AREA PENUH DARAH! MOHON DI SKIP KALAU TAK NYAMAN!!️⚠️⚠️
Vander dan Emily berhasil masuk tanpa ketahuan kedua orang itu. Vander sudah menyiapkan rencana ini matang-matang sehingga persentase kegagalan hanya 1%. Vander memang jenius. Lebih jenius daripada Angga malahan.
Vander memberi kode pada Emily untuk mengecek kamar anaknya Arjuna, sedangkan dia sendiri pergi ke kamar targetnya itu. Vander berjalan dengan bar-bar, tak seperti perampok yang mengendap-endap. Bodo amat, ntar itu orang juga hilang ingatan. Pikirannya.
Vander membuka pintu kamar Arjuna. Keberuntungan, karena Arjuna tidak bangun saat pintu nya terbuka. Vander berjalan kesamping kanan tempat Arjuna tidur. Dia menyeringai puas melihat incarannya kali ini. Vander membekap pria itu dengan sapu tangan yang sudah diberi obat tidur. Untuk memastikan, Vander menyayat sedikit pipi Arjuna. Oke, dia sudah benar-benar terpengaruh. Saat nya membawa pria itu keluar. Evaaan:/
Vander membopong Arjuna seperti mengangkat karung beras. Dia berdiri di pintu belakang untuk menunggu Emily. Tak berselang lama, Emily sudah datang dengan wajah berseri-seri. Sepertinya gadis itu mendapatkan mainan baru.
Tak mau membuang waktu, Vander mengajak Emily untuk keluar. Di pintu keluar, sudah ada Dopleganger Arjuna. Dopleganger atau bisa dikatakan orang yang mirip sekali dengan kita. Mirip, tapi beda orang. Dilansir dari salah satu situs web, kita memiliki 7 kembaran di dunia ini. Terpencar di berbagai negara.
"Jalan kan tugas mu." titah Vander pada orang itu.
"Berapa lama?" Orang itu bertanya pada Vander. Ia menjawab, "Sekitar 2 sampai 3 bulan ke depan. Soal bayaran kau tak perlu khawatir."
Vander dan Emily meninggalkan orang itu. Mereka mengendap-endap kembali ketempat Regal dan yang lainnya menunggu. Merayap di semak-semak supaya tidak ketahuan. Vander tersenyum miring melihat dua orang itu tak curiga sedikitpun.
Sesampainya disana, Vander melempar Arjuna kedalam mobil yang dikendarai Agatha. Cowok itu memberika kode untuk pergi dulu bersama yang lainnya. Agatha mengangguk, lalu dia pergi menuju tempat introgasi yang sudah disediakan oleh Vander.
Kini hanya tinggal Vander dan Emily. Dua kakak beradik itu tampak menyeringai melihat santapan besar di mata mereka.
Vander mengarahkan motornya ke depan rumah Arjuna, lalu melakukan gelagat yang aneh. Seperti menyayat tangannya sendiri lalu meminum darahnya, dan bertingkah seperti orang pembunuh yang mengincar mangsa nya. Emily juga, gadis itu berjalan berputar-putar di depan pagar rumah Arjuna dengan tatapan yang aneh. Seperti mendapat sinyal bahaya, dua orang itu langsung mengambil motornya lalu mengejar Emily dan Vander.
Vander langsung menancap gas, begitu juga Emily. Mereka berdua membawa mangsanya itu ke sebuah gubuk tua di ujung jalan. Sepi, gelap, dan sunyi. Sangat cocok untuk membunuh orang disana.
Vander menghentikan motornya di depan gubuk itu. Dia dan Emily serempak melihat kebelakang. Ternyata dua orang itu hendak pergi.
"Hei! Mau kemana kalian? Ayo kita senang-senang dulu," kata Vander.
"Yaa! Aku juga bakalan ikut main kok!" tambah Emily sambil tersenyum manis.
Seakan tuli, mereka tak memperdulikan Vander dan Emily. Sudah ketakutan dua orang itu melihat gelagat aneh Vander dan Emily. Belum sempat mereka pergi, Vander sudah melayangkan pisau lipatnya ke bahu salah seorang dari dua orang itu. Alhasil orang itu meringis menahan sakit.
"Lets play the game!" Vander berlari kearah pria yang tadi terkena tusukan darinya. Dia memegang pisau itu, lalu melanjutkan tusukan itu sampai pinggang si pria. Teriakkan menggema di sekitar sana, tapi Vander tak peduli.
KAMU SEDANG MEMBACA
REGALDIN [COMPLETED]
Mystery / ThrillerIni tentang Regaldin Redly Andersson. Dengan semua ke khilafan dan juga umpatan di setiap harinya. Kadang dia bisa menjadi dingin, kadang juga bisa menjadi orang bego. Tampang sangar tapi ganteng itu membuatnya menjadi kembaran Jack the Ripper versi...
![REGALDIN [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/215770180-64-k502758.jpg)