10 – LOVE YOU MY LIFE
Dan di saat aku terbangun dengan senyum, mentari menyadarkanku. Di saat aku memanggilmu cinta, itu telah hilang, tidak ada lagi.
Ketika aku sadar, ternyata ini hanya sebuah mimpi.
▫️▫️▫️
LAKI-LAKI BERTUBUH tinggi itu berjalan santai. Menikmati suasana asri yang ada di hadapannya. Pohon-pohon rindang yang ada menghalau dirinya dari paparan sinar matahari secara langsung. Laki-laki itu berhenti melangkah ketika melihat tanaman rumput gantung yang menghalangi jalan ia berikutnya. Rumput gantung itu begitu besar memenuhi pohon yang satu dengan pohon yang lainnya.
Pemuda berkemeja putih tadi berjalan mendekat, kemudian tangannya diangkat untuk membuka hamparan rumput. Matanya melebar ketika mendapati apa yang ada di balik rumput gantung tadi. Taman yang begitu indah dengan berbagi macam bunga. Tepat di ujung terdapat danau yang begitu luas. Laki-laki itu melangkah mendekati danau. Kedua sudut bibirnya terangkat sempurna.
“Indah sekali....” Sesuatu yang begitu indah untuk dilihat di dunia nyata. Ia kembali melangkah, sampai seseorang memanggil namanya dari belakang.
“Gerald….”
Gerald menoleh. Matanya berbinar, berkaca-kaca, sampai rasanya ingin mengeluarkan air mata dari dalam sana. “Melati?” Gerald berlari menghampiri gadis itu dan langsung memeluknya dengan erat. Seolah perempuan itu akan hilang jika lepas dari dekapannya.
Melati membalas pelukan Gerald. Orang yang sangat dicintainya.
“Aku kangen kamu, Mel. Kamu ke mana aja selama ini? Kenapa kamu pergi ninggalin aku?” tanya Gerald dengan suara lirih.
Melati tersenyum hangat, kemudian melerai pelukan mereka berdua. Gadis itu membawa Gerald untuk duduk di bangku panjang yang terdapat di pinggir danau. “Aku nggak pernah ninggalin kamu, Gerald. Aku selalu ada di sisi kamu,” ujar Melati menatapnya sendu.
“Tapi—ke mana kamu selama ini, Mel? Kamu jelas-jelas pergi ninggalin aku.”
“Percayalah, Gerald. Aku selalu ada di sisi kamu. Dan aku nggak pernah pergi ninggalin kamu.” Melati menangkup wajah Gerald, kemudian membelainya penuh sayang. “Hanya saja, kamu yang selalu menolak aku.”
“Maksud kamu?” Gerald membalas memegang kedua tangan Melati yang menyentuh wajahnya.
“Aku selalu ada di dekat kamu. Maka terimalah aku apa adanya. Dengan begitu, aku yakin, kamu akan bahagia. Dan perlahan kamu akan menyadari keberadaan aku, Gerald.”
“Kamu bohong, Mel. Kamu jelas-jelas pergi….”
“Aku nggak sepenuhnya pergi, Gerald—” Melati menyentuh dada laki-laki itu. “Aku berada di sini—di dalam hati kamu. Dan aku mau kamu selalu bahagia.”
“Kebahagiaan aku hanya dengan kamu, Mel. Bagaimana mungkin, aku bisa bahagia tanpa kamu?” Gerald menggenggam lembut tangan Melati.
“Maka terimalah aku dalam wujud apa pun. Karena aku yakin, hanya dengan begitu, kita berdua bisa membuat kamu bahagia.” Melati menatap laki-laki yang dia cintai penuh kasih sayang.
“Maksud kamu apa, Mel? Kita berdua? Siapa yang kita berdua?” Gerald tidak mengerti dengan perkataan Melati.
Perempuan itu tersenyum kecil. “Kamu akan mengerti nanti.” Melati memajukan wajahnya mendekati Gerald. Gadis itu mengecup pipi Gerald penuh sayang. Seperti sebuah kecupan tanda perpisahan.
KAMU SEDANG MEMBACA
D E T A K [COMPLETE]
Teen FictionShanata Levi Azzura punya segalanya, kasih sayang orangtua, hidup berkecukupan, dan kesempatan kedua dalam hidup setelah menerima donor jantung. Sepuluh tahun ia menunggu, hingga akhirnya bisa merasakan indahnya masa SMA, hal yang selama ini hanya i...
![D E T A K [COMPLETE]](https://img.wattpad.com/cover/219604903-64-k706686.jpg)