CHAENG POV.
Dua bulan berlalu tanpa kemunculan Lisa. Yang aku dan jisoo lihat hanyalah penyesalan Jennie di setiap harinya. Mukanya pucat tanpa senyuman lagi.. tubuhnya sedikit kurus bahkan amat terlihat tidak sehat. Mommy selalu memberikan nya yang terbaik untuknya tapi jennie selalu menolak semuanya. Aku sebagai sahabatnya tentu saja khawatir dengan nya. Apalagi dengan kondisinya seperti sekarang yang tampak seperti mayat hidup.
" Honey... Belum dapat kabar apapun tentang lisa ? ". Tanyaku pada Jisoo.
" Aku bahkan tidak lagi mencarinya honey ! Kau tahu... Semakin aku melacaknya, semakin menghilang dia dari jejak ITE ku, yang kucari itu lalisa... Agen 99 ! Kau tahu mengapa dia diberi gelar Agen 99 ? Bukan karena dia tukang galon ataupun tukang gas ! Tapi 99 itu mendekati angka 100. 100 adalah nilai sempurna mengapa dia diberi nilai 99 karena manusia tidak ada yang sempurna but sebagai manusia biasa dia cukup luar biasa entah itu dalam segi akademis, seni dan lainnya, dan apakah aku bisa melacaknya ??? Itu hampir mustahil ! Dia pasti sudah hidup seperti bayangan ". Jelas Jisoo.
" Lalu bagaimana Jennie, lihatlah dia ? ". Tanyaku..
" Itu kesalahannya honey... Dia perlu belajar banyak tentang kepercayaan ! Lagian aku melihat beberapa kali dia keluar bersama Amber ". Seru Jisoo.
" Amber mungkin hanya pelarian nya... Untuk menemani saja ! Mungkin dia berusaha melupakan lisa dari hidup nya ". Jelasku.
" Mudah mudahan dia bisa melupakan Lisa dan memulai kehidupan barunya karena aku, daddy dan juga Mommy tidak mengetahui apapun tentangnya ". Jawab Jisoo.
" Aku selalu berdoa untuk mereka, apapun yang terbaik untuk lisa dan Jennie ". Jawab ku.
CHAENG POV END.
AUTHOR POV.
"Malam tiba... Entah mengapa malam malam yang ku lalui sekarang terasa begitu pekat dan dingin. Seperti sengaja membuatku merasakan kesunyian dan kesepian yang mendalam. Aku sangat tak nyaman dengan tubuhku.. seperti ingin berontak dan mencari dimana dirinya tapi aku tidak bisa, aku pun tak tahu dia dimana... Setengah mati aku merindunya, setengah jiwaku terbawa olehnya dan kini aku merasa tidak hidup lagi. Air mata setiap malam terurai bahkan dalam pejaman mataku saat aku tertidur. rasa sakit karena rindu dan penyesalan ini tak pernah berhenti meradang di hatiku sekalipun aku kehilangan kesadaran ataupun ketika aku tertidur. Lalisa.. lalisa.. lalisa.. nama itu terlalu dalam tertulis di hatiku, sebegitu besarnya kemarahan mu padaku sampai kau tak sudi lagi hadir dalam hidup ku. Maaf.. dan kembali lah hanya itu harapan dan doa ku Walaupun aku tahu itu hanyalah suatu ke sia sia an". Jennie menangis dan merenung sebelum tidur sampai akhirnya ia bisa tertidur walau dalam keresahan.
" LISAAAAAAAAAA !!! ". Teriak Jennie yang terhentak bangun dari tidurnya.
***
Di tempat lain...
Lisa yang sedang berbaring dan tidur seperti ada kontak batin yang langsung menghentak hatinya. Dia kemudian membuka mata secara tiba-tiba dan seketika dia teringat juga merasakan perasaan khawatir yang luar biasa. Ia pun terhentak dan bangun dari tidur nya seraya langsung menutup mukanya dengan kedua tangannya.
" Jennie... !! ". Lirihnya tanpa berkata apa apa lagi.
******
Chaeng dan Jisoo yang mendengar jeritan Jennie dari kejauhan, berlari khawatir dan masuk ke kamar Jennie.
KAMU SEDANG MEMBACA
MY SAVIOUR (JENLISA) Complete
FanfictionLisa adalah anak dari seorang agen rahasia yang terhebat sekaligus pembunuh rahasia milik negara bernama Marco Bruschweiler. Lisa manoban adalah anak satu satunya dan hidup sendirian tanpa tau ibunya siapa, ayahnya seperti hantu. mereka berkomunikas...
