Hi 👋
Jangan lupa tandain typo :*
***
Tok tok tok
"Shyll, Are you okay?"terdengar suara rendah milik Alice dari luar.
"Masuk aja, Al"balas (Namakamu)
Cklek!
Pintu kamar terbuka perlahan, kemudian Alice membawa perut buncitnya itu ke dalam kamar.
"Jagoan neon tidur?"tanya Alice. Ntah dari mana lagi ia dapat istilah jagoan Neon itu
"Katanya udah beberapa hari tidurnya gak bener"jawab (Namakamu)
"Gak berantem kan tapi?"tanya Alice lagi
"Enggak kok"
"Hiih belaga keras lebih peduliin yang lain. Taunya begitu doang gabisa tidur" ledek Alice
"Jangam berisik, nanti dia bangun."
"Iya deh, iya. Makan dulu Shyll, Ilham sama Cakra abis masak tuh"
"Loh, ada Aa juga ternyata Al?"tanya (Namakamu)
"Iya. Diajak Ilham"
"Lu ngapain sih ngajakin isteri gue keluar? Bukannya lu musuhan sama gue"
"Idihh kok lu bangun?"
"Sayaang, dia bilang dia musuhan sama aku. Gak suka dia sama aku"Adu Iqbaal seperti anak kecil.
"idih aduan banget kek bocah"
"Ayaaang"
"idiih najis banget, Pengen muntah gue dengernya"Alice bergidik, merinding seluruh badan mendengar suara sok manja Iqbaal
"Sirik aja sih"
"Pulang sana lu ke Indo! Ibu lu noh nyariin, kangen anak katanya" Satir Alice
"gak denger, gak denger, wle!"
"Tiati aja Shyll, tiba-tiba pagi-pagi dia ilang lagi. diculik wewe gombel itu, tetiba udah di Indo aja itu"
"Apasih orang itu sayang, julit banget! Heran deh akuu"Malah ngadu lagi, berasa Shylla emaknya, huft.
"Sok sok heran! Awas aja lu beneran tiba-tiba di Indo lagi yah, bener-bener gue cariin si baby bapak baru"ancam Alice dengan wajah serius
"Bisa lo begitu?"
"Bisa! Timbang Shylla kesepian mulu, mendingan ganti suami"
"Nauzubillah minzalik! Yang bener kalau ngomong Al"Protes Iqbaal. Omongan adalah doa, takut aja beneran kejadian.
"Ya makanya lu jadi laki yang bener, monyoong!"
"udahh, jadi adu mulut gini. Bentar dulu yah Al, gue mau keramas dulu bentar baru makan. Kalau gak keburu, gak papa makan duluan aja"ujar (Namakamu) yang mendapat tatapan aneh dari Alice
"Gue gerah abis dari pantai. Tadi mandinya buru-buru"sambung (Namakamu) mengklarifikasi, sebelum muncul pikiran-pikiran abstrak dari Alice
"Sayang bilang aj--"
"Kamu jangan bacot gitu deh, Baal."Sela (Namakamu) memotong ucapan Iqbaal.
"Hahaha mampus"
"ketawa lu"
"Emang lucu, please" merasa diledek begitu, Iqbaalnya manyun.
"Keluar sana lu!"usir Iqbaal
***
"Perasaan dipanggil makannya pas sore, ini kenapa munculnya baru pagi gini?" tanya Ilham ketika (Namakamu) dan Iqbaal baru keluar kamar bersamaan.
