JENNIE POV
Sayang... Aku mohon tolong berhenti, sentuhan tanganmu membuatku gila lama lama.
Lisa memijat leher ku dengan sangat lembut bahkan deruan nafasnya amat terdengar oleh ku, sangat hangat dan lembut.
" Sayang.... ! ". Seru lisa dengan lembut.
" Ya... ". Jawabku dengan nada melemah.
" Berbaringlah di ranjang... Aku akan memijat semua tubuhmu ". Katanya lembut.
Aku yang mendengar kata kata lisa kemudian seolah bangun dari kesadaran ku.
" Semua ??? ". Tanyaku kaget.
" Ya... Tubuhmu tegang semua, aku akan memijat nya perlahan agar semua ketegangan dan kelelahan mu hilang ". Seru lisa sambil memeluk lu dari belakang.
Kata katanya yang lembut dan deruan nafasnya yang memburu di telingaku membuat ku lemah tak berdaya.
" Ummmkkhhh nope !!! ". Kataku sambil melepas pelukannya dan kemudian berjalan keranjang.
Lisa melihat kaget kearahku seolah bertanya ada apa dengan diriku.
" Sayang... ??? ". Tanyanya tanpa bisa berkata apa apa lagi.
" Sayang tidurlah... Besok kita mulai kuliah lagi kan... Kita berempat harus pergi pagi pagi sekali, aku tidak mau sampai telat, aku rindu teman teman kampus ku ". Aku beralasan pada lisa.
Lisa kemudian menghampiri ku ke ranjang dan berbaring di sebelahku, dan aku dengan segera memunggunginya lagi.
" By the way... Aku tidak akan kuliah lagi ". Jawab lisa.
" Why ??? ". Tanyaku.
" Kuliah ku disana hanya akal akalan markas besar supaya aku bisa mendekati mu dan melindungi mu secara rahasia ". Jawab lisa.
Aku terdiam tanpa menjawab kata katanya, huuft pergi ke kampus tanpa kekasihku aku rasa itu sangat menyakitkan dan sangat tidak menyenangkan, semangat ku runtuh seketika rasanya.
" Sayang.... Kau tahu 24 jam aku akan berada disamping mu ? Walaupun aku tidak menjadi mahasiswa disana pun aku akan tetap pergi bersamamu, tugas ku padamu belum berakhir kan, jadi jangan khawatir kau akan bosan disana ". Jelas lisa lagi.
Dia selalu peka terhadap apa yang aku rasakan walaupun aku tidak berkata apa apa padanya. Dalam kondisi aku mengacuhkannya pun, dia sama sekali tidak merasa aku membencinya, susah sekali membuat dia percaya bahwa aku tidak mempedulikan nya. Ya walaupun aku pura pura...
" Oke !! ". Jawabku seadanya.
Aku tidur membelakangi nya, tiba tiba dia memelukku lagi dari belakang...
" Sayang... Hari ini kau sangat sibuk aku sangat merindukan ". Seru lisa lagi sambil menyederkan kepalanya di bahuku.
Ya tuhan sayang... Aku juga benar benar merindukan mu, aku ingin segera selesai mengacuhkan mu untuk memberikan kejutan di hari ulang tahun mu, aku sudah tidak tahan lagi, kau begitu manis padaku hari ini, perlakuan mu padaku benar benar terlalu luar biasa untuk aku tolak, aku hampir mati sekarang tapi tetap aku harus bertahan demi kelancaran rencanaku. Aku pun pura pura tertidur.
" Tidurlah sayang... Hari ini kau sangat cantik sekali dan membuat aku tidak bisa berkata apa apa, walaupun hari ini aku hanya bisa melihatmu saja di kejauhan tapi aku sangat bersyukur bahwa kau adalah milikku, mimpi indah sayang ! ". Lisa mengecup kepalaku dan mendekap erat tubuhku dari belakang.
Aku sangat nyaman dengan pelukannya, perlakuan dan sikap manisnya padaku hari ini jelas akan membuat ku bermimpi indah dalam dekapannya.
Kami berdua tidur lelap pada akhirnya malam itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
MY SAVIOUR (JENLISA) Complete
Fiksi PenggemarLisa adalah anak dari seorang agen rahasia yang terhebat sekaligus pembunuh rahasia milik negara bernama Marco Bruschweiler. Lisa manoban adalah anak satu satunya dan hidup sendirian tanpa tau ibunya siapa, ayahnya seperti hantu. mereka berkomunikas...
