♡♡♡
Seminggu sudah berlalu, namun Hana dan juga Karlina seolah menghindar dari mereka. Belum lagi Naura dan juga Amel lebih sering bermain dengan Citra.
Salsa bertanya-tanya, ada apa dengan mereka. Ia sungguh tidak tahu apapun. Bahkan digrup saja mereka sudah ada yang keluar, menyisakan ia dan juga Naura.
Naura dan juga Amel masih tetap mengajak Salsa saat kekantin atau apapun itu.
Seperti sekarang ini, Salsa, Naura, Amel, Citra, Vina dan juga Aisyah tengah menikmati jajanan dikantin. Tapi kali ini berbeda, bukan tempat biasa yang sering mereka datangi.
Hingga saat mereka tengah bertiga baru lah Salsa mengajukan pertanyaan yang terus saja mengusik pikirannya. "Kalian kenapa sih?"
Naura yang tengah makan Bakso menoleh kearah Salsa. "Kenapa apa nya? Kita baik-baik aja."
"Tentang lo, Amel, Karlina dan juga Hana. Kenapa kalian seolah menghindar, ada yang disembunyiin dari gue?"
"Cuman salah paham biasa. Nanti juga mereka baik sendiri." Ucap Amel nampak acuh.
"Salah paham tentang apa?"
"Ribet deh kalau dijelasin."
Salsa mendengus kesal. "Kalau kalian nggak cerita, gimana gue bisa tau masalahnya itu apa."
"Lo bersikap biasa aja Sal, karena mereka marah sama gue dan Amel aja."
"Iya kenapa?" Salsa tidak tahu jalan pikiran mereka, bukannya ia juga berhak tahu bukan.
Aisyah duduk tanpa permisi. "Masa Citra hampir nyium Bagas."
Naura berucap penasaran. "Kok bisa?"
"Cie." Goda Amel.
Pipi Citra bersemu merah. "Ai, kenapa cerita itu sih?"
"Tadi tuh ya-"
"Ai!" Potong Citra agar Aisyah tidak usah bercerita tentang kejadian itu.
"Bagas mau masuk kekelas tapi di nggak tau ada orang yang mau keluar, Citra juga lagi ngobrol sama gue. Eh tiba-tiba gue menyaksikan kejadian kayak di film-film." Aisyah tersenyum puas melihat wajah Citra bersemu merah.
Citra melibat tangannya didada. "Gue marah sama lo ya." Citra memalingkan muka.
Mereka tertawa geli kecuali Salsa, ia tengah mengingat-ingat masalah apa yang tengah mereka sembunyikan.
"Paling cuman semenit, bentar lagi lo deketin gue." Ucap Aisyah.
Citra tersenyum menampakan giginya.
Vina melirik Salsa yang diam saja dari tadi. "Kenapa Sal, diem bae?"
"Iya nih?" Ucap Aisyah.
Naura dan juga Amel sudah tahu apa yang tengah Salsa pikirkan. Namun mereka diam. Aisyah, Citra dan juga Vina tidak tanya kenapa mereka tidak bergabung dengan teman-temannya itu, karena mereka tidak berhak tahu.
"Nggak ada apa-apa."
***
Kelas tiga sudah sangat sibuk dengan beberapa ujian yang sebentar lagi mereka hadapi, belum lagi pelajaran tambahan untuk menghadapi Ujian Nasional yang harus mereka laksanakan.
Di SMK sendiri ada tiga Ujian yang mereka harus jalani, pertama mereka akan melaksanakan Ujian Sekolah, setelah itu mereka dilanjutkan untuk mengikuti Ujian Nasional, selang beberapa minggu mereka harus menghadapi Ujian Keahlian. Setelah melaksanakan ketiganya baru mereka bisa bernapas lega dan menunggu hasilnya nanti. Walaupun setelah itu ada beberapa Ujian lagi yang harus mereka hadapi, Ujian untuk masuk ke peguruan tinggi misalnya.

KAMU SEDANG MEMBACA
HILANG [Completed]
Teen FictionDia yang pernah aku cintai, namun belum sempat aku katakan. Hingga akhirnya dia pergi bahkan tidak tahu kapan akan kembali. Namun kejelasan itu belum sempat aku dapatkan.