Maaf lama update🙏
Selamat membaca ya, chingudeul💜
Dengan pongahnya Seokjin menatap Tzuyu. "Kau saja yang pergi, Chou Tzuyu! Kehadiranmu tidak diperlukan di sini. Kami cuma butuh Irene."
Ketika Seokjin selesai berucap, Tzuyu melongo tidak percaya. Dengan kesal ia menyahuti Seokjin. "Apa-apaan sih?" geramnya. "Kenapa malah balik mengusirku? Memangnya ada urusan apa kalian dengan Irene yang bahkan belum genap sehari bersekolah di sini?" Sambil memelototi Seokjin, Tzuyu terus melanjutkan gerutuannya.
***
Raut tidak suka tergambar jelas pada wajah Seokjin, ia mencondongkan tubuhnya, lalu menatap tajam pada Tzuyu. "Hei, Chou Tzuyu, sebaiknya kau tidak ikut campur. Ini adalah urusanku dan Irene."
Setelah berucap demikian, Seokjin mengalihkan pandangan pada Irene. Ia menarik pergelangan tangan gadis itu dengan tiba-tiba, membuat Irene berdiri dengan tatapan terkejut sekaligus kesal yang bercampur menjadi satu. Kemudian menyeringai lebar. "Hm, jika kau tidak mau pergi, maka biar aku dan Irene saja yang pergi dari sini."
Tzuyu yang menyaksikan kejadian barusan melongo keheranan. Ia tahu bahwa Seokjin memang suka bertingkah seenaknya, tapi ia tidak menyangka pria ini akan bersikap seperti itu pada seseorang yang baru pertama ditemuinya.
Tidak ingin terlihat lebih bodoh lagi, Tzuyu pun menutup mulutnya yang menganga lebar. Namun, apa yang dilakukan Tzuyu sepertinya adalah kesalahan fatal. Pada detik berikutnya, Hoseok malah menjadikan perilaku Tzuyu itu sebagai lelucon murahan.
"Aigoo! Chou Tzuyu, kenapa kau tutup lagi mulutmu?" Hoseok bertanya mengejek, lalu dia menunjuk seekor lalat yang terbang di dekat Tzuyu. "Lihat itu! Lalat itu jadi gak bisa masuk ke dalam mulutmu."
Seakan tak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk membuat Tzuyu kesal, Kim Taehyung pun ikut bersuara, "Apa kamu gak kasihan sama si mas Lalat itu? Kau ini jahat sekali, Tzuyu." Kepala Taehyung menggeleng dramatis saat ia melontarkan cemohannya pada Tzuyu.
Tzuyu mendelik kesal. "Diam kalian!" bentaknya.
Suara tawa Hoseok dan Taehyung langsung mengumandang dengan cemprengnya. Dua cowok itu menatap geli ke arah Tzuyu.
Mengabaikan gema tawa cemperng tersebut, Tzuyu menatap penuh permusuhan pada Seokjin. "Apa keperluan kalian dengan Irene? Dia murid baru. Aku bahkan ragu kalian kenal sama dia."
Taehyung berdecak pelan, "Jangan sok tau deh, Tzuyu!"
"Aku mengenalnya dengan baik. Sangat baik malah. " Seokjin bersuara. Mata lelaki itu menatap lurus ke arah dua retina Irene.
Irene memalingkan wajahnya dari tatapan intens tersebut. "Aku ... aku sama sekali tidak kenal dia," Irene menyahut.
Tzuyu mengerjapkan matanya bingung. Dari pola tingkah Irene, Tzuyu menyimpulkan bahwa Irene dan Seokjin memang saling kenal. Lantas kenapa Irene berdrama seolah mereka tidak saling mengenal?
Sekelumit teori konspirasi kini bersarang di otak Tzuyu. Ia menyipitkan mata, kemudian menatap Irene dan Seokjin bergantian. Ini semua benar-benar mencurigakan.
Sedetik kemudian, saat otak Tzuyu masih belum menemukan jawaban atas teori konspirasi ini, Seokjin berteriak lantang, "wahai para pengawalku!"
Dengan sigap Taehyung menyahut, "Ya, baginda?"
"Bawa rakyat jelata ini pergi sejauh mungkin," Sembari menunjuk ke arah Tzuyu, Seokjin bertitah dengan angkuh.
"Siap, laksanakan," Hoseok menjawab dengan suara menggelegar. Sementara itu, Kim Taehyung hanya mengangguk-anggukan kepala dengan bodoh.
Untuk sepersekian detik Tzuyu cuma bisa menggelengkan kepala melihat kelakuan aneh tiga serangkai tersebut. Hingga kemudian kedua pengawal abal-abal itu menarik tangan Tzuyu persis seperti yang dititahkan Seokjin.
Ini gila! Atas dasar apa Tzuyu harus menerima perlakuan semena-mena ini? Merasa kesal, Tzuyu akhirnya meronta. "Hei, dua cecunguk! Lepaskan aku!"
Apalah daya, Tzuyu hanya seorang gadis manis bertubuh mungil. Jelas saja dia tidak akan bisa melepaskan diri dari cengkraman Taehyung dan Hoseok. Tubuh Tzuyu terus diseret menjauhi kantin, lalu saat di persimpangan koridor, seseorang berteriak seakan hendak menyelamatkan Tzuyu dari kekejaman dua pengawal Seokjin ini.
"Lepaskan dia!"
Suara lantang itu seketika menghentikan pergerakan Hoseok dan Taehyung. Tzuyu mengenali suara itu. Demi Tuhan Tzuyu tau siapa pemilik suara tersebut. Tzuyu menolehkan wajahnya dan mendapati bahwa perkiraannya ternyata benar. Suara itu adalah milik Jeon Jungkook.
Kemudian si pemilik suara tersenyum pada Tzuyu. "Annyeong, Chou Tzuyu!" sapa Jungkook ramah.
KAMU SEDANG MEMBACA
IS THIS LOVE? (SELESAI)
FanfictionJeon Jungkook tidak menyukai Chou Tzuyu. Ralat, mungkin ia membenci gadis itu. Gadis itu terlalu ceroboh. Ia pikun dan sering mengacaukan segalanya. Mereka berada di kelas dan organisasi yang sama. Sebisa mungkin Jungkook menghindari si biang masala...
