AUTHOR POV.
Chaeng berlari menuju Daddy dan jisoo di ruang bawah tanah dengan terburu buru.
" Dad sudah lihat berita pagi ini ??? ". Seru Chaeng terlihat khawatir.
" Ada apa sayang ? ". Jawab Jisoo.
" Dad.. Jisoo.. berita pagi ini sangat heboh, perang gangster terjadi di kota ini, dan tebak diberita itu beberapa block jalan hancur lebur ". Jelas chaeng gugup.
" So... ??? ". Tanya jisoo lagi.
" Memang aku masih tidak yakin tapi... Aku yakin aku melihat Lisa di sekilas cuplikan beritanya !!". Seru Chaeng.
" Kau yakin ??? ". Seru jisoo.
" Huuft... Sepertinya benar itu putriku jisoo, aku sangat yakin !! ". Mr Brusch menghela nafas.
" Owh my God Lisa !! Apa yang dia lakukan ". Jisoo memegang dahinya.
" Apa yang bisa menghentikan Lisa dad !! ". Tanya Chaeng.
" Tidak akan ada yang bisa ! Amarah nya harus reda dengan sendirinya, tapi... Aku harus segera menemui Jennie dan mengetahui apa yang terjadi. Jika tidak Lisa akan terus berurusan dengan hukum, Lisa masih sangat muda, ego nya masih tidak stabil !! ". Seru ayahnya.
Ketika Mr Brusch, jisoo dan juga chaeng sedang berada diruang tamu setelah mematangkan rencana mereka, Lisa pun datang dengan keadaan yang sangat kacau. Semua terdiam dan melihat keadaannya.
" Ada apa ? Kenapa kalian melihat mu seperti itu ? ". Tanya Lisa.
" Ada apa denganmu Lisa ? ". Tanya jisoo.
" Aku ??? Tidak apa apa, aku hanya bermain main jisoo ". Seru Lisa tersenyum.
" Lisa kau berantakan sekali, lukamu yang waktu itu pun masih belum sembuh total, istirahat lah ". Seru Chaeng.
" Lisa... Apa yang Jennie lakukan sampai kau menjadi seperti bini sekarang ? ". Tanya jisoo.
" Jennie ? Who ? ". Jawab Lisa.
" Lisa... !!! ". Lirih Chaeng.
" Jangan sebut namanya lagi ". Lirih Lisa.
" Lisa jangan seperti itu, kita tahu kau sangat mencintai nya !! ". Seru jisoo.
" Itu kemarin jisoo tidak untuk hari ini !! Aku mandi dulu ". Seru Lisa sambil meninggalkan mereka.
" Dad ??? ". Tanya jisoo pada ayah Lisa khawatir.
" Jangan khawatir aku akan menyelesaikan nya malam ini !! Dan Lisa... Dia masih mencintai Jennie, bahkan itu berkembang semakin besar di hatinya !! ". Seru ayah Lisa bersiap.
**********
Jennie masih menangis, mengingat hari dimana dia menyakiti Lisa, rasa sesal melanda terus menerus di hatinya. Malam ini sama seperti malam malam yang sunyi tanpa Lisa. Matanya bengkak, wajahnya sedikit lebam di bibirnya karena bekas tamparan demi tamparan dari ayahnya James Smith. Jennie Seperti berada di sangkar emas yang dijaga oleh harimau yang menunggu waktu untuk memangsa nya. Dia duduk di ranjang besar nan mewah memeluk lututnya dan merindukan pujaan hatinya yang entah apa masih mencintai atau tidak. Seolah tidak ada harapan baginya untuk kembali menuju kebahagiaan nya.
Tiba tiba dia mendengar suara hentakan di balkon kamarnya, Jennie kaget dan melihat kearah hentakan itu. Ada yang mengetuk jendela kamarnya, ia ragu untuk membuka jendela besar di kamarnya tersebut. Ia terlalu takut untuk melakukan apapun disana. Namun seseorang di balik jendela masih mengetuk kecil jendelanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
MY SAVIOUR (JENLISA) Complete
FanfictionLisa adalah anak dari seorang agen rahasia yang terhebat sekaligus pembunuh rahasia milik negara bernama Marco Bruschweiler. Lisa manoban adalah anak satu satunya dan hidup sendirian tanpa tau ibunya siapa, ayahnya seperti hantu. mereka berkomunikas...
