jangan lupa:
1).komen
2).vote
3).follow
Typo pasti ada:)
Happy reading semuanya..
______
Saat ini keluarga Aditama dan keluarga Wijaya sedang berada di restoran dan makan siang bersama. Reynal sudah keluar dari rumah sakit sejak tiga hari yang lalu.
Semuanya sudah datang dan duduk di kursi yang sudah disediakan. Safira duduk disebelah kanan ayahnya yang baru datang karena ada urusan sebentar membuatnya datang terlambat.
"Kok ada Lo sih." Kesal Alfi yang datang dari kamar mandi.
"Yakan Safira termasuk keluarga kita sayang, Dia adik kamu loh" Ucap Bram.
"Tau ah." Kesal Alfi dan berlari ringan. Safira menyusul Alfi yang keluar dari restoran itu.
"Kak..." Panggil Safira dengan mengenal tangan Alfi.
"Apaan sih. Gak usah pegang-pegang."
"Aku minta maaf ya kak, Aku gak tahu, Beneran kak hiks. Safira sayang sama kakak."
"Gue benci sama Lo!" Ucap Alfi dan langsung pergi.
"Kak hiks." Panggil Safira dan berlari mengejar kakak nya itu.
"KAKAK." Teriak Safira saat melihat Alfi tidak melihat jalan dan ada sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Brakk
Terjadilah suara yang begitu besar sehingga membuat seseorang yang ada disekitarnya melihat kejadian itu.
Tubuh Safira terpental sejauh 5 meter karena ketabrak mobil tersebut hingga kepalnya membentur pembatas jalan dengan kencang. Jalankan seketika macet karena banyak orang yang menghampiri Safira.
Alfi menangis sejadi jadinya melihat Safira yang sudah tergeletak di aspal dengan darah yang keluar dengan begitu banyaknya.
"Safira hiks."
Hati Alfi merasa sakit sekali, Melihat keadaan safira sekarang, Seharusnya dia berada diposisi itu bukan adiknya. Dia sangat menyalahkan dirinya.kenapa Lo nolongin gue dek, Kenapa?padahal gue udah jahat sama Lo. Safira membuka matanya yang berat dan kabur, kepalanya sangat pusing dan badannya sakit serta tak bisa dia gerakkan. Matanya melihat kakaknya yang terisak dan banyak orang yang mengerumuninya.
"Kak." Lirih Safira.
"dek, Kamu harus kuat ya hiks.. Maafin kakak yang buat kamu jadi gini."
"Bilangin sama ayah, Sama Abang Faro, Safira minta maaf sesalu bikin nyusahin mereka, Termasuk nyusahin kakak." Ucap Safira lirih dengan kata yang berkaca-kaca, Merasa dunianya sebentar lagi akan berhenti. "Jangan ngomong gitu hiks....Kamu adek aku yang kuat. Kakak sayang sayang sama kamu. Tunggu sebentar lagi ambulan datang dan membawa kamu kerumah sakit. Kamu yang kuat ya." Ucap Alfi yang tidak bisa memberhentikan tangisannya.
Safira tersenyum tipis.
"Safira kangen sama mama kak." Ucap Safira dengan meneteskan air matanya.
"kamu gak kasian lihat ayah, Abang, Kakak juga nanti kakak merasa kehilangan dong, Kakak sayang sama Safira."
Wiu Wiu Wiu
Suara ambulan yang terdengar dan petugas itupun langsung mengangkat tubuh Safira kedalam. Alfi juga menemani Safira yang sudah terbaring lemah.
Troli brankas bergerak dengan cepat, Dengan Safira berada diatasnya, Suster mendorong brankas Safira dengan cepat dan membawa ke ICU . Alfi berlari mengikuti Safira, Alfi terus menerus menangis, Hingga sampai didepan ICU Safira langsung diberi tindakan oleh dokter dan Alfi menunggunya diluar.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Husband CEO [END]
Dla nastolatków𝐅𝐨𝐥𝐥𝐨𝐰 𝐬𝐞𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐜𝐚 BELUM REVISI _____ Pertemuan yang mungkin sangat tidak enak untuk di ingat-ingat bahkan mungkin harus dilupakan secara paksa. Pertemuan Safira Aditama Kyle dengan reynal arsen Wijaya sangat tidak mengenakka...
![My Husband CEO [END]](https://img.wattpad.com/cover/251925659-64-k699713.jpg)