[37] Sweet Coffee

3K 265 3
                                        

Kuliah siang. Hyera sebelumnya sudah berjanjian pada Jaemin agar menjemputnya karena Taeil yang tiba-tiba menghilang. Sedangkan mobilnya yang mogok entah karena apa.

Kali ini Hyera memakai jeans robek robek yang seperempat paha, sangat menunjukkan bentuk paha putihnya. Dengan kaos putih pendek biasa dengan jaket jeans sobek juga.

Jaemin yang menunggu diluar rumah dibuat melongo dengan penampilan Hyera.

"lo napa dah?" tanya Hyera saat mendapati Jaemin menelitinya dari atas sampai bawah.

"ganti pakaian lo sekarang!" tegas Jaemin.

"ga" tolak Hyera langsung duduk dijog belakang Jaemin.

Jaemin tidak menjalankan motornya. Ia nampak jengah menasehati Hyera untuk memakai pakaian yang panjang sedikit.

"pake jaket gw kea biasanya" titah Jaemin sambil membuka hoodie yang ia kenakan.

Hyera terkejut. Dengan cepat dia menerimanya dan melingkarkan dipinggangnya.

"ih, ngeselin deh" gerutu Hyera dibelakang.

"gw ga mau cowo-cowo dijalan liatin paha lo" ucap Jaemin.

Hyera tertegun, ia tak percaya mendengar ucapan Jaemin barusan. Jaemin mencoba melindunginya.

Kemudian Jaemin menjalankan motornya dengan kecepatan sedang membelah jalanan kota Seoul disiang hari itu.

*****

Mata kuliah bermulai. Hyera nampak malas entah kenapa. Dia hanya memutar-putarkan penanya sambil menatap depan dengan tatapan kosong.

"MOON HYERA" sentak dosen itu hingga Hyera berdiri dari bangkunya.

Hyera malu. Sikap kagetnya susah dihilangi. Dan Jaemin hanya menatap sedih kearah Hyera.

"kenapa kamu tidak memperhatikan materi saya?" tanyanya dengan tegas.

"emhhh.. Emhh.. Anu pak.. Saya lagi ada masalah" jawab Hyera berbohong sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.

"sadar tempat, Hyera! Sisihkan masalahmu dan fokuslah pada materi saya!"

"baik, pak" lirih Hyera.

Hyera hendak mendudukkan dirinya. Namun suara dosen itu menggema lagi memanggil namanya.

"siapa yang menyuruhmu duduk, Moon Hyera" ucapnya.

"lah"

"kamu saya persilahkan keluar kelas, lain kali kalo kuliah bercermin dulu udah bener apa belom pakaianmu!" ucap dosen itu secara terus menerus.

Hyera jengah. Dia akhirnya mengambil tasnya dan berdiri mulai keluar dari kelas.

Saat ia berpapasan dengan dosen jahanam itu. Hyera berhenti dan menatap dosennya itu.

"ini style, semua orang bebas buat nentuin kriterianya" jawab Hyera kemudian melanjutkan jalannya.

Hyera mulai menyusuri koridor. Dirinya memutuskan untuk mabal kekantin saja. Daripada harus menunggu Jaemin didepan kelas.

Dan betapa buruk nasibnya. Hyera bertemu dengan Irene. Tanpa ingin menimbulkan masalah, Hyera hanya berlalu melewati Irene.

Bad Boy - Lee JenoTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang