Bab 16 - Todo Royki Cemburu, Nih :(

3.3K 243 34
                                        

PERINGATAN! Ini bukan soal Bang Todo Royki, tolong jangan salpok
~~~~~~~~~~~~~~~~

"... A-Amajiki-senpai!?" ucap Momo kaget saat melihat sosok Tamaki yang turun dari mobil bersama denganku, gadis itu lalu terdiam dan perlahan paham. "... ah... aku paham... aku paham... aah, ada ship baru, yaah..."

"Onee-sama, maaf mendadak membawa gurita cakep satu ini pulang ke kediaman Yaoyorozu," ucapku pelan sambil membungkuk sedikit. "... tapi tadi Tamaki-kun bilang bahwa dia suka padaku dan ingin mengajakku kencan—"

"HUUAAAAAHHHH!!" Tamaki langsung saja teriak pake toa yang ada di depan parkiran, tukang parkir di kediaman Yaoyorozu emang kayaknya gabisa klo cuman pake peluit, makanya dia simpan toa—eh toanya malah dibiarin berceceran mentang-mentang harganya cuman sejuta-_-. "I-I-I-Ini! Maafkan aku! Aku gak bisa melakukannya! Aku payah, maafkan aku! Mafkan aku karena gak bisa menahannya! T-T-Tapi... kalau kau mengatakan bahwa saat ini kita sedang k-kencan, aku..."

Tamaki menunduk dalam-dalam dan menggunakan lengannya untuk menutupi wajah, perlahan lelaki itu pun berbisik dengan wajah memerah.

"... rasanya... agak memalukaan..."

"Tapi kita memang kencan, kan?" ucapku bingung, kemudian melihat tangan Tamaki yang dipake buat menutupi wajahnya dan perlahan meraih tangan lelaki itu. "... tenang saja, kau gak perlu tegang begitu, Tamaki-kun."

"AHD2!^(@6^$^hikq{{:*%tfy$#@%!!!!"

"U-Uh, (Name)... kayaknya Amajiki-senpai sistemnya rusak karena kau pegang tangan... deh..." ucap Momo khawatir kalau-kalau nanti ambulans dibutuhkan, tapi kemudian gadis yang merupakan kakakku itu tersenyum lembut. "Tapi... aku senang kau membawa teman ke rumah. Sejak kau masuk ke Yuuei, kau juga jadi lebih terbuka lagi... aku sangat senang melihatnya! Aku senang kau bisa jadi seperti sekarang ini, (Name)!"

Perlahan aku tersenyum pada Momo dan mengangguk, "Aku juga senang selama Onee-sama bisa senang."

"Nah! Kalian lanjutkan saja kencan kalian, aku akan ke dalam dan menyiapkan kamarmu!"

"T-Tidak perlu, Onee-sama—"

"Jangan menolak, kalian nikmati saja kencan kalian di parkiran ini. Luasnya sama kayak taman bermain, kok! Akan kusiapkan kamarmu kalau nanti kalian mau ada kegiatan setelah kencan di sana! Sampai nanti!"

"A-Apa maksud perkataan ambigumu itu, Onee-sama!?" seruku, tapi Momo sudah keburu nigerundayo duluan. "... aah, tapi karena itu yang Onee-sama katakan, baiklah. Tamaki-kun, gak apa kalau kita kencannya di parkiran yang sekukuran taman bermain ini, kan?"

"Awalnya kupikir ini showroom mobil terbesar di Jepang itu, gataunya cuman parkiran kediaman Yaoyorozu..." gumam Tamaki pelan. "... tapi... dilihat dari sisi manapun, Yaoyorou-kun itu... benar-benar indah. Dari terangnya dia, sikapnya, dan parasnya... dia sangat-sangat indah..."

Aku menoleh pada Tamaki dan menatap lelaki itu dingin, "Oi, apa—"

"Tidak heran adiknya bahkan lebih indah lagi..." potong Tamaki sambil meremas tanganku lembut dan menatapku dengan wajahnya yang memerah. "... kau benar-benar sama indahnya dengan bulan... (Name)-kun..."

...

"Dan aku benar-benar menyukainya..."

***

"Uuh... (Name), apakah kau mesti terus... menggenggam tanganku?" tanya Tamaki dengan bergetar saat dia dan sang lelaki berambut hitam berjalan beriringan di salah satu tempat wisata yang klo namanya ditulisin nanti kopirek 😊. "... b-bukannya aku gak suka... tapi... jantungku jadi gak karuan hanya dengan melihat sosokmu saja... d-dan kau menyentuh begini... rasanya aku bisa mati..."

Dear Fujo/FudanshiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang