jangan lupa:
1).komen
2).vote
3).follow
Typo pasti ada:)
Happy reading semuanya..
______
Sengaja pagi ini reynal tidak kekantor nya. Beberapa jadwal meeting dia cancel. Entahlah perasaanya begitu tidak enak kepada Safira.
Tepat pukul 09:00 reynal datang ke rumah Safira untuk menemui nya.
Tok tok tok
Tek selang beberapa menit pintu itupun terbuka dan menampilkan bik Ida yang tengah membawa kemoceng dan lap di pundaknya.
"Assalamualaikum bik."
"Waalaikumsalam den, Mari masuk." Reynal mengangguk dan memasuki rumah itu dan disusul bik Ida dari belakang. Reynal langsung mendaratkan bokongnya di sofa itu.
Melihat Bram berada di taman belakang, Reynal berinisiatif untuk mengikuti Bram yang tengah membaca koran dan ditemani secangkir kopi.
"Assalamualaikum om." Ucap reynal dengan Salim ke Bram.
"Eh, reynal. waalaikumsalam. duduk-duduk." Reynal mengangguk dan langsung duduk disamping Bram.
"Om, Safira ada dirumah?"
"Sebenarnya dari kemarin pagi Safira gak kelihatan dan kamarnya tertutup terus, Tapi mungkin Safira butuh istirahat."
"Tapi om dari kemarin Safira tidak bisa dihubungi dan perasaan saya jadi gak enak om."
"Yaudah kalau gitu ayo kita lihat."
Mereka pun berjalan menuju kamar Safira, Melihatkan bik Ida yang sedang berdiri didepan pintu dengan membawa makanan.
"Kenapa bik?" Tanya Bram
"Dari tadi pintunya sudah saya ketuk tapi tidak sahutan dari dalam, Sejak kemarin belum keluar dan belum makan."
Reynal berjalan dan mendekat ke arah pintu dan mengetuk pintu itu beberapa kali tetapi juga tidak ada sahutan.
"Om, Reynal minta izin mau mendobrak pintu ini boleh?"
"Boleh, Om juga ngerasa gak enak gini ya."
Reynal melangkahkan kakinya mundur untuk mengambil ancang-ancang dan aba-aba dari dalam hati. Dan mendobrak pintu itu dan menghasilkan suara yang keras.
Brakkk
Mereka memasuki kamar Safira. pertama yang mereka lihat kosong tidak ada Safira didalamnya. mengedarkan pendangannya untuk mencari tetapi tidak ketemu.
"Pak, Saya menemukan surat."
"Dimana bik?"
"Diatas nakas."
"Coba saya lihat." Ucap Bram, Dan bik Ida menyodorkan surat kecil itu.
Dear all
Mungkin ini yang terbaik buat kalian semua, termasuk kak alfira. Aku gak tahu harus bagaimana, dan mungkin dengan cara ini kak Alfi bisa bahagia tanpa aku dirumah.
Dan semoga pak Rey juga mau sama kak Alfi.
Ayah, dan semuanya, Safira gak papa kok, gak usah khawatir. Safira baik-baik saja disini.
Safira sayang sama kalian ..i love you❤️
Safira:)
"Jadi Safira kabur?" Tanya reynal. Bram mengangguk dan memegang dadanya yang terasa sesak membuat reynal dan bik Ida panik. Segera bik Ida mengambil air putih dan reynal menenangkan Bram.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Husband CEO [END]
Teen Fiction𝐅𝐨𝐥𝐥𝐨𝐰 𝐬𝐞𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐜𝐚 BELUM REVISI _____ Pertemuan yang mungkin sangat tidak enak untuk di ingat-ingat bahkan mungkin harus dilupakan secara paksa. Pertemuan Safira Aditama Kyle dengan reynal arsen Wijaya sangat tidak mengenakka...
![My Husband CEO [END]](https://img.wattpad.com/cover/251925659-64-k699713.jpg)