Trailer Astrophile👆
Ini adalah hari kedua mereka liburan. Rencananya sebelum terbit matahari mereka semua pergi ke pantai untuk menyaksikan keindahan yang tercipta.
Bintang mengajak Mentari untuk berangkat lebih awal bersamanya agar mereka bisa berduaan.
Mentari melepaskan genggaman tangan mereka, Ia berlari ke depan gadis itu membungkuk mencoba menuliskan sesuatu di atas pasir yang basah akibat air laut itu.
Mentari tersenyum bangga melihat hasil karyanya diatas pasir.
Bintang tersenyum saat membaca tulisan yang terukir itu.
Mentari sayang Bintang ❤
Bintang tak mau kalah, ia juga menuliskan balasan di atas pasir.
Bintang lebih sayang Mentari❤
Mentari menatap Bintang dan menghambur kepelukan lelaki itu saat ia membaca tulisan tersebut.
"Aaa baper akutu,"
"Aku sayang kamu, Mentari," Bintang mengeratkan pelukannya seperti tidak rela untuk melepaskannya.
"Aku lebih lebih sayang Bintang,"
Pelukan keduanya terurai. Mereka saling bertatapan lama. Tatapan Bintang turun ke Bibir ranum merah muda itu perlahan ia memiringkan wajahnya, Mentari gugup setengah mati ia hanya diam saja tidak tau harus berbuat apa. Saat sebentar lagi akan sampai, suara sialan itu menghentikannya.
"Woy, mau ngapain lo berdua hayooo?!!!" pekik Joan yang kemudian mendekat.
Mentari refleks menjauhkan dirinya dari Bintang, demi apapun dia malu sekarang.
Bintang menatap tajam Joan dan menyumpah serapahi cowok sialan itu.
"Ah, brisik banget lo! Orang mah diem aja biar kita bisa liat secara live goblok!" Rio memaki Joan. Keduanya memang sama tidak warasnya.
Bella menghampiri Mentari yang kelihatan salah tingkah. "Gak nyangka temen gue udah gede, hahaha,"
"Bel, plis lah,"
"Santay, santay. Becanda gue," Mentari menghela nafas.
Aska berjalan dengan Caramell di sampingnya. Hanya mereka berdua yang terlihat kalem, dan tidak ikut menggoda Bintang dan Mentari.
"Ayo gais kita foto-foto, view nya lagi bagus nih!" ajak Rio bersemangat. Mereka semua berkumpul membelakangi pantai hingga membentuk siluet, Rio mengambil gambar mereka tanpa dirinya. Nasib jadi fotografer.
"Udah lo jadi kang foto aja, kaga usah ikutan," celetuk Joan tidak tau diri.
"Gantian sini Jo fotoin!" suruh Rio setengah memaksa. Mau tidak mau Joan mengambil alih kamera dan mengambil gambar teman-temannya.
Semakin lama, mentari pagi mulai naik ke atas hingga langit yang awalnya gelap berubah menjadi cerah.
Jari-jari itu enggan untuk melepaskan tautannya. Seakan jika terlepas mereka akan berpisah.
Di saat teman-temannya sibuk bermain air dan foto-foto, Bintang dan Mentari asik berduaan dengan tangan yang saling bertautan.
"Ayo kita gabung sama mereka," ajak Mentari namun Bintang menggeleng.
KAMU SEDANG MEMBACA
ASTROPHILE
FanficIni tentang Mentari yang mencoba menggapai sang Bintang. Akankah Ia berhasil meraih sang Bintang ? Ataukah ia menyerah dan memilih menatap Bintang dari kejauhan? ... "Kamu terlalu jauh tuk ku gapai." "Kamu, bintang yang nyata untukku." ... RANK 🏆 1...
