Tunjukan pada dunia jika kamu jauh lebih baik dari lawanmu
***
Gue ga baca lagi, karena ini 2.3++ kata. Jadi maaf kalo ada typo ya. Gue ngantuk, pen bobo, bye!
***
Hari ini adalah hari yang paling mendebarkan sakaligus hari yang di tunggu-tunggu oleh Alita, Arka dan juga Devan.
Yap, hari ini adalah hari senin dimana tim olimpiade SMA Cahaya Bintang akan melakukan perlombaan yang mana akan di laksanakan di salah satu gedung di daerah jakarta pusat.
Saat ini ketiganya sudah stay di kantor guru menunggu konfirmasi kapan mereka harus berangkat. Perwakilan yang mengikuti ke acara lomba tersebut hanya adalah Sherly, Ara, Ina, Rio, Helmi dan juga Haikal. Pihak sekolah sengaja hanya mengambil teman-teman dekat dari masing-masing peserta karena jika membawa beberapa murid lainnya malah akan membuat kegaduhan seperti tahun lalu.
Devan hanya mengajak Ina sebagai perwakilan dari kelasnya. Ina Dewi Chantika. Masih ingat dengan Ina? Gadis yang membantu Alita membersihkan lukanya saat di UKS. Ina adalah teman satu kelas Devan. Kelas X IPA 2.
Entah mengapa Devan hanya mengajak Ina sebagai suporter nya, padahal teman-teman yang lainnya membawa dua orang bahkan lebih.
Bu Dinda selaku guru yang bertanggung jawab di Olimpiade ini masuk kedalam kantor menghampiri ke tiga muridnya yang sudah siap dengan seragam serta Almamater yang membingkai tubuh mereka.
"Ayo berangkat gaes!" seru bu Dinda kuat.
Ketiganya mengangguk dan bangkit dari duduknya berjalan mengikuti bu Dinda yang sudah berjalan terlebih dahulu.
🥀
Di parkiran sekolah sudah ramai di isi oleh supporter dari masing-masing perserta lomba yang memakai seragam serta almameter yang sama seperti Alita dan dua lelaki itu.
Bu Dinda berdiri di depan Helmi yang mana lelaki brandal itu sedang duduk di kap mobilnya dengan kaki yang di naikan satu, "Helmi bawa mobil kan?" Helmi mengangguk tanpa semangat, ini adalah yang paling dirinya benci, menonton orang lomba.
"Oke-bu Dinda menatap siswa dan siswinya "Karena pihak sekolah hanya menyewa satu mobil jadi di antara kalian ada yang ikut Helmi ya," jedanya,
"Arka, Devan, Alita sama Ina bareng saya. Helmi, Ara, Sherly Rio dan Haikal di mobil Helmi ya."
Mereka kompak mengangguk setuju kemudian semua masuk ke dalam mobil yang telah di tentukan. Satu-satu mobil itu keluar gerbang sekolah dan bergabung oleh kendaraan yang lain.
Di mobil yang di kemudikan oleh Arka sedikit tenang, pasalnya ada bu Dinda yang setia saat bisa mengawasi mereka. Arka mengemudikan mobil dengan tenang dan sama sekali tanpa suara.
Devan, ina dan Alita duduk di kursi belakang. Mereka bertiga terlihat tenang dan tidak ada yang membuka suara sama sekali.
Bu Dinda yang ada di kursi samping pengemudi hanya bisa diam, ia yakin jika muridnya ini sedang dalam masa galau, resah dan takut.
Berdoa saja, semoga mereka menang.
🥀
Beda halnya dengan mobil yang di kendarai oleh Helmi, mobil ini berisik sekali oleh orang-orang yang tidak punya akhlak.
KAMU SEDANG MEMBACA
ARLITA [Selesai] (Terbit)
Fiksi RemajaSeries # 1 MauNinda Series #1 *** Keasingan dan ketertekanan menjadi awal dari kisah ini. Cerita ini di buat untuk mengigatkan jika sesuatu di dunia ini tidak selalu manis dan berjalan dengan lurus. Ada hal yang harus di korbankan. Ada rasa yang ha...
![ARLITA [Selesai] (Terbit)](https://img.wattpad.com/cover/213500625-64-k777721.jpg)