Part 36

8 1 0
                                        

Finally, new chapter...bear with me ok? happy reading!!

Joon Hae melempar teleponnya di atas ruang tamu kamar hotelnya, memandang frustasi benda itu dengan rasa marah dan putus asa. Ini sudah 2 jam berlalu dan orang-orangnya bahkan belum bisa memberikan informasi kemana gadis itu sekarang. Joon Hae sudah mulai curiga saat teleponnya mendadak mati, bahkan Galih juga tak tahu dimana keberadaannya. Bodohnya lagi, beberapa orang yang dimintanya untuk menjaga Karina juga kehilangan jejak, sekarang dia seperti kebingungan harus memulai dari mana. tak ada petunjuk sama sekali dan semakin lama dia semakin takut bajingan itu akan melakukan sesutu yang buruk.

Kepalanya hampir meledak membayangkan apa yang mungkin orang jahat itu lakukan, sebuah ketukan kembali memacu jantungnya. tak perlu berpikir panjang, dia segera melesat membukanya. Sebaiknya ini berita bagus.

2 orang pria dengan ekspresi ta terbaca sudah berdiri di depan pintu masuk kamarnya, "Kami sudah menemukan mereka." Kalimat pertama yang didengarnya itu bagaikan guyuran es yang seketika mengguyur kemarahannya. 

"Antar aku kesana." tak lagi mau membuang waktu, Joon Hae tak bisa menahan dirinya untuk segera berlari menyusuri lorong hotel, bahkan saat memasuki elevator, Joon Hae merasa benda itu hanya memperlambatnya. di saat-saat seperti ini dia menyesali pilihan lantai kamarnya sendiri, masa bodoh jika itu adalah presidential suite...harusnya sejak awal dia berada di kamar di lantai yang paling bawah.

Kecepatannya tak melambat saat dia harus menyeberangi lobby yang luas, membuat banyak mata memperhatikannya. apalagi dia tak punya waktu menutupi wajahnya dengan masker atau topi, ya....dia bahkan tak mau memusingkan masalah sepele itu....yang ada di benaknya hanya bagaimana cara dia bisa sampai di tempat Karina secepatnya.

Sebuah mobil hitam telah menunggunya dengan pintu terbuka, tepat setelah pintu kaca hotel terbuka. 

"Jalan, cepat!" Perintahnya segera bahkan saat pintu mobinya belum tertutup. sang pengemudi tampaknya menyadari desakan itu, dengan bunyi deruman keras mobil mulai melesat maju memecah jalanan. Sama sekali tak berniat mengurangi kecepatannya bahkan saat jalanan mulai ramai, kali ini Joon Hae tampaknya telah memilih orang yang tepat. Laki-laki di depannya kini mengendalikan kemudinya dengan baik, dia bahkan tak peduli jika harus mengebut ditengah mobil-mobil yang melaju berhimpitan.

"Berapa menit yang kita butuhkan untuk kesana?" Joon Hae bertanya, memastikan jika dia tak perlu menghabiskan banyak waktu lagi dalam ketakutan.

"Sekitar 15 menit, akan kuusahakan lebih cepat."

"lakukan saja, jika terjadi sesuatu aku yang bertanggung jawab." Dia tak peduli jika nanti ada polisi yang mengejarnya, atau apapun itu. Karina lah yang ada dipikirannya saat ini, dan bagaimana caranya dia bisa menemukannya selamat.

15 menit, tapi jarum jam seakan berjalan begitu lambat. Joon Hae terus bergerak tanpa mempedulikan banyak kendaraan yang mulai protes akan kecepatannya. Tak ada yang tahu jika yang dirasakannya saat ini seperti sedang membawa penumpang sekarat yang harus mengejar waktu untuk diselamatkan.

Semakin jauh, mobil yang membawanya akhirnya sampai disebuah hutan yang gelap, jalanan yang lebar dengan banyak penerangan telah terlewati. suasananya kini terlihat semakin seram dengan banyaknya pohon besar dengan dedaunan rimbun yang semakin menghalangi cahaya malam. Menyadari tempat yang dimasukinya, perasaan Jooh Hae semakin tak tenang. di tempat semenakutkan ini banyak hal buruk yang akan terjadi dan bahkan membuat orang normal pun berpikir abnormal.

Mobil lain yang mengikutinya berhenti tepat dibelakangnya, dia membutuhkan banyak bantuan. Joon Hae harus mengantisipasi seputus asa apa orang yang dihadapinya, seberapa jauh yang akan dilakukannya pada Karina dan seberapa banyak kebencian yang akan dia lampiaskan. Jika sampai terjadi sesuatu...jika dia kehilangan wanita itu.....tidak...Joon Hae berusaha menghapus pikiran itu, tidak akan ada yg terjadi. Joon Hae terus berusaha meyakinkan dirinya.

Emmergency Encountered (Completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang