LISA POV.
" DORRRRR !!!! ". Aku menembakan pistol ke arah langit langit ketika aku keluar dari toilet.
Aku sengaja menembakan pistol itu agar situasi menjadi ramai dan orang orang pasti berhamburan kemana mana hingga mata mereka teralihkan dari Jennie. Aku melihat penembak jarak jauh di lantai atas yang tidak terlalu jauh sedang membidik Jennie. Dengan cepat aku menembak nya tepat di tangannya, Hingga pistolnya terjatuh ke lantai dasar dan hancur.
" Come on !!! ". Teriakku pada mereka bertiga agar mereka mengikuti ku.
Aku Jennie, Chaeng dan Jisoo berlari Jennie dan Chaeng tampak panik sedangkan aku dan jisoo waspada dengan situasi sekitar.
Suara tembakan terlepas hingga aku dan teman temanku merunduk, aku melindungi Jennie dari tembakan, jisoo pun melakukan hal yang sama terhadap Chaeng.
" Dorrrr DORRR DOOOORRRRRR !!! ". Aku dan jisoo melepaskan tembakan ke tiga orang yang menembak Ki kami.
"Fuck !!!" Gumamku. Kita kemudian bersembunyi di balik tembok.
" Lisa di belakang mu !!! ". Teriak jisoo.
" DORR DORRR !!! ". Aku menembak dengan refleks ke arah dua orang itu dan mereka pun ambruk.
" Berapa orang lagi jisoo ?? ". Seru ku pada Jisoo.
" Kita sudah membunuh 9 orang Lisa... Kita tinggal menghadapi 11 orang lagi ! Aku selalu membawa pistol korban korban kita sebagai barang bukti dan jika kita kehabisan peluru, apa rencana mu Sekarang Lisa ? ". Tanya jisoo.
" Lewat sini !! Ini sepertinya terhubung ke basement !! ". Chaeng menemukan tangga darurat.
Kami turun ke tangga darurat itu dengan berlari, jisoo mengambil komando dan waspada di jalur depan sedangkan aku di jalur belakang Jennie dan Chaeng.
" Cepat ada yang masuk ke mari !!! ". Seru ku.
Sebelas komplotan itu mengejar kita berempat dan terus menembaki kami. Kami sempat kewalahan dan bersembunyi sambil perang tembakan. Tiba saat nya mereka kehabisan peluru dan peluru ku pun sama habisnya.
" Sialan !!! Jisoo kita harus berlari ke basement sekarang juga !! ". Kami berempat berlari dengan di komandoi jisoo.
Mereka mengejar kami begitu cepat, kami sudah berada di basement. Tiba tiba kami dikepung oleh sebelas komplotan yang bertujuan untuk membunuh Jennie tersebut.
" Kalian apa susahnya memberikan Jennie Kim kepada kami ? ". Seru mereka.
" Jisoo... Bawa Jennie dan Chaeng ke markas besar di korea, aku akan menghadapi mereka semua !! ". Seru ku pada Jisoo.
" Hati hati Lisa... Pistol masih ada satu di kantongku, peganglah !! ". Jisoo berbisik padaku.
" Tidak !! Pakailah untukmu melindungi mereka berdua, lindungi mereka dengan jiwamu pergilah !!!! ". Perintah ku pada Jisoo.
" Jennie Chaeng ikuti aku !! ". Seru jisoo.
" No... Aku tidak akan membiarkan lisa sendiri disana !! ". Teriak Jennie sambil mulai menangis.
" Nona Jennie Kim !!!! Ini tugasku untuk memprioritaskan keselamatan mu dibanding keselamatan ku sendiri aku mohon secara profesional !!! Ikutlah dengan agen 88 !!! ". Tegasku pada Jennie.
Jennie terkejut melihat reaksi ku yang sangat tajam dan tegas. Maafkan aku sayang keselamatan mu adalah kehidupan ku.
" Jisoo bawa dia !!! ". Tegasku.
KAMU SEDANG MEMBACA
MY SAVIOUR (JENLISA) Complete
Hayran KurguLisa adalah anak dari seorang agen rahasia yang terhebat sekaligus pembunuh rahasia milik negara bernama Marco Bruschweiler. Lisa manoban adalah anak satu satunya dan hidup sendirian tanpa tau ibunya siapa, ayahnya seperti hantu. mereka berkomunikas...
