Coretan Seohyun

355 41 29
                                        



Kita dipertemukan oleh waktu dan keadaan tanpa berbelit-belit. Di sore dan tempat yang sama kita mulai mengenal lalu menjadi sahabat kemudian menikah. Tanpa cinta, tidak lewat perkenalan karena ketertarikan, dan tak ada pula pernyataan. Hanya dua wanita yang pernah jatuh akan cinta dan dipersatukan.

Saat janji terucap, di sanalah hidupku telah sepenuhnya milikmu. Senyumku hanya boleh ditatap pertama kali olehmu, air mata pun hanya jemarimu yang boleh mengusapnya, dan seluruh jiwa-raga kusisipkan lewat doa agar menyatu di napasmu.

Pena Seohyun tergeletak puas menorehkan isi hati. Diamenatap pintu kamar mandi dari pantulan cermin, Yoona masih di sana bercumbupada guyuran air. Sebelum istrinya menarik papan pintu dia menyimpan bukuharian ke dalam laci dan keluar kamar.

*

*

*

hampir setiap bab nantinya akan diselipi bab curahan begini baik dari Seohyun, Yoona, Chung Ah, atau Irene. jangan protes ya! 

Sore Itu Lonceng BerbunyiStories to obsess over. Discover now