidak masuk, Naura selalu di kerjain oleh 3 orang cewek. Mereka adalah Rosa, Tika dan Intan teman satu kelas Theo dan Samuel.  Masalahnya sepele, karena salah satu dari mereka yaitu Rosa suka dengan Nathan. Lagi lagi tentang Nathan. Seganteng itu kah, Nathan? Sampai semua cewek suka sama dia?

Naura sempat melawan, tapi ia malah diancam akan selalu membuat Naura tidak tenang di sekolah tersebut. Namun, Naura tidak peduli. Itu kan hak Naura juga sebagai pacar nya Nathan. Bahwa ia berhak untuk melarang cewek-cewek yang suka dengan Nathan untuk menjauhi Nathan.

Selama ini Naura belum cerita ke siapapun. Padahal tubuhnya ada yang terluka gara-gara ketiga cewek tersebut. Tapi, Naura selalu menutupi nya. Naura tidak berani cerita ke Nathan, karena ia tidak mau mengganggu Nathan yang sedang fokus dengan perlombaannya. Ia tidak mau membuat Nathan jadi khawatir.

Naura ingin bicara kepada Naya tentang hal ini, tapi Naura tau Naya tidak akan mau mendengarkannya. Setiap kali Naura bicara kepada Naya di depan pintu, Naya selalu berteriak untuk mengusir Naura. Bahkan Naya pernah diam saja, tidak mau bicara. Hanya terdengar suara barang yang dilempar saja.

•••

09.30 WIB - Istirahat, Sekolah

Saat ini Naura berada di taman belakang sekolah. Karena selama teman-temannya tidak ada, Naura selalu menyendiri di sana. Tapi Rosa, Tika dan Intan selalu datang kesana untuk memperingati Naura. Mungkin karena tempat itu sepi. Jadi, mereka bebas melakukan apa saja.

Saat Naura sedang asyik makan. Tiba-tiba ia merasakan ada sesuatu.

"1...2...3..." ucap Naura dengan suara pelan.

"Woy"

Kan bener mereka yang dateng. Batin Naura.

"Woy disini lo ternyata" ucap Rosa

"Mau apa lagi sih kalian? Gak bosen apa nemuin aku terus? Setiap kali aku mau makan, pasti ada kalian" ucap Naura

"Oh mau makan ya? Hahaha" tawa Tika

Tiba-tiba makanan Naura ditendang dan makanannya pun tumpah.

"Ih kalian apa-apaan sih?" tanya Naura kesal.

"Gue gak akan berhenti gangguin lo. Kalo lo belum mutusin Nathan" ucap Rosa

"Lah kamu siapa nyuruh-nyuruh aku putus dari Nathan. Kamu gak punya hak buat ngelarang aku pacaran sama Nathan" ucap Naura

"Karena dia itu cuma bisa jadi milik gue. Gue suka sama dia sejak dulu. Tapi, karena ada Naya gue gak pernah bisa deketin Nathan. Karena Nathan juga suka sama Naya. Tapi, sekarang malah ada lo si anak cupu. Gue bisa tinggal diam lagi. Gue mau lo putus dari Nathan" ucap Rosa

"Aku gak pernah mau putus dari Nathan. Kita saling mencintai" ucap Naura

"Wah dia mau macam-macam sama kita" ucap Intan. Tiba-tiba Intan dan Tika menahan Naura, mereka memegang tangan Naura.

ThanUra [BERSAMBUNG...]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang