JENNIE POV.
Semakin pesimis aku pada hubungan aku dan Lisa.. walaupun aku dan dia sudah melangkah lebih jauh, aku rasa aku tidak mendapatkan restu dari ayahnya. Ayah Lisa sangat kharismatik, dia sangat tampan. Pantas saja Lisa begitu menawan dan kharismatik ternyata gen tampannya begitu kuat dari ayahnya. aku sedang memasak untuk mereka, aku tidak mengharap kan apa apa, hanya semoga saja ada sedikit senyum dari ayahnya Lisa terhadap ku itu saja sudah cukup.
Aku melihat Lisa yang datang menghampiri ku.
" Are you ok honey ? ". Tanyanya sambil memeluk ku dari belakang.
" I'm ok... ". Jawabku tersenyum yang dipaksakan.
Lisa terdiam seperti tidak enak padaku dan terus memelukku dari belakang.
" Temani ayahmu ... ". Kataku sambil memegang tangannya.
" No... ". Kata Lisa manja sambil masih mendekapku.
" He is your father ... talk to him, he misses you ! ". Jawabku sambil memegang tangannya yang melingkar di pinggangku.
" Bersamamu nanti kan ??? ". Tanyanya.
" Ya... setelah ini ! Aku lanjutkan dulu memasak ya ". Kataku lembut.
" I love you... ". Lisa berbisik mesra padaku.
" Love you too... Always !! ". Jawabku.
Lisa kemudian menuju ayahnya lagi sesuai permintaan ku. Aku menghela nafas berat dan melanjutkan memasak. Apapun pendapat ayahmu dan persetujuan nanti tentang hubungan kita berdua, apakah kau akan tetap bersamaku ataukah akan meninggalkan ku sayang ?
JENNIE POV END.
LISA POV.
Aku tahu Jennie tidak baik baik saja karna sikap ayahku padanya, jujur apapun pendapat dan keputusan nya tentang hubungan ku dengannya, aku akan selalu tetap bersamanya. Jennie kau segalanya bagiku ! Jangan pernah meragukan kesungguhan hatiku.

Aku menghampiri ayahku dan duduk kembali berhadapan dengannya.
" Kau kenapa ? Sedang sariawan ?? ". Tanya ayahku.
" I'm ok dad !! ". Jawabku.
" Dengar Lisa.. masalah almarhum ibumu ! Aku rasa ini saatnya kau tahu semuanya ! Ibumu di tembak oleh salah satu mafia terbesar di dunia yang bernama James Smith !! Saat itu aku sedang mengurus pengunduran diriku, saat perjalanan pulang ku kerumah.. aku mendengar suara tembakan, aku berlari ke arah rumah, disana sudah ada ibumu yang terkapar dalam keadaan sekarat sambil memeluk tubuhmu, aku melihat pembunuh itu ingin menembak mu juga, dengan sigap aku menembak di lutut lelaki tersebut, dia terkapar ! Aku melihat ibumu tanpa mempedulikan James Smith yang kesakitan, aku bergegas menggendong nya yang sedang menggendong mu juga dan menuju rumah sakit tapi baru saja aku menuju mobil, ibumu sudah tiada ! Itulah penyesalanku seumur hidup ku sayang ! ". Jelas ayahku.
" Lalu bagaimana James Smith ? ". Tanyaku.
" Aku membaringkan ibumu dan kau saat bayi di mobil ! Aku berlari hendak membunuh nya, tapi... Dia sudah tak ada disana !!! Kau tahu saat itu aku rasa hidupku sudah berakhir, perasaan bersalahku begitu besar. Aku berjalan menuju mobilku dan melihat tubuh cantik ibumu yang sudah pucat dan perlahan ku tempel kan pistol ke arah kepalaku sendiri, aku sudah tidak bernyawa tanpanya, ku pikir untuk apa aku melanjutkan hidup ku tanpanya, tapi kau menyelamatkan ku dari keputus asaan, saat aku akan menarik pelatuk tiba tiba kau menangis kencang, seketika aku tersadar bahwa aku mempunyai malaikat kecil, ya... Aku dan ibumu mempunyai buah cinta ! Anak yang kami sayangi, aku berhenti dan menangis ". Jelas ayahnya berkaca kaca.
KAMU SEDANG MEMBACA
MY SAVIOUR (JENLISA) Complete
FanfictionLisa adalah anak dari seorang agen rahasia yang terhebat sekaligus pembunuh rahasia milik negara bernama Marco Bruschweiler. Lisa manoban adalah anak satu satunya dan hidup sendirian tanpa tau ibunya siapa, ayahnya seperti hantu. mereka berkomunikas...
