PART 9

517 115 49
                                        

Jungkook dibuat berteriak kesakitan karena ulah Tzuyu tersebut. "Shibbal, ini sakit sekali." Kemudian ia menggenggam tangan Tzuyu, berusaha untuk melepaskan cengkraman Tzuyu pada rambutnya. "Hentikan idiot!"

Tzuyu semakin menggila mendengar kata idiot yang barusan diucapkan Jungkook. Ia menarik rambut Jungkook lebih kuat. "Minta maaf dulu padaku!"

Akhirnya, Jungkook pun turut balas menjambak rambut Tzuyu.

"Aigoo!! Hentikan kelakuan bodoh kalian!" perintah Sihyuk Ssaem.

Sayangnya, meskipun telah berkoar-koar, Sihyuk Ssaem diabaikan oleh kedua muridnya. Jungkook tetap saja tidak mau mengalah. Sementara Tzuyu sendiri masih setia menjambaki rambut Jungkook. Ia bahkan menjambak rambut Jungkook lebih kuat dari sebelumnya.

***

Alhasil, demi mencegah situasi menjadi lebih kacau, Sihyuk Ssaem pun memutuskan untuk turun tangan. Ia membuka pintu gerbang dengan secepat kilat, berusaha untuk melerai kedua murid gilanya itu.

Namun, begitu pintu gerbang terbuka, Tzuyu dan Jungkook langsung menghentikan aksi saling jambak tersebut. Dua anak manusia itu seketika menjadi sangat kompak. Mereka berlarian bersama memasuki sekolah. Dengan gembira Tzuyu dan Jungkook melakukan hi-five. Berbanding terbalik dengan Sihyuk Ssaem yang kini sedang memasang wajah bingungnya.

Setelah lama terbengong, Sihyuk Ssaem pun akhirnya tersadar. Ia lantas berbalik hanya untuk menyaksikan kedua muridnya yang kini telah menghilang dari pandangan.

Ya, Tzuyu dan Jungkook sudah pergi dari sana.

Kini di sana hanya tertinggal Sihyuk Ssaem sendirian yang sibuk meratapi nasib. Dia membiarkan dua muridnya tersebut karena merasa terlalu lelah untuk mengejar. Sungguh malang dirinya karena memiliki murid sekurang ajar Tzuyu dan Jungkook.

Sihyuk Ssaem menghembuskan nafas lelah, "Dosa apa yang aku lakukan di kehidupan sebelumnya?" gumamnya pilu.

***

Hah, ini masih jam 11 siang.

Tzuyu mendengus kesal begitu mengetahui bahwa masih tersisa setengah jam lagi hingga bel istirahat berbunyi. Tzuyu bosan sekali sekarang. Ia harap waktu berjalan dengan cepat. Tzuyu benar-benar sudah tidak sanggup lagi mendengar ocehan tidak karuan Jinyoung Ssaem. Daritadi guru menyebalkan itu terus saja berusaha menjejali otak polos murid-muridnya dengan salah satu virus paling mematikan di dunia. Tzuyu serasa ingin muntah melihat sajian rumus-rumus matematika di papan tulis. Sungguh, Tzuyu berharap agar siksaan ini segera berakhir.

Merasa tidak sanggup lagi menyaksikan pemandangan di depannya, Tzuyu pun menolehkan kepala ke samping. Dapat Tzuyu lihat bahwa Jungkook yang duduk berjarak dua meja darinya kini sedang memperhatikan papan tulis dengan seksama. Seketika tercentuslah sebuah ide di otak cantik Tzuyu. Tzuyu senyum-senyum sendiri memikirkan idenya itu.

Dalam rangka menjalankan rencana jeniusnya tersebut, Tzuyu pun memanggil Jungkook, "Jeon Jungkook!" panggilnya setengah berbisik.

Merasa tidak ada satupun reaksi yang diperlihatkan Jungkook, Tzuyu pun mengulangi panggilannya. Bahkan kali ini lebih kuat dari sebelumnya. "Ya, Jeon Jungkook!"

Hasilnya masih nihil. Jungkook masih saja mengabaikannya. Namun, jangan berpikir bahwa Tzuyu akan menyerah karenanya. Tzuyu pastikan bahwa apa yang ia rencanakan terlaksana dengan baik.

Tzuyu meniup ujung poninya, membuat helaian rambut yang menutupi keningnya itu menjadi berantakan. "Awas saja kau Jeon Jungkook!" gumamnya kesal.

Segera setelahnya, Tzuyu merobek bagian belakang bukunya. Lalu ia melipatnya dengan cekatan hingga membentuk sebuah pesawat kertas. Selanjutnya, adegan klise layaknya cerita teenfiction yang sering kalian jumpai di wattpad pun terjadi. Tzuyu menerbangkan pesawatnya ke arah Jungkook.

Pesawat itu berhenti tepat di meja Jungkook, membuat teriakan nyaring Tzuyu seketika menggema di ruangan tersebut. "Heol, Jinjja Daebak!"

Tak berselang lama, suara teriakan yang tak kalah nyaringnya pun terdengar. "Sedang apa kau?!"

Di tengah-tengah suara teriakan dengan volume memekakan telinga yang saling bersahut-sahutan tersebut, Jungkook malah tampak kebingungan. "Ini apaan sih?" gumamnya.

 IS THIS LOVE? (SELESAI)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang