70. Gak pulang

373 41 4
                                        

Hi

Jangan lupa tandain typo

***

"Bu, lagi ada kakak iparku di sini. Aku ke Indo habis Alice lahiran aja. Dia katanya mau melahirkan di sini"

'Kok kamu jadi begini sih? Baru juga sehari di sana, udah berubah lagi aja. Lagian kenapa pula itu kakak iparnya Shylla pake mau lahiran di sana? bikin ribet orang aja'

"Gak papa bu"

'Gak mau! Pokoknya kau udah janji sama ibu bakal pulang besok! Ibu udah beliin kamu tiket, besok jam 7 pagi'

"Bu tapii"

'Ibu lagi sakit loh dek, gak bisa emang care sama ibu sekali aja? Kasian banget ibu di sini. Sedang kamu di sana sama isteri kamu yang tukang bohong itu'

"Bu, berhenti nyebut Shylla tukang bohong"

'Emang kenyataannya begitu kan'

"Ck, Terserah! Intinya aku gabisa pulang besok"

'Kamu ini emang gak ada kasihan-kasihannya sama ibu yah. Kasian ibu dek, ya allah sedih banget ini ibu lagi sakit begini gak ada yang urusin'

"Fine! Besok aku ke Indo"

Brak!!

Ipad yang dipegang oleh (Namakamu)pun terjatuh ke lantai

"Loh Shyll, sejak kapan kamu di situ?"

"Kamu ke sini cuma mau ambil berkas? Kemaren kamu bilang kamu panik banget, khawatir sama aku? Tapi ternyata kamu--"

"Sayang gak gitu"

"Shyll dengerin aku dulu, boleh nggak?" bujuk Iqbaal sembari mengikuti langkah kaki (Namakamu).

Perempuan hamil itu berjalan sedikit cepat, menuju kasur dan menenggelamkan dirinya di sana.
Ia tidak bisa keluar kamar, karena ada Ilham dan Cakra di ruang tamu sedang ngobrol.

"Shylla, biar mas jelaskan dulu"ujar Iqbaal

"Enggak usah di jelaskan. Tadi Shylla udah dengar sejelas"jawab (Namakamu)

"Shylla" Iqbaal ikut bergabung di kasur, tepat di samping (Namakamu)

"Bukan maksud mas begitu Shylla, itu tuh biar--"

"Shylla gak butuh penjelasan kamu. Terserah kamu mau seperti apa"

"Jangan bobonya tengkurap gitu yah sayang, seenggaknya balik badannya dulu. Kasihan babynya kegencet itu"Bujuk Iqbaal. ia memegang tangan (Namakamu) supaya gadis itu hendak membalikkan dirinya agar berbariing terlentang, bukan tengkurap seperti ini.

"Jangan sentuh Shylla"tepisnya kuat- kuat

"Sayang, maafin aku yah--"

"Shylla"

"Shyllanya udah bobo"

"Shylla bobonya jangan tengkurap gitu boleh nggak"

"Terserah Shylla, Shylla mau kayang juga bukan urusan kamu. Mendingan kamu prepare buat ke Indo besok! Gak usah kembali ke sini lagi"

"Shylla kamu salah faham. Aku kayak gitu karena---"

"Arghhh pindahhh! Bayi aku gak suka denger suara kamu!"teriak (Namakamu) sembari menutup kupingnya.

"Shylla ada yang sakit?"

"Kamu yang sakit! Kamu gila! kamu stress! Aku gak suka sama kamu!"

"Shylla--"

Ale Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang