Tik tok tik tok
Jam menunjukkan pukul 4 dini hari. Vander sudah terjaga. Entah apa masalahnya matanya tak bisa terpejam dari 1 jam yang lalu. Dia terus saja memikirkan Leon. Biasanya jam segini Leon sudah pulang. Tapi sekarang? Kemana dia?
"Ini si Leon kemana sih? Lama banget pulangnya," gumam Vander menggerutu.
Vander berjalan kebelakang rumahnya. Dia duduk di tepi kolam renang rumahnya. Air kolam yang dingin menusuk tulang itu membasahi kakinya. Tapi cowok itu tak peduli. Se menyebalkan apapun Leon, tetap saja dia khawatir. Leon itu sudah menjadi temannya saat ia baru berumur 7 tahun. Bagaimana tidak dia mengkhawatirkan cecunguk satu itu.
"Awas aja kalau lo pulang telat. Gue sita juga PS lo seminggu," gerutu Vander.
Vander merasa dirinya tak sendiri. Dia melihat sekeliling. Tak ada apa-apa. Mungkin hanya perasaannya saja. Sesaat kemudian, tubuhnya menegang. Dia melihat kesamping, dan menemukan sosok yang sedang memperhatikannya dengan tajam.
Vander beranjak. Dia tak mau berurusan dengan hal gaib sekarang. Usahanya pupus, sosok itu sudah menariknya kedalam kolam renang. Mendorongnya sampai ke dasar kolam.
Vander tak bisa bernafas. Lehernya dicekik oleh sosok itu. Dia tak bisa bergerak sekarang. Semua badannya tak bisa digerakkan. Seolah-olah ada batu besar yang menghimpit nya.
Kesadaran Vander mulai hilang. Pandangannya berkabut. Nafasnya sudah hampir habis. Sebelum dia kehabisan nafasnya, seseorang sudah lompat kedalam kolam. Menariknya hingga kepermukaan. Vander berusaha mengatur nafasnya yang tersengal-sengal. Perlahan lahan kesadarannya mulai redup, lalu ia memejamkan matanya.
"Van bangun! Van! Vander! Lo kenapa bisa jatoh ke kolam?!" tanya Julio cemas. Saat ia mendengar ada suara sesuatu jatuh kekolam, dia langsung menuju kesana. Dan dugaannya benar. Yang jatuh itu Vander.
"Van! Aaaih! Bangun woi! Lo nggak mau bangun gue buang ke kali Ciliwung nih!" ancam Julio. Ini memang efek karena cemas atau apa? Orang lagi pingsan dibuang ke kali Ciliwung. Dasar Julio.
"Ya Alloh! Perguso!! Gue tampar nih." Nggak mempan Jul, orang si Vander aja lagi pingsan ngapain Lo tampar.
"Kampret! Aah bodoh! Gue bawa kedalam aja."
Julio membopong tubuh Vander dengan susah payah. Vander itu kelewat tinggi. Dan juga badannya yang tak layak disebut sebagai anak SMA itu menyusahkan Julio untuk membopongnya. Dengan berjalan sempoyongan Julio menuju kedalam rumah. Didalam rumah sudah ada Ayah, Bunda, dan juga Emily yang sudah menantinya.
Julio mendudukkan Vander diatas sofa. Dia meregangkan otot-ototnya yang agak sakit.
"Jul, Evan kenapa?" tanya Liana. Setelah mendengar suara sesuatu kecebur di kolam, Liana dan suaminya David ikut terjaga. Begitu juga Emily, gadis satu itu duduk disamping kakaknya dengan muka bantal dan juga boneka beruang kesayangannya.
"Nggak tau Bun, pas Jul bangun Vander nggak ada. Terus ada bunyi kecebur di kolam. Pas dilihat ternyata si Evan." jelas Julio.
"Kenapa Vander bisa kecebur Jul?" David sang ayah pun ikut bertanya.
"Nah itu yah! Jul juga bingung kenapa si Vander bisa kecebur kek gitu,"
David mengangguk. "Emi, ambilin minyak angin buat kakak kamu gih."
"Oke, yah." Emily berjalan menuju nakas lalu mengambil minyak angin untuk kakak kesayangannya itu. Ia duduk disamping Vander lalu mengoleskan minyak angin itu di dahi kakaknya.
Vander perlahan mulai membuka matanya. Pandangannya tertuju pada Julio. Cowok itu sudah memasang ancang-ancang untuk menghujat nya dengan ribuan pertanyaan.
KAMU SEDANG MEMBACA
REGALDIN [COMPLETED]
Misteri / ThrillerIni tentang Regaldin Redly Andersson. Dengan semua ke khilafan dan juga umpatan di setiap harinya. Kadang dia bisa menjadi dingin, kadang juga bisa menjadi orang bego. Tampang sangar tapi ganteng itu membuatnya menjadi kembaran Jack the Ripper versi...
![REGALDIN [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/215770180-64-k502758.jpg)