-how lucky i am.-
~malam
percaya atau tidak, tapi aku serius!.
malam yang menciptakan segalanya,
malam yang memulai segalanya, dan
malam pun yang menghilangkan segalanya.
Aku dan kamu tak akan bisa melupakan kebaikan malam hari.
.
.
.
📚 'Possessiv...
Siang hari bolong mereka sedang berkumpul di kamar Rifqi. Mereka sedang merencanakan untuk bertemu dengan Agatha.
"Apa gue harus ke Hyde Park?" Rifqi.
"Kita ke perlombaan model fashion show nya Agatha aja yu." Thanisa.
"Di mana?" Rifqi.
"Udah, tar gue kasih tau–in. Kita siap siap sekarang." Thanisa.
Mereka setuju dan mereka segera ganti baju dengan baju yang lebih rapih dan mereka segera berangkat.
"Menurut peta sih di gedung ini." Thanisa. Ia melihat peta yang ada di ponselnya.
"Coba tanya penjaga nya aja noh." Rifqi.
"Yaudah tunggu sebentar." Thanisa langsung pergi ke penjaga itu dan menanyakannya. Tak lama Thanisa kembali.
"Iya kata nya bener." Thanisa.
"Yaudah ayo, langsung masuk aja." Alan.
Mereka masuk dan duduk di tempat tersedia. Setengah jam lagi akan di mulai. Mereka juga mengambil minuman.
"Katanya ini jadwal spesial. Yang biasanya di adain malem, kali ini di adain siang sampe sore." Thanisa.
"Oh lu liat ini? London fashion week." Ucap Alan sambil membaca poster di hp nya.
"Iya.. Mungkin nanti ada Agatha." Thanisa.
Acara pun di mulai. Nama model tersebut di sebut kan satu satu. Begitu banyak peserta, tapi Agatha masih belum juga di sebut kan.
"Ga ada Agatha kali." Rifqi.
"Ada kok, lu tenang aja." Thanisa.
"Ah sok tau lu. Udah ah, gue pengen balik." Rifqi.
"Rifqi! Tar dulu. Lu liat di situ ada siapa?" Thanisa menunjuk pria yang ada di sebrang mereka. Itu adalah tunangan Agatha.
Melihat itu, Rifqi kembali duduk dan kembali menyaksikan. Hingga sampe sore nama Agatha tak kunjung di sebut. Seketika semua meneriaki nama Agatha.
"we call the participant's who have been waiting for. The legendof the model, Michelle Agatha Cassandra Kandara from Indonesia." Ucap pengacara nya.
"LEGEND?!" Ucap semua terkejut.
Agatha langsung maju ke panggung. Dia terlihat berbeda, sangat berbeda. Dia sangat cantik dengan gaun putih yang ia kenakan itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Semua berteriak sangat kencang dan bertepuk tangan. Begitu pula dengan teman teman Agatha, mereka berteriak sekeras keras nya.
Skip selesai acara~
Karena acara tadi sudah selesai, mereka kini sedang berada di tower bridge untuk bertemu Agatha. Thanisa sedang mencoba menghubungi Alvin untuk menyuruh adik nya itu datang ke tower bridge.