Selesai membuat tenda nya mereka membereskan barang barang mereka di dalam tenda. Selesai itu murid murid di suruh baris dan kakak kakak OSIS membacakan peraturan peraturannya.
Yah, di sana terlihat Rifqi yang sedang berbicara dengan tegas. Betapa terkejutnya Agatha saat melihat anak perempuan entah kelas 1, 2 dan 3 terlihat seperti terpukau melihat ketampanan Rifqi.
"Itu saja peraturannya. Abis ini kalian boleh makan dan boleh berjalan jalan sampai siang ya." Ucap Rifqi.
"Kak, ga ada kegiatan jelajah alam?" Tanya salah satu murid perempuan.
"Tidak, saya ga akan mengadakan kegiatan jelajah alam. Kalian boleh berjelajah alam sendiri." Rifqi.
"Siap, terimakasih kak." Ucap seluruh muridnya.
Agatha kembali ke tendanya. Saat dia sampai di tenda, ada Luna dan Ajeng di dalam tenda nya sedang berfoto foto.
Agatha hanya menghela nafasnya. Agatha mengambil jaketnya dan keluar untuk jalan jalan.
Author pov~
"Eh kerjain Agatha yo." Luna.
"Ngerjain? Ngerjain apaan?" Ajeng.
"Nih, tapi ini bahaya buat lo." Luna.
"Ya lu nyari nya jangan yang bahaya lah." Ajeng.
"Tapi masih bisa di selamatin kok, santuy." Luna.
"Ye si goblok, yaudah apaan?" Ajeng.
"Ayo ikut gue." Luna.
Mereka jalan ke tempat Agatha berada. Ternyata Agatha lagi di pinggir jurang untuk melihat pemandangan.
"Nih ya, tar lu di sana, agak jauh tempat nya dari tempat Agatha berada, lu pura pura jatuh ke jurang." Luna.
"Lu mah, maennya ama jurang. Kenapa ga dia nya aja langsung yang di buang ke jurang?" Ajeng.
"Bacot lo, tar dulu. Nah ntar gue panggil Rifqi buat bantuin elu. Tar Rifqi pasti bantuin kan. Nah kalo lu udah selamat gara gara Rifqi, lu langsung peluk dia. Bilang kalau lu ketakutan sampe Agatha liat. Gimana?" Luna.
"Hmm pinter si, tapi goblok juga."nAjeng.
"Jurang nya ga terlalu dalem juga. Yaudah ayo kita ke sana." Luna.
Mereka pergi ke tempat itu. Agak jauh dari tempat Agatha berada. Mereka menyiapkan semuanya. Ajeng kini sudah bergelantungan di jurang dengan pegangan batang kayu.
"Okeh, lu bertahan. Gue panggil Rifqi sekarang." Luna.
"Iya, yaudah cepet!" Ajeng.
Luna segera pergi ke tempat Rifqi berada dan langsung melaporkan itu.
"Kak, minta bantuannya kak! Ajeng.. Ajeng jatuh di jurang kak!" Luna.
"Hah?! Di mana?" Rifqi.
"Ayo ikut saya kak." Luna.
Mereka segera ke tempat Ajeng berada. Di sana Ajeng sudah berteriak meminta pertolongan. Dan tentunya Agatha ga dengar suara itu.
"Tolong.. siapa pun tolong gue..!" Teriak ajeng.
Tak lama Rifqi dan Luna datang di tempat Ajeng berada. Dan di situ Rifqi berteriak sangat keras hingga dapat di dengar oleh Agatha.
"Ajeng!" Teriak Rifqi.
Seketika, banyak anak anak murid yang mengerumuni mereka.
"Semua mundur! Ajeng, pegang tangan gue. Gue bakal tarik." Rifqi.
Ajeng memegang tangan Rifqi dan Rifqi mulai berusaha untuk menarik. Tak lupa anak OSIS lainnya juga membantu menariknya.
"Apaan sih ribut banget di sono? Rame lagi." Agatha.
Karena Agatha penasaran, Agatha melihat apa yang terjadi di sana. Agatha melihat banyak anak osis sedang berusaha menarik Ajeng yang mau jatuh ke jurang. Tentunya ada Rifqi juga di sana.
Agatha hanya memperhatikan mereka dengan santai sambil melipat kedua tangannya di atas dada.
Agatha sangat terkejut saat Ajeng sudah terselamatkan, Ajeng langsung memeluk Rifqi sambil menangis. Bodohnya Rifqi hanya terdiam.
Agatha memperhatikannya dari tadi. Terlihat Rifqi melepas pelukannya tapi masih memegang pundak Ajeng.
"Yaudah, ke UKS sekarang." Ucap Rifqi kepada Ajeng.
Arah UKS itu melewati tempat Agatha berada. Dan tentunya mereka melihat Agatha.
"Agatha?" Ucap Rifqi terkejut.
"Udah? Kenapa ga mati aja lu sekalian?" Ucap Agatha pada Ajeng.
"Agatha mulutnya!" Omel Rifqi.
Mendengar itu, Agatha memberikan tatapan malas ke Rifqi.
"Gue kasih tau, jangan perhatiin dia doang, perhatiin juga jahitan lu." Sungguh, Agatha sangat tidak mood untuk bertengkar hebat dengan mereka.
Yah, sepertinya lukanya berdarah lagi dan Agatha masih sempat perhatian dengan Rifqi. Agatha langsung pergi dengan malas meninggalkan mereka di sana.
"Agatha!" Teriak Rifqi.
Saat Rifqi ingin mengejar Agatha, Ajeng menahan tangan Rifqi.
"Aduh, Ka aku trauma. Aku takut." Ajeng.
"Yaudah kita ke UKS dulu." Rifqi.
Agatha kini sedang berada di sebuah tempat yang sangat indah. Sama tempat nya di pinggir jurang, tapi di bawah jurang ini, banyak bunga bunga yang indah sekali.
Baru kali ini Agatha merasakan yang namanya sakit hati dan Agatha baru tau rasanya sakit hati.
Agatha menenangkan dirinya di sana. Saat Agatha ingin menyedot Vape nya, ada yang memergokinya.
"Hei kamu ngapain?" Ucap seorang perempuan.
Agatha sontak kaget dan langsung memasuki Vape nya ke dalam kantung jaketnya lagi. Saat Agatha menoleh ke belakang, ternyata itu adalah thanisa, teman sebangku nya di bis.
"Eh, lu kan..." Agatha.
"Thanisa." Ucap Thanisa.
"Kita sebangku kan di bis?" Agatha.
"Iya, kamu Agatha kan?" Thanisa.
Agatha hanya mengangguk dan duduk di tanah. Thanisa pun mengikuti Agatha, duduk di sebelahnya.
"Kamu, pacaran sama kak Rifqi ya?" Thanisa.
"Kenapa?" Agatha.
"Tadi aku liat kamu kaya cemburu pas kak Rifqi nyelamatin Ajeng." Thanisa.
"Oh." Agatha.
"Aku denger kamu ga punya temen wanita ya?" Thanisa.
"Tau banyak lu tentang gua?" Agatha.
"Enggak. Ehm kalau gitu, aku boleh ga jadi temen kamu?" Thanisa.
"Duh, geli gue denger nya aku-kamu. Gue-elu lebih bagus." Agatha.
"Oh, iya maaf. Gue boleh jadi temen lu?" Thanisa.
"Serah lu." Agatha.
"Ceritain dong, kok lu bisa pacaran sama ketos?" Thanisa.
Agatha menghela nafas panjang lalu menceritakan semuanya.
Agatha senang, karena ada yang memberinya nasihat dan menjadi pendengar dia yang terbaik. Apalagi dia mau menjadi teman Agatha.
Saat mereka asik mengobrol, Alvin datang menemui Agatha.
"Tha, yaampun lu gue cariin kemana mana. Lo ga papa?" Alvin.
Yoks,author update ni!!!
Vote nya dunk,Jan baca doang:)
Thx for reading!🖤
@sfynalia_
Papai👋
*Vote*
⭐
KAMU SEDANG MEMBACA
About Me [END]
Romance-how lucky i am.- ~malam percaya atau tidak, tapi aku serius!. malam yang menciptakan segalanya, malam yang memulai segalanya, dan malam pun yang menghilangkan segalanya. Aku dan kamu tak akan bisa melupakan kebaikan malam hari. . . . 📚 'Possessiv...
![About Me [END]](https://img.wattpad.com/cover/219356585-64-k177900.jpg)