16. Not ur priority

34K 2K 193
                                        

halooo! balik lagi sama Sekala Kyra!🐯👑🔫
belum ada yang bosen kan?
please leave a vote if you like this part!oke??⭐🍦🌈
okeeyy here we gooo!😈💩🍭

Lo fikir lo bisa ngendaliin hidup seseorang? Lo fikir lo bisa nyetir hidup orang kaya apa yang lo mau? Punya pangkat apa lo di dunia ini?
-BATARA from story SEKALA.

SEKALA memasuki rumah nya setelah selesai dengan segala urusan nya di luar sana. Termasuk mengantar Kyra pulang tanpa mengobati kening nya yang memar dan meminta maaf terlebih dahulu kepada gadis itu. Karena bagi Kyra itu semua mustahil. Sekala akan tetap Sekala. Dengan segala aturan dan kekuasaan yang cowok itu miliki.

Bagi Kyra mencintai Sekala itu seperti menyukai bunga mawar. Semakin ia menyukai nya semakin banyak duri yang harus ia tanggung. Mencintai Sekala adalah hal indah yang menyakitkan. Yang sayang nya memiliki candu tersendiri bagi Kyra hingga sulit untuk ia hentikan. Berkali kali ingin menyerah,berkali kali ingin berhenti. Nyatanya ia harus kembali lagi kepada sosok Sekala. Sekala adalah rumah yang sebenar nya dari segala tempat Kyra bersinggah. Ia adalah labuhan dari segala tujuan Kyra yang tak pasti.

Jadi bisa kalian bayangkan sebagaimana berharga nya Sekala di dalam hidup Kyra?

"Dari mana saja kamu?"

Nada berat dengan aura dingin yang sangat menonjol itu menghentikan langkah kaki Sekala yang melewati ruang keluarga. Tanpa menoleh ia tahu siapa pemilik suara itu. Satria, ayah nya.

Sedikit heran melihat ayah nya bersantai di ruang keluarga pada pukul delapan malam, biasa nya ia akan sibuk bergulat dengan segala pekerjaan nya.

Sekala menghampiri nya. Duduk berselang tiga jengkal dari posisi ayah nya yang duduk di sofa panjang.

"Basecamp" jawab Sekala. Ia tidak berbohong, karena setelah mengantar Kyra pulang ia memutuskan untuk mampir sebentar ke basecamp.

"Kamu masih mau jadiin Kyra alat balas dendam kamu Sekala?"

Satria bertanya dengan tenang. Pandangan pria dewasa itu berfokus pada layar televisi di depan nya. Sekala menatap ayah nya. Tidak menjawab dan memilih bungkam. Seolah tau jawaban yang ada di fikiran Sekala, Satria menatap nya serius.

"Kyra gak bersalah kalau itu yang masih menghantui fikiran kamu" tutur Satria.

"Tapi darah bajingan itu juga mengalir di dalam tubuh Kyra, mereka sedarah dan sedaging" balas Sekala.

"Kyra yang kamu kenal dan Kyra yang dia kenal berbeda Sekala"

"Mau sekuat apapun ayah menampik fakta, nyata nya Kyra benar benar terlihat gak bersalah dan terbebani"

"Itu karena dia gak tahu apa apa Sekala!" sentak Satria. Menatap tajam kearah Sekala yang tampak keras kepala dan tak mengindahkan perkataan nya.

Sekala tersenyum sinis. "Gak tahu apa apa atau pura pura gak tahu?"

"Kyra bahkan sampai sekarang gak tahu penyebab pasti dia mati karena Naka memilih menutupi semua fakta itu dari Kyra! Kamu jangan sampai salah faham dan terkecoh sama berita yang beredar!" ujar Satria tajam.

SEKALATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang