EPILOG

20.7K 951 123
                                        

EPILOG

TAKDIR, ADALAH hal yang tak bisa kita hindari. Walaupun kita mencoba untuk lari dan menghindar darinya, dia akan selalu membersamai. Kata yang terdengar sederhana, tapi selalu sukses membuat kita berpikir rumit. Satu kata penuh makna yang tak dapat kita bayangkan, tentang apa yang akan terjadi ke depan.

Tidak dengan manusia. Tidak dengan perasaan yang dibawa oleh manusia. Dan juga …. tidak dengan cinta. Kata yang hanya bisa diberikan oleh Sang Pencipta dan ditentukan oleh-Nya. Entah itu untuk hari ini, esok, ataupun nanti.

Terkadang walaupun di luar nalar, keadaan itu akan tetap ada. Hal yang kita anggap tidak bisa terjadi, nyatanya dia hadir untuk mengejutkan. Tidak berfokus pada waktu, tapi waktu yang akan menentukan semuanya. Begitulah takdir bekerja.

Sama halnya dengan kisah mereka, Levi dan Gerald. Sebuah kisah yang dibawa oleh takdir. Sebuah kisah cinta yang diperuntukkan untuk mereka. Detak jantung yang tak bisa bohong saat kedua mata itu bertabrakan, menjadi awal dari semua kisah ini dimulai. Kisah yang ternyata menurut takdir akan berakhir bahagia.

Kisah mereka telah usai. Levi dan Gerald telah bahagia. Tidak ada lagi hal yang dapat membuat mereka berpikir untuk menjauh. Tidak ada lagi alasan yang bisa membuat mereka berpisah. Dan tidak ada lagi, kesempatan yang bisa membuat mereka merelakan semua rasa cinta yang ada di antara keduanya.

Kini, detak jantung itu sudah bersama dengan nadinya. Menjalin sebagai satu kesatuan cinta yang tak lagi terpisah. Selamanya.















❤️ THE LAST CHAPTER ❤️


















D E T A K [COMPLETE]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang