16% Kembalinya dari Canada

60 8 2
                                        

Alex melajukan motornya dengan hati senang, ia buru-buru untuk pulang dikarenakan orang tuanya kembali dari Canada. Tujuan Alex sekarang adalah menjemput ayah dan ibunya di Bandara.

Sesampainya di Bandara, Alex langsung menunggu kedatangan mereka. "Kak" panggil seseorang. Lantas Alex langsung menoleh ke asal suara itu.

"Sini," lambai tangan Tiara pada Alex

Tiara tersenyum ke arah Alex. "Kita tunggu mereka di sini," ucap Alex sambil mengusap rambut adiknya.

Tak lama kemudian, munculah seseorang dengan blazer dan jas kitam yang sangat pas mereka kenakan. Senyuman menghiasi wajah seorang wanita tat kala melihat putra dan putrinya berdiri tak jauh di depannya.

Berbeda dengan pria yang terlihat serius menatap wajah putranya, namun menatap sayang ke arah putri bungsunya. Alex dan Tiara tersenyum menyambut kedatangan mereka.

Alex membuka lebar tangannya untuk memeluk sang papa dan disambut hangat oleh pelukan papanya setelah sekian lama memang membuat haru. Papa Alex menepuk punggung putranya bangga.

"Apa kabar Lex?" Tanya seorang wanita, Viona.

"Kabar baik ma, bagaimana kalian di sana?"

"Membosankan," gurau mama Alex

Mereka semua berjala beriringan, "Nanti kita ngobrol di rumah ya Lex."

"Ara! Apa kabar sayang?" Tanya sang mama pada Tiara.

"Aku baik-baik saja ma, kak Alex yang selalu sigap menjagaku,"

"Gadis manis."

***

Alex memerhatikan sang papa dari belakang "pa," Alex berusaha memberanikan diri bertanya pada papanya yang disegani.

"Kenapa?"

"Alex mau papa dan mama tinggal di sini dan gak kembali lagi ke Canada"

"Kamu mau makan batu? Jika aku dan mamamu tidak bekerja, bagaimana masa depan kalian?" Setelah mengucapkan kalimat itu, Bram melanjutkan langkahnya ke lantai atas.

Alex tertunduk, "iya pa."

"sudah Lex, mungkin papa sedang capek, makannya emosinya tinggi."

Seketika itu Alex langsung berhambur kepelukan Viona "Alex rindu kalian,"

"Kami juga rindu,"

"Oh iya Lex, mama denger kamu sering juara di kelas ya? Wah mama bangga padamu,"

"Begitulah ma." ucap Alex.

"Omong-omong kamu sudah punya pacar?"

Alex menggeleng "belum,"

Viona tersenyum hangat "apa pun keputusanmu, lakukan yang terbaik. Oke!"

Viona mengelus rambut Alex dengan penuh kasih sayang. Aku selalu bangga padamu. Batin Viona.

"Viona!"

"Ya sebentar,"

"Lex, mama ke atas dulu ya,"

"Iya ma." Alex menghela napas pelan, ia tersenyum saat menatap punggung mamanya.

Drrrt..drrrt..

Ponsel Alex bergetar, menandakan ada panggilan masuk. Alex menatap malas saat melihat nama si penelepon

"Ya?"

"Lex sekarang jadi kan kerja kelompok di rumah lo?"

"Gue ke rumah lo aja,"

Hai, Kak Alex!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang