I'LL TAKE THE RISK

8.3K 693 16
                                        

LISA POV.

Aku menjalani rutinitas ku seperti biasanya, mengantarkan Jennie ke kampus dan selalu berada di samping nya 24 jam penuh. Daddy terbang ke italia untuk menjalankan tugasnya yang tidaknaku ketahui. Mommy Jennie kini melakukan sudah sangat sembuh dan menjalani aktivitas nya seperti biasa lagi. Ia bekerja dan kembali mengurusi perusahaan perusahaan nya lagi.

Pagi ini seperti biasa aku mengantar Jennie ke kampus dengan menggunakan mobil hadiah nya untukku. Kali ini ada yang berbeda, aku merasa ada yang membuntuti ku saat kami sudah dalam perjalanan dan sudah menjauh dari rumah beberapa kilo. Mereka membuntuti kami dengan sangat apik. Siapapun tidak akan merasa kalo mereka dibuntuti jika se apik ini caranya. Tapi tidak untukku, aku merasakan kehadiran mereka, hmmm... Kali ini mereka memakai motor. Aku mengirim sinyal ke Jisoo agar dia memproteksi kampus dengan sembunyi-sembunyi. Tapi ketika aku dan jennie sudah hampir sampai ke kampus, para mata mata itu diam dan bersembunyi. Sepertinya mereka mengetahui bahwa keamanan disekitar keluarga Jennie sudah jauh lebih ketat dan tidak bisa mereka tembus. Jennie tidak mengetahui apapun, aku tidak akan mengambil resiko, jika Jennie tahu bahwa Snake Head mulai bergerak lagi maka Jennie pasti akan panik dan takut luar biasa.

" Honey Mommy minggu depan akan pergi ke prancis selama sebulan... Mommy sepertinya tidak bisa menunggu lagi untuk melakukan aktivitas nya ". Seru Jennie.

" Ya... Mungkin dia jenuh sayang ". Jawabku tersenyum ringan.

" Ya.. aku tahu tapi alangkah baik nya jika Mommy tidak terlalu memaksa kan diri, aku khawatir sewaktu waktu kesehatan nya belum pulih ". Seru Jennie khawatir.

" Dia sudah sembuh total.. jangan khawatir, team medis khusus akan selalu siaga 24 jam untuknya kemanapun dia pergi, ingat ibumu adalah wanita yang kuat, terlalu lama membuat nya diam dirumah akan membuatnya marah ". Jawabku lagi.

" Ya kau benar sayang ". Jawab Jennie memutarkan bola matanya.

Kami pun sampai di kampus dan aku memarkirkan mobil ku di parkiran. Seperti biasa mata mahasiswa dan mahasiswi disini selalu melihat kearah kami berdua. Bagi mereka Jennie adalah sosok ratu kampus ini, apapun yang Jennie lakukan akan selalu mengundang kontroversi, dan aku pun kini sama, aku sedikit tidak nyaman dengan keadaan yang selalu saja seperti ini, tapi apa boleh buat Jennie Kim adalah kekasih ku. Mau tak mau aku akan terkena dampak nya.

" Kau akan mengantarkan ku ke kelas ? ". Tanya Jennie.

" Mengapa bertanya lagi ? Aku setiap saat melakukan itu kan ". Tawaku.

Jennie tertawa kecil mendengar jawaban ku. Aku kemudian keluar dari mobil kemudian membuka pintu mobil sebelah Jennie.

" Please ... Your Majesty ! ". Kataku membungkuk dan mempersilahkan nya keluar dari mobil ala ala kerajaan zaman dahulu.

Jennie tertawa melihat tingkah laku ku. Ia pun mulai menggodaku dengan menengadah kan dagunya dan mengulurkan tangannya padaku.

" Well thank you ... ". Katanya berlagak sombong.

" Akh.. whatever !! ". Kataku memutarkan bola mataku.

Jennie tertawa lagi melihat aku yang seperti kesal dengan kelakuan nya. Dan kami pun tertawa tawa sambil berjalan ke kelas Jennie.

Di depan kelas...

" Masuklah.. aku akan menunggumu Seperti biasa ". Kataku.

" Jangan bosan ". Seru Jennie manja sambil mengeluarkan puppy eyes yang sangat lucu.

" Never... Go masuklah, sebentar lagi dosen akan datang ". Pintaku.

" Peluk dulu ". Katanya.

Aku tersenyum dan kemudian memeluk kekasih ku yang manja ini.

MY SAVIOUR  (JENLISA) CompleteCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang