33//ammar comeback

1.6K 52 0
                                        

jangan lupa:
1).komen
2).vote
3).follow

Typo pasti ada:)

Happy reading semuanya..

______

Reynal dibuat bingung oleh Safira, bagaimana tidak dari kemarin dirinya belum mandi dan sekarang dirinya juga gak mau mandi, persis orang gila dengan rambut acak-acakan. wajah yang tidak segar.

Reynal menelfon jeni agar dirinya bisa menemani ataupun membujuk supaya Safira bisa main dan mandi.

Dua keluarga yang dulunya bersahabat itupun memutuskan untuk bermain truth or dare. Beruntung Safira tidak menolak tetapi tidak bersemangat untuk bermain.

Remot tv yang dijadikan petunjuk untuk Mereka yang mendapatkan hukuman.

Jeni memutarkan remot tv dan berhenti ke arah Safira.

"Truth or dare?" Tanya jeni.

"Dare aja lah, gak seru kalau truth." Ucap Reynal.

"Ya udah dare aja." Jawab Safira.

"Em...apa ya?" Tanya jeni pada diri sendiri. "Mandi."

"Hah!"

"Iya, tantangannya Lo harus mandi."

"Sekarang?"

"Yups."

Safira mengehela nafasnya Panjang dengan pasrah dirinya beranjak dan masuk kamar mandi.

"Pinter banget Lo " Ucap Reynal ke jeni.

"Iya, istri gue." Sombong jodan

Reynal memutar mata bolanya malas.

"Habis ini kalau bisa disuruh makan aja."

"Tinggal liat aja nanti."

"Iya, gak bisa sepenuhnya begitu, yang metar remotnya kan gantian."

"Terserah deh mau gimana, yang penting Safira makan...gimana biar Safira gak gitu."

"Gue ada ide." Ucap jodan bersemangat

"Apaan."

"Lo bikin lagi aja."

"Bikin apaan?"

"Bikin anak lah."

"Eh mujidin, Lo pikir bikin anak gampang apa hah! se enak pantat Lo kalau ngomong."

"Tau nih." Bela jeni.

"Pikiran Lo mesum sih."

"Iya lah, masih waras gue."

"Lo pikir gue gak waras?"

"Dikit." Gumam jodan yang masih bisa didengar reynal.

"Apa Lo bilang?"

"Bercanda Rey."

"Gue tampol Lo!"

"Sok-sok tampol!"

"Nantangin Lo?" Reynal mendekat ke arah jodan dengan wajah menyeringai. Membuat jodan meneguk salivyanya susah payah.

"AMPUN-AMPUN WOY!"

"Payah Lo!"

"Males gue."

"Najis!"

"Ada apa sih kok ribut-ribut." Ucap Safira dari arah belakang dengan wajahnya yang sudah fress dengan baju tanpa bahu dipasangkan dengan celana diatas lutut berwarna hazelnut.

"Gini kan cantik istri aku." Ucap Reynal dengan memeluk pinggang Safira dari samping setelah Safira duduk di sampingnya.

"Kita sambung permainan nya."

My Husband CEO [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang