20 - SWEET GEGE

10.5K 881 3
                                        

20 – SWEET GEGE

Percayalah, segala bentuk kejadian yang sekarang kamu anggap penderitaan, suatu saat nanti akan menjadikan kamu semakin kuat.
Bertahanlah sebentar, nikmati segala prosesnya. Kebahagiaan itu akan datang dengan sendirinya.
Dan aku percaya. Karena sekarang, aku sedang mengalaminya.

▫️▫️▫️

SAMPAI SAAT ini, gadis itu masih saja tersenyum lebar sambil memegang kalung dengan liontin tangga nada yang bertengger manis di lehernya. Sambil bersandar di kepala ranjang, Levi masih terus mengingat kejadian malam itu. Kalung yang masih dipegangnya tidak lain merupakan hadiah ulang tahun dari pemuda yang saat ini memadati isi hatinya. Senyum mengembang Levi seakan seirama dengan bunyi dentum yang berasal dari dalam dadanya—yang setiap detik, menit, jam, selalu sukses membuat jantungnya bertalu-talu.

Bahagia. Satu kata itu yang saat ini mendominasi hati Levi. Seolah tidak ingin hari ini akan berakhir dengan cepat. Dan seolah takut kehidupan serta keadaan ini akan berubah saat mentari muncul di pagi nanti. Tidak ingin kejadian yang mungkin akan menjadi kenangan ini lewat begitu saja, membuat Levi beranjak dari tempat tidur. Ia menuju ke meja yang biasa digunakan olehnya untuk belajar.

Perempuan itu duduk di kursi yang berhadapan langsung dengan meja. Sambil membuka laci di samping kiri bawah, ia mengambil sebuah buku catatan yang beberapa waktu ini selalu digunakannya untuk mencurahkan isi hati. Buku berukuran sedang berwarna pink dengan gantungan berbahan flanel berbentuk kunci. Levi mulai mencatat kata demi kata yang sedang dirasakan olehnya sekarang, menggunakan pena pink dengan tinta berwarna merah hati.

Keadaan di mana ketika aku mulai bisa keluar dari masa kelam, adalah ketika aku diberikan sebuah anugerah oleh Tuhan. Anugerah terindah yang aku rasakan saat ini.

Tahukah kamu apa itu?

Adalah ketika aku datang menghampirimu dengan satu mimik yang membuat kamu marah dalam sekejap. Aku bingung dengan debaran jantung ini. Aku bingung dengan perasaan sekejap yang aku rasakan ketika aku melihatmu untuk pertama kali.

Keanehan yang aku rasakan, merasa tenang ketika bersamamu. Tidak ada lagi kata yang dapat menggambarkan kebahagiaan itu. Aku sangat bahagia ketika berada di dekatmu. Saat kamu dapat tersenyum kepadaku, itulah keindahan yang nyata di dalam hidupku.

Gerald....

Bahagiamu adalah bahagiaku. Mungkin ini terdengar klise dan sederhana, tapi itulah faktanya. Melihatmu tersenyum membuat hatiku pun ikut tersenyum. Kamu tahu, kapan pertama kalinya aku bisa merasa bahagia sesudah datangnya duka ini?

Jawabannya saat kamu datang kepadaku. Meskipun aku tahu ketika itu kamu membenciku. Walaupun kamu sering marah dan selalu mengusirku. Tapi sungguh, aku merasa nyaman. Terdengar aneh, bukan?

Terima kasih untuk hari ini. Terima kasih, karena kamu memberiku kebahagiaan setelah datangnya gelap. Aku sangat bersyukur kepada Tuhan, karena Dia telah memberiku kesempatan untuk mengenalmu. Memberiku kesempatan untuk mengenal cinta di masa SMA-ku. Memberiku kesempatan mengenal cinta pertama.

Kamu akan selalu menjadi cerita terindah yang akan menghiasi hari-hariku nanti, Gerald….

***

D E T A K [COMPLETE]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang