ROSE POV.
Dua hari ini pihak kepolisian baru memastikan ada korban dalam kecelakaan tersebut. Namun sepertinya jenazah Lisa sudah hangus terbakar bersama mobil itu.
Jennie sangat terpukul. Dia tidak mau bangkit dari tempat tidurnya ia pun tidak mau makan, minum maupun berbicara sepatah katapun. Dalam dua hari ini aku menginap di rumah Jennie karna ibu Jennie meminta ku untuk ikut menjaganya. Ibu nya sangat khawatir dengan ini semua. Aku pribadi sangat terpukul, kehilangan seorang Lisa dalam hidupku sungguh sangat berat bagiku, apalagi Jennie, aku sangat mengerti mengapa sikapnya sekarang seperti mayat hidup.
" Jennie makanlah... Sudah saya hari kau tidak makan dan minum ". Seru Chaeng.
" Untuk apa aku hidup ... ". Akhirnya dia berbicara.
" Jennie... Makanlah aku mohon ". Pintaku.
" Aku ingin lisaku.... ". Jennie mulai menangis lagi.
Kemudian datang jisoo berkunjung untuk menemani Jennie dan Chaeng.
" Jennie... Apa kau baik baik saja ? ". Jisoo khawatir.
" Sayang... Dia tidak mau makan minum bahkan tidak mau bicara ! Pandangan matanya kosong, dia hanya menangis dan terus menangis, nanti sore Mrs Kim akan memanggil dokter kemari, dan juga psikolog ternama di Korea untuk menguatkan mental Jennie ". Seru ku pada Jisoo .
" Dia sangat terpukul dengan kepergian Lisa... ". Jisoo merasa iba dengan Jennie.
" Ya .. akupun sama, aku mengerti kondisi Jennie sekarang ". Seru ku.
" But mengapa aku tidak bersedih ? Entah mengapa aku tidak percaya dia meninggal sayang ". Jisoo mengerutkan dahinya.
" Jisoo... Jisoo apa firasat mu sama dengan ku, aku tau Lisa ku belum mati, aku tau dia hebat aku tau dia tidak bisa meninggalkan ku begitu saja... ". Seru Jennie seperti orang gila.
Aku menatap jisoo dan menggeleng kan kepalaku.
" Apapun yang terjadi dengannya ini adalah untuk mu Jen... Lanjutkan hidup mu, dia pasti akan sedih melihat mu seperti ini ". Jawab Jisoo.
" Aku bahkan tidak tau perasaan nya padaku.. mengapa dia begitu tega padaku.. datang dan pergi seenak hatinya. Apa dia tahu aku begitu mencintainya ?". Tangis Jennie.
" Yang aku tahu.. apa yang dia lakukan dikarenakan dia mencintai mu Jennie, Jennie... Lanjutkan hidupmu, beraktivitas lah seperti biasa dan hiduplah dengan bahagia. Lisa akan bersedih jika dia melihatmu seperti ini ". Seru jisoo.
" Lisa... ". Jennie menangis lagi sambil menyebut nama Lisa.
" Jen.. makanlah. Lisa akan bersedih jika kau menyakiti dirimu seperti ini". Seru ku.
Dengan upaya jisoo dan aku akhirnya Jennie mau makan.
" Jisoo... !!Chaeng... !! Besok aku akan kuliah dan aku yakin Lisa akan menemui ku disana ". Celetuk Jennie.
" Kau beristirahat lah dulu ". Jawab chaeng.
" Besok aku akan menjemput kalian berdua... Kita berangkat kuliah ke kampus bersama oke ". Jawab Jisoo.
Aku melihat ke arah jisoo.
" Setelah makan istirahat lah dulu agar kondisi mu prima besok ! ". Jawab Jisoo.
Setelah Jennie tidur aku membawa kekasihku jisoo pergi ke ruang tamu.
" Apa maksudmu... Jennie tidak bisa masuk ke kampus, kau tidak lihat kondisinya hari ini ? ". Aku sedikit marah.
" Sayang dengar... Aku tidak mau memutuskan harapan nya, dia bisa mati jika terus menyiksa dirinya seperti ini... ". Jelas jisoo.
" Oke.. dia akhirnya makan dan bisa istirahat tapi apa jadinya dia jika... ". Kataku dan jisoo lalu memotong pembicaraan ku.
KAMU SEDANG MEMBACA
MY SAVIOUR (JENLISA) Complete
FanfictionLisa adalah anak dari seorang agen rahasia yang terhebat sekaligus pembunuh rahasia milik negara bernama Marco Bruschweiler. Lisa manoban adalah anak satu satunya dan hidup sendirian tanpa tau ibunya siapa, ayahnya seperti hantu. mereka berkomunikas...
