Suara alarm ponsel membuat Kara yang sedang tertidur nyenyak langsung tersentak.
Kara menggaruk-garuk kepalanya karena merasa terganggu. "Astaga... gue ngantuk. Siapa yang udah ngedugem pagi buta begini?" ucap Kara melantur dengan suara khas bangun tidur.
Sejak kapan dirinya memasang alarm. Asal tahu saja alarm Kara itu ilmiah. Tapi sayang alarmnya itu sedang di negara orang.
Kara menggapai ponselnya yang berada di nakas di lihatnya jam menunjukan pukul 5 pagi. Setelah alarm tersebut dimatikan, Kara kembali telungkup akan melanjutkan tidurnya.
Baru saja mata Kara terlelap alarm kembali terdengar. "Oh my heart... gue mau tidur aja napa susah bener sih?" gerutu Kara dan kembali mengambil ponselnya kembali.
Saat melihat jam Kara mengerutkan kening. "Lah... barusan gue tidur udah 30 menit? Kok berasa sedetik ya?" heran Kara karena sekarang jam menunjukan pukul setengah 6 pagi.
Saat Kara akan kembali tertidur tiba-tiba suara seseorang mengintrupsi.
"Bangun kalo gak mau gue siram!"
Kara yang akan terpejam langsung terbengong. Suara tersebut berasal dari belakang tubuh Kara. Dengan masih mengantuk Kara menoleh dan langsung duduk dengan nyawanya yang masih belum terkumpul.
Kara mengedip-mengedipkan matanya dua kali. "Eh, Razel? Kok lo ada di kamar gue?" tanya Kara heran.
Razel berdecak malas. "Mandi lo sana!" suruh Razel sambil berdiri tak jauh dari Kara.
Kara menggaruk pipinya. Kemudian beranjak ingin pergi ke kamar mandi. Namun, tiba-tiba terhenti kala ingat sesuatu.
Bentar, bentar... kayaknya ada yang janggal.
Razel?
Kamar?
Lha....??
Kara membelalak tak percaya dan langsung berbalik menghadap Razel.
Razel yang terkejut dengan gerakan Kara yang tiba-tiba pun tersentak kecil.
Kara melongo sebelum. "KYAAAAAAAAAAA....
LO NGAPAIN DI KAMAR GUE HAHH?!!" teriak Kara menggema di seluruh penjuru ruangan.
Razel menutup kupingnya. Pagi-pagi sudah mendengar suara termerdu sedunia.
"JAWAB LO! LO NGAPAIN GUE HAH?!" Razel mengernyit.
"AHH BRENGSEK! SETAN SELATAN LO!" teriak Kara lagi.
Razel yang kesal mendelik tajam. "Berisik lo!"
"Jawab gue lo ngapain disini?!" tanya Kara galak.
"Lo amnesia setelah tidur?" tanya Razel tak percaya.
"Lo pikir gue disini tuh karena siapa? Hah?" sinis Razel.
Kara diam lalu mendelik. "Ya mana gue tahu Astatang!" jawab Kara kesal.
"Semalem yang ngerengek minta ditemenin siapa? Hah?" ucap Razel kesal.
Kara diam termanggu teringat sesuatu. Kemudian menyengir pada Razel yang terlihat kesal. "Udah inget lo?!" sinis Razel.
"Yaa maap. Kan gue syok gitu," bela Kara.
"Tai! Mandi sana lo!" ucap Razel setelah itu kembali duduk di sofa tempatnya tudur semalam. Sedangkan Kara mencibir. Pasti yang pasang alarm itu si setan selatan itu. Kara mendengus kesal kemudian berlalu ke kamar mandi tak lupa membawa seragamnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Annoying Boyfriend [END]
Teen Fiction( Sudah Tamat tapi ada baiknya di ramaikan dengan voment. ) Banyak cewek-cewek yang ingin memiliki hubungan dengan seorang Razelio Neftra Xiliks cowok tampan dan merupakan ketua geng besar sekolah. Namun, berbeda dengan cewek bernama Arnlytha Karame...
![My Annoying Boyfriend [END]](https://img.wattpad.com/cover/205015244-64-k46497.jpg)