"Huft yaudah, Vin tar gue ceritain lagi ya." Ucap Agatha sambil terus berjalan karena tangannya terus di tarik oleh Rifqi.
"Eh tha tunggu." Ucap Alvin yang udah di tinggal sama Agatha.
~~~
"Kok lu pake Hoodie? Baju lu di mana?" Tanya Rifqi.
"Ceritanya panjang, tar aja pas pulang gue ceritain. Udah sana mereka ngeliatin kita, ga enak tau." Ucap Agatha.
"Yaudah lu tunggu di sini aja ya." Ucap Rifqi dan di anggukan oleh Agatha.
Agatha lagi liatin Rifqi ngurusin anak anak yang ikut osis. Agatha melihat Rifqi terlihat tegas menghadapi anak anak itu.
Tiba tiba ia di ajak ngomong sama salah satu cowo yang ikut osis. Ia kini sibuk berbisik bisik dengan cowo itu. Rifqi yang menyadarinya langsung bersikap tegas.
"Reno. Kamu bercanda–in saya? Kamu main main dengan saya?! Push up saya yang hitung!" Bentak Rifqi.
Akhirnya Reno push up. Dan parahnya lagi Rifqi menghitung menggunakan ejaan.
"S.. a.. t.. u..." Ucap Rifqi satu huruf sampe sepuluh. Agatha hanya menggelengkan kepalanya melihat mereka.
"Bangun!" Ucap Rifqi saat sudah sampai sepuluh.
"Kalau kalian ada yang seperti dia lagi, hukuman nya akan lebih berat! Paham?!" Teriak Rifqi.
"Siap paham!" Ucap seluruhnya.
Akhirnya bel masuk pun berbunyi, semua di persilahkan untuk kembali ke kelas masing masing.
"Waktu habis, kalian boleh kembali." Ucap Rifqi.
"Siap terima kasih kak." Ucap seluruhnya dan langsung bubar.
Rifqi menghampiri Agatha dengan wajah gemes, seperti orang sedang marah.
"Naek ke kelas, gue masih banyak urusan!" Ucap Rifqi.
"Dihh bocah ngambek. Tadi minta di temenin, sekarang ngusir." Ucap Agatha sambil tertawa kecil.
"Lucu? Ngapain lo ngobrol sama cowok laen?"
"Ya abis nya gua gabut, lagian itu juga dia duluan yang mulai."
"Naik ke kelas sono."
"Yaudah gue naik ya kakak." Ucap Agatha dengan senyum jahil nya dan langsung lari menuju kelasnya.
"Abis ngapain lu?" Tanya Alvin yang duduk di sebelahnya.
"Nemenin Rifqi ngatur anak osis." Ucap Agatha.
"Eh tha lanjutin ceritanya." Ucap Alvin.
"Emang dasarnya genit lo ya, semua cowo lo deketin!" Ucap Luna yang dari tadi berada di belakang mereka.
"Dih caper! Yang kenal Alvin duluan juga gue bukan elu!" Ucap Agatha.
"Syut udah tha. Kamu juga jangan mulai deh lun." Ucap Alvin.
"Kok kamu jadi salain aku sih?" Ucap Luna yang sok imut.
Agatha hanya menggelengkan kepalanya dan langsung memasang eartphone nya.
Mereka belajar sampai akhirnya bel pulang pun berbunyi. Agatha, Ajeng, luna dan Alvin masih berada di kelas dan sedang piket kelas karena mereka bertengkar lagi, lagi dan lagi.
Rifqi tiba tiba dateng ke kelas Agatha.
"Assalamualaikum, tha ayo pulang." Ucap Rifqi.
Tiba tiba Ajeng menyambar omongan Rifqi.
"Eh kak Rifqi, halo kak." Sapa Ajeng.
Ajeng di diamkan oleh Rifqi dan Rifqi tetap fokus ke Agatha.
"Tha kamu bukannya piket hari Rabu ya? Kok kamu sekarang piket sih?" Tanya Rifqi.
"Biasa dia be...aakh." Ucap Alvin terpotong karena Agatha pura pura lewat di depan Alvin dan menginjak kakinya.
"Ehm, ga usah dengerin Alvin. Yaudah mau balik kan? Ayo." Ucap Agatha dengan senyum terpaksa nya.
Rifqi masuk ke kelas Agatha dan mengambil tasnya Agatha.
"Ayo." Ucap Rifqi.
"Vin kita balik duluan ya." Ucap Agatha kepada Alvin.
"Iya hati hati." Ucap Alvin.
Mereka bejalan menuju mobil Rifqi.
"Tha, sebenernya kamu kenapa sih? Kok dari pagi sikap nya aneh banget?" Tanya Rifqi tiba tiba.
"Ahh, oh itu anu.." Ucap Agatha terbata bata.
"Ceritain aja tha." Ucap Rifqi.
"Janji yah lo ga bakal marah." Ucap Agatha dan Rifqi hanya tersenyum manis dan mengangguk.
Agatha menceritakan semua yang terjadi di kelasnya.
"Oh, mana coba liat bajunya." Ucap Rifqi sebelum berangkat.
Agatha mengeluarkan bajunya dari dalam tas dan lipstik di baju Agatha sudah luntur dan menyebar, ini bakal susah di bersihin.
"Yah lipstik nya udah luntur." Ucap Agatha khawatir.
"Huh, yaudah ga papa. Besok kamu pake Hoodie aja lagi. Kalo kamu di apa apain lagi sama Ajeng, bilang aja ya." Ucap Rifqi sambil mengusap kepala Agatha.
Agatha hanya mengangguk dan tersenyum.
Mereka berangkat menuju rumah Agatha.
"Ehm Ki, gue mau nanya. Emang Ajeng selalu nungguin lo di depan gerbang ya sampe lo dateng?" Tanya Agatha.
"Iya." Jawab Rifqi singkat.
"Trus Ajeng udah suka sama lo dari pas smp ya?"
"Iya."
Udahlah gaes.masalah yang paling ga enak pas bikin cerita itu buntu!:'.
Yaudah makasih yg udah baca!🖤
@sfynalia_
Papai👋
*Vote*
KAMU SEDANG MEMBACA
About Me [END]
Romance-how lucky i am.- ~malam percaya atau tidak, tapi aku serius!. malam yang menciptakan segalanya, malam yang memulai segalanya, dan malam pun yang menghilangkan segalanya. Aku dan kamu tak akan bisa melupakan kebaikan malam hari. . . . 📚 'Possessiv...
![About Me [END]](https://img.wattpad.com/cover/219356585-64-k177900.jpg)