jangan lupa:
1).komen
2).vote
3).follow
Typo pasti ada:)
Happy reading semuanya..
______
Saat ini Safira dan reynal berada di lokasi pemotretan Safira, seperti janji reynal kemarin dirinya akan menemani istrinya.
Melihat istrinya yang begitu lihai untuk berpose. dengan sesekali harus diintruksikan dari sang fotografer kalau tidak sang fotografer itu akan mendekat dan mengarahkan harus bagaimana, tak tanggung-tanggung dirinya juga memegang-megang Safira agar perpose yang lebih bagus lagi dan itu semua tak luput dari pengelihatan reynal.
Rahang reynal mengeras, dirinya marah ketika seseorang berani-berani menyentuh istrinya, Tapi dirinya tahu mungkin memang kali model itu harus seperti itu, mungkin juga kalau itu konsekuensinya.
Menatap fotografer yang tak lain dan yang tak bukan adalah yusfi. sorotan tajam dari reynal.
Safira juga sendari tadi tidak fokus, dirinya masih merasakan canggung dengan yusfi.
Safira juga bisa melihat kalau sendari tadi reynal melihat Safira dan juga yusfi dengan pandangan yang begitu menyeramkan seakan-akan dirinya ingin menerkam mangsanya.
Tetapi reynal akan mencoba biasa saja, mungkin lain hari kalau masih sama dirinya akan bertindak.
"Kamu Lala asistennya Safira?" Tanya reynal.
"Iya pak."
"Owh..dulu temannya juga kan."
"Iya."
Akhirnya pemotretan pun selesai. Safira memilih untuk mengganti bajunya terlebih dahulu, setelah itu menghampiri reynal dan juga lala.
"Udah?" Tanya reynal.
"Udah kok."
"Fir gue pulang duluan ya."
"Oh, iya makasih ya."
"Iya." Jawab Lala dan langsung berlalu pergi mencari taksi.
"Ayo."
"Kamana?" Tanya reynal.
"Pulang lah."
Reynal bangkit dari duduknya dan menggandeng tangan Safira dan menuju mobil.
"Lhoh kita ngapain kesini?"
Memang mobil reynal tidak berhenti dirumah tetapi didepan rumah makan.
"Kemarin kan kamu mau batagor."
"Makasih."
Memakan makanan dengan lahapnya dengan sesekali menyuapi satu sama lain membuat para pengunjung lainnya menatap kagum dan ada yang iri. pasangan remaja yang begitu romantis. Remaja?.
Apakah mereka masih dibilang remaja?.
////\\\\
Sedangkan ditempat lain Alfi dengan Bobby tengah asik menonton film di bioskop, itu semua permintaan Alfi yang dituruti Bobby.
Dari hari ke hari keduanya semakin romantis saja tetapi hubungan mereka tetap teman. awalnya Bobby sudah mengutarakan perasaannya tetapi Alfi jujur saja belum bisa membuka hati untuk Bobby, Tapi dirinya akan berusaha untuk membuka perasaan untuk Bobby yang sudah memeperlakukannya seperti pasangannya,dengan perilaku nya yang romantis dan juga membuat Alfi perlahan-lahan akan mencintai Bobby.
Bobby senang akan Alfi yang akan berusaha untuk membuka perasaan untuk nya. terkadang Alfi kalau sama Bobby suka malu-malu gitu kalau lagi digombalin atau perilaku nya yang manis ke Alfi.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Husband CEO [END]
Fiksi Remaja𝐅𝐨𝐥𝐥𝐨𝐰 𝐬𝐞𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐜𝐚 BELUM REVISI _____ Pertemuan yang mungkin sangat tidak enak untuk di ingat-ingat bahkan mungkin harus dilupakan secara paksa. Pertemuan Safira Aditama Kyle dengan reynal arsen Wijaya sangat tidak mengenakka...
![My Husband CEO [END]](https://img.wattpad.com/cover/251925659-64-k699713.jpg)