Part 30

6.4K 298 6
                                        

Kara mendengus sambil memeluk boneka gajah putih yang di bawakan oleh Papihnya dari Thailand di atas kasur.

Kara sedang berbincang dengan seseorang lewat telpon. "Nggak! Gue gak bisa Bel..." geram Kara pada Abel yang berada di seberang telpon.

"Hm... lo jangan nyerah gitu dong Ra!" Abel menyahut pelan.

"Gue sama dia tuh gak cocok! Terlalu bertolak belakang. Itu susah Bel,"


Terdengar helaan napas dari seberang. "Lo baru nyoba sekali tapi udah nyerah," Kara mengatupkan bibirnya.

"Tadi aja dia gak mau nurutin ucapan gue. Apalagi nanti. Ini tuh terlalu sulit Bel," adu Kara dengan kesal.

"Lo coba lagi. Dia cuma butuh perhatian. Just it!"

"Apa gue bisa?" tanya Kara tak yakin.

"Lo bisa! Gue yakin itu!" Abel mengucapkannya dengan sungguh-sungguh.

"Gue takut," lirih Kara.

"Gue... takut baper," lanjut Kara dengan cicitan Abel tertawa di sana.

Kara mengerucutkan bibirnya kesal ditertawakan. "Abel... gue serius!" kesal Kara Abel menghentikan tawanya.

"Gak papa kali gue restuin," goda Abel.

"Udahlah gue bete sama lo bayy!" Kara menutup telponnya sepihak.

Berbeda dengan Kara yang kesal di sisi lain Abel justru tersenyum kecil.
"Gue harap lo bisa Ra!" gumam Abel.



***



Di kamarnya Kara terlihat masih tidur dengan nyamannya. Membuat Rika yang melihatnya menjadi geram. "Bangun woy kebo!" dengan kesal Rika mengguncang tubuh anaknya itu.


"Kakak bangun itu ada cowok nungguin!" ucapan Rika berefek besar bagi Kara yang langsung bangun membuat Rika tersentak.

"Cowok? Siapa?" tanya Kara panik.

"Gak tahu! Tapi katanya dia mau berangkat ba-" ucapan Rika terpotong karena Kara yang langsung berlari ke kamar mandi. Kara ingat ucapan Razel kemarin jika cowok itu akan mengantar jemputnya, jadi bisa di pastikan cowok yang di maksud oleh Rika adalah Razel.

Rika mengerutkan kening. "Cowok ganteng mirip Sehun itu cowoknya kamu Kak?" teriak Rika.

Kara yang mendengar penuturan Rika memutar bola matanya malas. Rika itu K-popers garis keras, jadi jangan heran jika semua cowok tampan selalu di mirip-miripkan dengan aktor atau idol korea.

Kara merapikan penampilannya di cermin sebelum turun kebawah. Dengan tergesa Kara berjalan menuruni anak tangga.

Saat sudah di bawah Kara mencari keberadaan cowok yang di maksud Rika tadi. Namun, mata Kara tak kunjung melihatnya.


"Lho Mih mana? Katanya-" belum selesai Kara bertanya Rika sudah memotongnya.

"Di luar!" Kara langsung membalikan tubuhnya berniat pergi. Namun, suara Rika kembali terdengar.


"Eh ini bekalnya Kakak!" Kara menepuk jidatnya.

Dengan cengiran Kara mengambil kotak bekal itu. "Kok tumben bawa bekal? Nasi pula?" tanya Rika heran. Semalam Kara meminta Rika membuatkan nasi goreng untuk di bawa kesekolah. Anehnya lagi, Kara kan selalu susah jika di suruh makan nasi. Tapi ini kok nasi goreng?


My Annoying Boyfriend [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang