jangan lupa:
1).komen
2).vote
3).follow
Typo pasti ada:)
Happy reading semuanya..
______
Pagi-pagi sekali Bram, Faro, dan Alfi sudah diruang rawat safira. Dengan membawa makanan untuk safira tetapi mereka juga ikutan makan, Hadeh!.
Hari demi hari kondisi kesehatan Safira mulai membaik dan Safira juga sudah bisa diajak berkomunikasi dengan baik.
"Sayang, Ayah ke kantor dulu ya, Safira baik-baik saja."
"Iya yah." Lirih Safira.
Cupp
Bram mencium puncak kepala Safira dan berlalu meninggalkan mereka bertiga.
"Dek makan ya terus minum obat."
"Gak, Gak enak bang."ucap Safira dengan menampilkan wajah sedih. Faro yang melihat itupun menghela nafas panjang kalau sudah begini dia jadi tidak ingin menolak. Tapi kalau Safira tidak makan akan lebih parah lagi. Faro segera menepis wajah Safira yang imut itu.
"Makan dikit aja."
"Gak."
"Ayolah adek sayang, makan dikit aja."
"Gak mau, Hambar."
"Yakan kalau sakit emang gitu makanan semua gak enak."
"Tapi yang enak ada kok kak." Ucap Alfi.
"Apa?"
"Tadinya sih mau dikasih ke Safira kalau mau makan. Eh tapi gak mau makan ya gak jadi, Aku makan sendiri aja."
"Apa?" Tanya Safira kepo.
"Makan dulu tapi."
"Iihh. Apa dulu, Aku bilang ke ayah nih."
"Eh-eh jangan dong. Dasar!"
"Terus apa?"
"Emmmm.....tadaaaa." Ucap Alfi dengan menunjukkan permen lollipop yang lumayan besar. Dan itu membuat mata Safira berbunga-bunga.
"Mau." rengek Safira.
"Makan dulu tapi" Ucap alfi. Safira menunjuk dagunya dengan jari telunjuknya dan menunjukan raut wajah yang berfikir.
"Dikit tapi ya."
"Gak papa, Terus minum obat" Ucap Faro, Safira mengangguk.
"Terus kamu nanti ada jadwal belajar berjalan ya." ucap Alfi.
"Iya."
Faro menyuapi adiknya itu dengan sangat telaten, Setelah beberapa saat kemudian Faro mengambil obat dan membantu Safira untuk meminumnya.
"Mana permennya." tagih Safira
"Ini kan ada tiga satunya buat aku ya."
"Gak mau."
"Ih.pelit banget sama kakak nya sendiri."
"Bang." Rengek Safira kepada Faro.
"Udah gak usah jail sama adiknya." Ucap Faro membuat Safira tersenyum senang.
"Mana." Dan Alfi menyodorkan kan lollipop itu. Segera Safira membukanya dan langsung menjulurkan lidahnya dan menjilati lollipop itu.
"Manis dek?"
"Manis bang kaya aku."
"Idih." Jijik Alfi.
"Bosen tau di sini terus, Pengen pulang."
KAMU SEDANG MEMBACA
My Husband CEO [END]
Novela Juvenil𝐅𝐨𝐥𝐥𝐨𝐰 𝐬𝐞𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐜𝐚 BELUM REVISI _____ Pertemuan yang mungkin sangat tidak enak untuk di ingat-ingat bahkan mungkin harus dilupakan secara paksa. Pertemuan Safira Aditama Kyle dengan reynal arsen Wijaya sangat tidak mengenakka...
![My Husband CEO [END]](https://img.wattpad.com/cover/251925659-64-k699713.jpg)