Selain nggak lucu, Takdir becandanya kenapa nggak mau berhenti sih?
✾ ✾ ✾
Mars tidak pernah menyangka kalau kantor yang dia datangi adalah milik Freya, wanita itu telah memperluas jaringan Oceana Group rupanya. Tadi, Mars sempat mencari tahu tentang Freya lewat berbagai situs terpercaya, saat ini wanita itu berhasil mendirikan banyak store yang tersebar di seluruh penjuru dunia.
Mars tetap kalah darinya.
Mars baru saja belajar berjalan, Freya sudah berlari cepat.
Hal inilah yang membuat rasa percaya diri Mars semakin rendah. Status Freya yang sudah menikah, memiliki anak dan semakin sukses, Mars mengaguminya.
"Mars, kamu kenapa?" tanya Oliv mengagetkan Mars.
"Hah? Oh, nggak papa. Cuma lagi mikir gimana caranya tiang itu hilang," jawab Mars berbohong.
Oliv mendesah. "Susah ya melawan orang yang punya duit banyak, apapun yang dia inginkan harus terjadi sekali pun itu nggak masuk akal."
Mars tersenyum tipis dan mengangguk.
"Kamu punya ide apa, Mars?" tanya Oliv.
"Untuk sekarang belum. Nanti kita pikirin lagi sambil jalan. Permasalahan cuma ada di tiang, selebihnya dia oke."
Oliv pun mengangguk.
"Denger-denger, dia itu udah punya perusahaan sendiri sejak umur dua puluh tahun loh, Mars," beritahu Oliv tentang Freya.
"Gue tau," sahut Mars tidak terlalu kaget.
"Udah ngepoin duluan ya? Hihihi."
"Kamu inget mantan yang pernah aku ceritain?" tanya Mars.
Oliv agak berpikir. Sampai akhirnya mulutnya menganga karena teringat sesuatu. "Freya yang itu?!" pekiknya histeris.
Mars mengangguk.
"Oh my God, serius?!"
Mars menutup telinga sebelah kirinya, "Nggak usah teriak juga kalo, Liv."
"Hehehe, sorry. Aku terlalu menjiwai rasa kaget, " kekeh Oliv. "Serius ah ini Freya yang sama?"
Sekali lagi Mars mengangguk.
"Gilingan, wajar kamu nggak bisa move on. Sayang banget Mars bisa lepas."
"Nggak jodoh," sahut Mars bijaksana dan tetap tenang.
"Emang kamu tau dari mana kalau kalian nggak jodoh? Bisa aja tiba-tiba Allah nyatuin kalian lagi."
"Dia udah menikah, Liv. Gue nggak mau menaruh harapan sama istri orang." Mars kembali membayangkan saat Freya menggendong bayi kemarin, terlihat sudah sangat ahli.
"Kamu tau dari mana? Sering stalker?" Oliv ini benar-benar kepo, bila dia sudah penasaran maka hal sedetil apapun akan ditanya.
"Waktu itu kita ketemu dia di Mal," beritahu Mars mengingatkan.
Oliv mengerutkan keningnya, berpikir. Dia lupa. "Tapi kamu masih cinta, kan?" tanya Oliv penuh selidik.
Mars hanya mengangkat bahunya. Dia menoleh ke luar jendela, hujan mulai turun.
Cinta?
Masih.
✾ ✾ ✾
Freya masih duduk di ruangan meeting seorang diri. Dia merasa dunianya berputar pada satu rasa sakit saja, yaitu saat melihat Mars dan wanita bernama Oliv tadi nampak sangat akrab. Cara keduanya bertatapan, bicara dan banyak hal lainnya lagi, menunjukkan kedekatan yang tidak hanya sebatas partner kerja.
KAMU SEDANG MEMBACA
I'm the Boss
RomansUpdate setiap Senin Freya Oceana, pemilik Departement Store "Oceana Mode" yang hanya menjual brand-brand ternama Oceana, ciptaannya sendiri. Dia cantik, sukses di usia muda, namun sangat payah dalam kisah cinta. Banyak yang mengejarnya, mulai dari P...
