PIXIE DUST

9.2K 770 8
                                        

LISA POV.

Keesokan harinya setelah kami berkencan, Mommy Jennie dan Daddy akhirnya kembali sepulang dari luar negeri. Jennie menyambut mereka dengan suka cita. Daddy seolah sudah menjadi ayah kandungnya sendiri. aku bersyukur karena pada akhirnya ia mengikis kenangan nya dengan James Smith.

Kami mengobrol banyak khusus nya tentang persiapan skripsi Jennie yang mulai akan dia kerjakan dan juga tentang wisuda. Akh..ya tidak lupa tentang pernikahan kami.

" Mom... Lisa kebingungan tentang rencana mu untuk membantu perusahaan kita ". Celetuk Jennie terhadap Mommy.

Aku sedikit kaget, perbincangan ini akan mulai kaku jika Jennie membicarakan tentang ini.

" Ah... Ya lalisa ! Aku belum membicarakan ini dengan mu Sebelumnya maafkan aku. Tentang keputusan ku setelah kau menikahi putri semata wayang ku. Aku akan memasukan mu ke perusahaan QB corps company... ". Seru Mommy.

Ini terdengar seperti perintah bukan pertanyaan. Aku sadar itu...

" But i... ". Gugup ku.

" kau menikahi putri semata wayang ku maka dari itu kau harus menjamin kebahagiaan putriku dengan cara menjaga perusahaan kami ". Mommy memotong.

I know mom.. but aku ingin mandiri. Setidaknya itu yang ku katakan di dalam hati. Aku terdiam dan Daddy memperhatikan ku dalam diam.

" Ellea !! ". Seru Daddy mencair kan suasana.

" What ??? ". Tegas Mommy.

" Can you listen to my daughter's opinion first ? Setidaknya pendapatnya bukan keinginan nya ". Seru daddy.

Aku dan jennie bertatapan mata kebingungan.

" Apa harus aku mendengar kan pendapat dan menimbang nimbang masa depan mereka ? ". Seru Mommy tanpa celah.

" Come on.... She's Marco's daughter !! look at me.. I am her father, jiwa jiwa kami adalah jiwa jiwa mandiri ellea. Jiwa jiwa petualang !! ". Jelas Daddy.

" Maka dari itu aku tidak mau dia mewarisi sifat ayahnya... Brusch come on kau adalah penanam saham terbesar Qb crops. Selama ini aku bekerja sendiri tanpa bantuan dari mu !!! ". Jelas Mommy.

Aku kaget dengan pernyataan Mommy tentang Daddy dan dirinya.

" You sure daddy ??? ". Kaget ku.

" Ya... Umm.. ya.. tapi pekerjaan ku banyak selama ini ". Jawab Daddy.

" Pekerjaan apa ??? You wander around the world, move from country to another country, dan kau merasakan wanita dari berbagai belahan dunia. Apakah aku sudi mempunyai menantu seperti itu untuk anakku ? Jennie apakah kau mau Lisa mempunyai simpanan wanita di berbagai belahan dunia ? Berkeliaran dari negara ke negara ??? ". Tanya Mommy pada Jennie.

" Definitely not !! ". Jawab Jennie.

" So sudah ku putuskan... ". Senyum Mommy merasa menang.

" Akh come on jangan membongkar aib ku di depan anak ku please... Maksudku bukan ingin dia seperti ini, aku rasa Lisa pun ingin mandiri ". Jawab Daddy.

" Sudah ku bilang saham terbesar Qb crops itu dari mu ! Aku hanya ingin di bantu, come on Brusch aku butuh di bantu oleh anak anak ku, jika lisa mandiri dan dia berhasil membuat perusahaan, bagaimana nasib perusahaan Qb ??? Apa kau sanggup investasi mu hancur karena kita harus bersaing dengan anak mu sendiri ??? ". Seru Mommy pada Daddy ku.

Daddy merengut dia kalah telak berbicara dengan Mommy Jennie.

" Tidak... Aku tidak bisa membayangkan nya ". Jawab Daddy.

MY SAVIOUR  (JENLISA) CompleteCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang