66. #PapaIqbaal

473 45 5
                                        

Hai 👋

mengkaget ternyata masih ada yang baca wkwkwk
lop deh 😬

tandain typo ya seng 😽

***

Kalau kemarin apartemen ini diriwehkan dengan drama nangis-nangis Shylla perihal roti dan nasi, sekarang beda lagi.

Di pukul 03 lewat 6 enam menit, wanita hamil itu membangunkan sang suami yang masih tertidur lelap

"IQBAAAL BANGUN,GAK!!" bukan lagi sistem menggoyang goyangkan lengan, menyiram air, akan tetapi berteriak memanggil namanya.

"nghhh Iqbaal siapa yang kamu maksud" kan! Bangun-bangun langsung badmood karena dipanggil Iqbaal tanpa embel-embel.

"Banguuuun! Dari tadi dibilangin juga ihhh"dengusnya tidak suka sembari melipat kedua tangannya di dada, sepertinya lagi kesal. Pria yang dibangunkan itu malah menguap lebar.

"kamu dari tadi aku bangunin tapi gak bangun-bangun. Udah pakai cara halus gak mempan"

"Sayaang, ini masih jam 3 pagi. Apalagi yang dipengenin sama bayiku di jam kunti ini?"Tanyanya yang kemudian mengubah posisi menjadi duduk, menatap isterinya yang mengomel dengan wajah mengantuk.

"Mau camping"jawab (Namakamu) tanpa basa basi.

"Hah?" Iqbaal melongo. Jam 3 subuh banget nih? Iqbaal tidak salah dengar kan? Isterinya bilang apa tadi? MAU CAMPING? CAMPING.

"Aku mau camping, Iqbaal" Iqbaal menggosok-gosok kupingnya saat (Namakamu) mengulang perkataannya.

"Abis mimpi apa tiba-tiba mau camping, sayang?" tanya Iqbaal.

"Gak mimpi apa-apa,  mau tidur di dalam tenda aja"jawab (Namakamu)

"Sayang, ini jam 3 subuh loh. Kunti aja masih gentayangan itu, masa kamu udah mau camping aja" Iqbaal sampai berpikir jangan-jangan ini isterinya masih ngigo mau camping? soalnya tidak biasanya begini.

"Yah terus kenapa?" PAKE NANYA?!!

"Gimana kalau nunggu pagi aja, bobo dulu aja di kasur. Nanti pagi baru camping"

"Kan kerjaaaa, mana bisaaaa! Makanya aku mau sekarang!!!"katanya tidak ingin dibantah, bener bener Shylla :v

"Sayaang, kita gak punya tenda loh di sini. Nanti kalau pulang ngantor aku beli terus malamnya kita camping. Gimana?" Iqbaal memberikan penawaran.

"Nggak mauuu. mauunya sekaraaaang. Pasti ga mau lagi kalau besook"

"Janji, beneran kalau balik kantor aku bawa peralatan camping buat kamu sayang. Sekarang kita bobo dulu aja yuk, yuuuuk"

"Gak mau!!! Aku gak mau pejamin mata kalau bukan di dalam tenda" Iqbaal menepuk jidatnya melihat kelakuan isterinya

***

Meskipun berhasil membujuk (Namakamu) tidur setelah setengah jam, Iqbaal jadi tidak bisa tidur setelahnya. Sebab ia harus menghubungi semua temannya untuk mencari tenda yang bisa dipinjam untuk camping.

Meskipun sebenanrya dulu Iqbaal punya, tapi ia menyimpannya di Indonesia karena berpikir tidak mungkin kepake kalau di sini.

Selain peralantan untuk camping, Iqbaal juga harus mendapatkan destinasi untuk camping--tentu saja yang aman untuk ibu hamil. Dan Iqbaal harus mendapatkan semua itu sebelum isterinya bangun.

Sebab bujukan yang mempan hanyalah "kalau kamu bangun alatnya udah lengkap, hari ini kamu gak usah ke rumah sakit dulu dan biar aku izin juga gak ke kantor"

Ale Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang