LION VS FOX

8.9K 741 14
                                        

JENNIE POV.

Tzuyu sudah keluar dari toilet, aku begitu kesal dan tak lama keluar juga dari toilet itu dan menghampiri Lisa juga teman temanku. Aku melangkah kecil dengan desiran desiran darah yang kurasa sudah naik ke kepala ku. Tapi aku harus tetap tenang karena menghadapi rubah licik seperti itu harus dengan caranya lagi. Aku melihatnya memakai topeng sok polos lagi di depan Lisa. Oke wanita rubah jika itu mau mu akan kuberikan sesuai dengan keinginan mu.

" Sayang... ". Panggil ku terhadap lisa dan aku pun duduk lagi di sebelahnya.

" Sudah selesai di toiletnya ? Kau mau pesan makanan lagi ? ". Seru lisa perhatian padaku.

Untung saja tidak ada yang berubah dari Lisa dan Lisa selalu menunjukkan perhatian nya di depan tzuyu. Sebenarnya itu memang sudah biasa lisa lakukan. Hanya saja kali ini aku memang benar benar senang lisa menunjukkan nya di depan tzuyu.

" Sudah kenyang sayang... Cuma entahlah kepala dan leherku sedikit pegal pegal, mungkin karena aku lelah dengan mata kuliah tadi ". Seru ku manja.

" Jangan sakit.... ". Sedih Lisa.

Tzuyu melihat kekhawatiran Lisa terhadap ku.

" Tidak sakit sayangku... Hanya pegal pegal saja ". Senyumku terhadap Lisa.

" Lisa sangat perhatian sekali, aku sangat tersentuh melihatnya ". Seru tzuyu.

" Lisa memang seperti itu tzu.. ". Jawab Jisoo sambil menyeruput minumannya.

" But... Apakah kau juga tidak merasakan pegal pegal akibat menunggu Jennie terlalu lama lisa ? ". Celetuk tzuyu.

Chaeng batuk mendengar celotehan tzuyu. Sepertinya Chaeng sudah mengerti apa yang terjadi antara aku dan Tzuyu.

" Aku hanya memastikan Lisa juga mendapatkan perhatian yang sama dari Jennie.. karena aku lihat Lisa selalu memperhatikan nya dengan total. Take and give... Bukankah seharusnya seperti itu sebagai pasangan ? ". Seru Tzuyu.

Aku mengangkat satu alisku dengan perasaan marah. Chaeng yang ada di sebelah ku tiba tiba memegang tanganku tanpa diketahui lisa dan jisoo disana untuk meredakan amarah ku.

" Mereka berdua selalu seperti itu tzu... Jangan mual ya sering sering melihat kebucinan mereka berdua hehehe ". Seru Chaeng berusaha meredam ku.

Lisa kemudian menarik lembut tubuh ku untuk bersandar di tubuhnya. Ia memijat kecil kepala juga leherku.

" Maafkan aku... Bukan maksud aku pamer atas hubungan ku dan Lisa, tapi aku sangat mencintai nya... Dia selalu memastikan yang terbaik untukku, akupun sama... Jika tidak mungkin pacarku ini sudah terlepas dariku, aku sangat tidak suka jika ada wanita atau siapapun itu yang berusaha untuk merebut nya dariku. Karena apa yang sudah menjadi milikku akan selalu menjadi milikku. Aku tidak terbiasa untuk share atau melepaskan apa yang sudah menjadi milikku ". Sindirku sambil tersenyum ramah.

" So cute..  kalian berdua memang pasangan yang manis. Hmmm sepertinya ini sudah terlalu siang aku ada janji dengan temanku. Aku izin pulang ya, terima kasih sudah bersedia makan siang denganku. Lisa... Aku pulang dulu jika kau bosan menunggu Jennie kabari aku, aku akan menemui mu disini ". Seru Tzuyu dengan tampang polosnya yang penuh dengan kepalsuan.

" Terima kasih sudah menemaninya tzu... I know my prince must be bored for waiting me alone ! ". Senyumku yang sudah tentu palsu.

Tzuyu tersenyum palsu, membungkuk untuk berterima kasih dan kemudian pergi meninggalkan kami.

" Dia sangat hangat ". Celetuk Jisoo.

" Ya.. dan dia sangat rajin memperhatikan Lisa ku ". Seru ku melirik kekasihku.

MY SAVIOUR  (JENLISA) CompleteCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang