4.Ngadi-Ngadi

2.9K 475 138
                                        

Olaaa Guys

Jangan Lupa tandain typo yah

***

Alice dan (Namakamu) tengah menyediakan makan malam di dapur tanpa sang suami tentunya.

"Bang Ilham lagi maen game yah?" tanya (Namakamu). Alice yang tengah mengaduk sup menganggukkan kepalanya.

"Abis shalat magrib langsung main game dia,abis isya baru deh tuh makan trus inget gue"jawab Alice dengan malas.

"hahaha,masih kayak gitu ternyata"

"Gak berubah dia Shyll,tapi nggak papa deh yang penting enggak kepincut janda"kekeh Alice

"Dasar luu.Amit-amit Al"

"Kalo Ale? Dia kemana?"tanya Alice

"Biasanya abis magriban kalo nggak sibuk,ya ngaji dulu dia.Kalau  sibuk palingan malam jumat  ngajinya" jawab (Namakamu)

"Positif yah bund lakinya sekarang" ujar Alice sembari terkekeh

"Aamiin deh yah"

"Tapi bener setiap hari kayak gitu?"

"Alhamdulillah Al"jawab (Namakamu)

"Gilss boleh nggak sih nanti kalau kalian ada anak cowok nikahin sama Aza?"

"Spupu gilaaa mana boleh"

"Hehehe"balas Alice cengengesan

"Si Ale bisa berubah gitu kenapa? Biasanya juga malem-malem minum-minum atau ke club dia"tanya Alice menatap heran (Namakamu)

"Kurang tahu Al,seiring berjalananya waktu"jawab (Namakamu)

"Tapi masih ngerokok yah dia?"tanya Alice lagi

"Udah dikurangin juga alhamdulillah. Sekarang dia ngerokok 1 bungkus bisa  sebulan baru abis"jawab (Namakamu)

"Lu yang maksa tuh?"

"Ya enggaklah Al.Kita tuh enggak boleh memaksa seseorang untuk berubah, dia kalau mau berubah harus dari kemauannya sendiri" jawab (Namakamu)

"Bunda Shylla kok bijak sekalii? Jadi terharuu"

"Idih bunda bunda lo manggilnya"

"Hehehe.Aamiin"

"Yaaaaaaang"

"Tuh Babynya manggil bund"ledek Alice

"Iya maaas"sahut (Namakamu).

Tak lama muncul wajah Iqbaal-tentu aja sama badannya yah moms.  Kan serem kalau wajahnya doang.

"Yaaang ada telfon dari bunda"ujar Iqbaal memberikan ponsel kepada (Namakamu). Dengan sigap (Namakamu) mengambilnya

"Mas tolong lanjutin potongin timunnya"suruh (Namakamu).Iqbaal mengangguk patuh lalu bergantian duduk di tempat (Namakamu) tadi untuk memotong timun. Sementara (Namakamu) sedikit menjauh dari mereka berdua.

"Abis ngapain Le?"tanya Alice melirik Iqbaal yang mulai memotong timunnya tipis tipis

"Shalat isya Al,nggak shalat lu?"tanya Iqbaal balik

"Lagi dapet,hehe"

"Pantesan nginep sini. Nggak jadi honeymoon ternyata hahaha"ledek Iqbaal tertawa

"Sialan lu"maki Alice,tetapi kemudian wanita satu anak itu ikut tertawa.

"Dah mo balik kalian?"tanya Iqbaal

"Belumlah,kan mo honeymoon. Bikinlah sama Shylla, biar ntar lahirnya deketan"jawab Alice. Iqbaal menanggapinya dengan tersenyum

Ale Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang