Seperti biasa empat orang perempuan kini sedang berkumpul sambil sesekali di selingi dengan candaan. Siapa lagi kalau bukan Kara, Shasa, Abel dan Echa.
Ke empat orang tersebut tak bisa di pisahkan, kadang orang-orang selalu menyebut mereka Black Pink mungkin karena berempat kayak anggota girlband korea itu.
Mereka sedang berada di kantin, mengisi perutnya yang sudah lapar. Saat sedang khusunya makan, tiba-tiba Abel membuka suaranya.
"Em, lo pada tahu gak orang-orang sekarang lagi pada ngomongin apaan?" tanya Abel pada ketiga sahabatnya.
"Emang apaan?" tanya balik Kara.
Abel berdecak. "Yakan, gue tanya Juminten! Malah balik tanya!" kesal Abel yang di tanggapi Kara dengan cengengessan.
"Masa lo pada kudet sih?"btanya Shasa tak percaya.
"Emang ada apaan?" tanya Abel lagi yang di angguki Kara.
"Mereka lagi pada ngomongin Dark Fire," jawab Echa, membuat yang lain diam terkejut. Pasalnya yang ngomong adalah seorang Maritsha Lubis lho.Tumben nyambung pikir mereka.
"Yang barusan ngomong Echa bukan sih?" tanya Shasa tak percaya.
Kara menyahut. "Kok gue pangling ya?"
"Bangke emang lo pada! Temen udah sembuh malah pada gak percaya," Abel ikutan menyahut dengan suara emosi.
"Emang temen siapa yang sakit?" tanya Echa.
"Tuhkan, kumat lagi nih bocah!" rutuk Abel pada Kara dan Shasa.
"Ck, udahlah back topic" lanjut Abel dan di angguki semuanya.
"Emang ada apaan sampe pada ngomongin mereka?" tanya Kara ikut penasaran.
"Gue denger-denger sih Kak Laksa a.k.a, ketua geng Dark Fire bakal lengser," jelas Shasa.
Dark Fire adalah geng yang ada di sekolah SMA RAJAWALI.Geng tersebut biasanya di ketuai oleh anak kelas 11. Masa berlakunya yaitu di mulai saat pergantian semester pertama, yang artinya kelas 11 di semester ke dua sampai kelas 12 di semester pertama.
Anggota Dark Fire biasanya beranggotakan kaum adam, yang berasal dari sekolah itu sendiri.Tentu saja keberadaan geng tersebut tidak di ketahui oleh guru, karena keberadaannya yang di larang keras oleh pihak sekolah.
Pemilihan ketua biasanya di pilih langsung oleh ketua sebelumnya, agar kualitas dalam bertarung tentunya sudah tidak di ragukan lagi.
"Oh, terus?" tanya Abel penasaran akan kelanjutannya.
Shasa mengernyit bingung akan sikap Abel yang biasanya cuek, ini malah kepo. "Lo kesambet angin duduk di mana sih Bel? Sampe kepo kek gini?" tanya Shasa heran. Abel hanya mendengus.
"Kesambet angin berdiri gue!" kesal Abel.
"Emang ada angin berdiri? Angin duduk juga ada? Kalo angin rebahan ada?" siapa lagi yang betanya hal konyol kalau bukan Echa.
Kara tertawa mendengar percakapan mereka. "Kita kalau lagi ngobrol suka pada mampir dulu yah?" ucap Kara heran dengan setiap obrolan mereka yang harus ngalar ngidul dulu baru tuntas.
Shasa mengangguk setuju. "Bingung gue juga, apalagi manusia cem ini," tunjuk Shasa pada Echa.
"Udahlah mau lanjut gak nih? Dan lo Cha, lo diem oke!" tanya Shasa yang di angguki semuanya termasuk Echa yang mengangguk dengan mencebikan bibirnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Annoying Boyfriend [END]
Teen Fiction( Sudah Tamat tapi ada baiknya di ramaikan dengan voment. ) Banyak cewek-cewek yang ingin memiliki hubungan dengan seorang Razelio Neftra Xiliks cowok tampan dan merupakan ketua geng besar sekolah. Namun, berbeda dengan cewek bernama Arnlytha Karame...
![My Annoying Boyfriend [END]](https://img.wattpad.com/cover/205015244-64-k46497.jpg)