[23] Mentari Marah Dan Bella Kecewa

118 17 0
                                        

Jangan lupa pencet bintang dipojok kiri setelah selesai membaca.
Selamat membaca📖

...

Betapa terkejutnya Mentari melihat tulisan yang berada di mading.

Ia tidak masalah jika fotonya dipajang dimading. Tapi yang membuatnya marah adalah tulisan yang tertulis dibawah fotonya.

Mentari kirana, atau kerap disapa 'Mentari' murid unggul dari kelas 11 IPA 2

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Mentari kirana, atau kerap disapa 'Mentari' murid unggul dari kelas 11 IPA 2 . Gadis yang selama ini terlihat ceria dan selalu menampilkan senyum manis, ternyata kehidupannya tak secerah namanya.

Betapa malangnya gadis ini. Ditinggalkan ayahnya saat berusia 12 tahun dan kini ia tinggal bersama ibunya. yang lebih menyedihkan lagi, ibunya mengalami gangguan jiwa akibat ditinggalkan oleh suaminya.

Mentari kerap sekali mendapatkan luka yang ditorehkan oleh ibu nya sendiri ketika sedang kumat penyakitnya.

Mentari tak melanjutkan membaca, ia langsung merobek kertas-kertas yang berisikan kehidupan pribadinya.

Siapa orang yang kurang ajar menulis kehidupan pribadinya yang tak banyak diketahui orang-orang.

Pantas saja orang-orang menatapnya dengan tatapan iba. Mentari tak suka dikasihani. Meskipun yang berada ditulisan itu benar, tapi tak seharusnya sampai dipajang dimading seperti ini. Ini privasinya tidak ada seorang pun yang Ber-Hak mempublikasikan privasi orang lain.

Mentari sangat marah, matanya memanas akibat menahan kesal.

Ia berfikir siapa orang yang tahu sedetail ini tentang keluarganya?

Mentari teringat, ada dua orang yang sangat mengenal kehidupannya.

Yaitu, Bella dan.. Oskar.

Mentari tidak percaya jika Bella yang melakukannya. Tidak mungkin! Bella itu sahabatnya, tidak mungkin Bella melakukan hal sejahat ini dengannya.

Jika bukan Bella berarti Oskar. Karena dibanding Bella pun Oskar lebih tahu kehidupannya. Ya! Pasti Oskar pelaku nya.

Mentari berjalan dengan tergesa-gesa menuju kelas 12 , dibelakangnya Bella mengikuti Mentari, takut sahabatnya itu akan berulah yang mengakibatkan namanya tercoreng.

Saat ditengah jalan seseorang menghadang jalannya.

"Hey sadgirl, jangan sedih gitu dong. Jadi Iba kan ngeliatnya." ejekan Friska mampu membuat emosi Mentari memuncak.

Ia menarik nafasnya dalam-dalam lalu membuangnya, agar emosi nya sedikit mereda, "Gak usah ikut campur urusan gue!" peringat Mentari dengan nada penuh penekanan.

ASTROPHILETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang