68.Khawatir

375 46 5
                                        

Jangan Lupa tandain typo :*

***

"Untung aja teteh nggak ikut, yang ada ada 3 ibu hamil dan satu mba mba yang bakal pusing ngurusinnya" (Namakamu) beracak pinggang melihat 2 perempuan dengan beberapa kopernya yang berantakan di ruang tamu apartemennya.

Alice ini benar- benar nekat, dia beneran datang ke Aussie dengan perut besarnya. Bahkan ia juga mengajak Jenaka yang juga lagi hamil, Ilham sampai pusing bilanginnya.

*Jenaka masih ingat kan? Tetehnya Shylla yang menikah sama temannya Ilham* Jadi kalau gengnya Ilham lagi kumpul, biasanya bareng isteri / pacarnya. Alice jadi dekat dengan Jenaka, Gea--yang lain jarang ikut, jadi kurang akrab.

"Ini gue diculik loh, Shyll"Ujar Ghea ngedrama.

"Ini abang sama Aa belum ada ngechat aku loh. Tiba-tiba udah sampai aja kalian berdua. Beneran izin gak sih sama suaminya?"heran (Namakamu). Fyi Abang = Ilham, Aa= Cakra.

"Lu aja belum cek hp itu. Suami lu aja lu cuekin, sosoan mau dichat suami kita, diih"Alice memutar matanya malas. Sementara Gea ketawa

"Gak udah-udah berantemnya Shyll"

"Ngeri emang keluarga suami dia Ge" ujar Alice

"Kenapa tuh?"

"Ni denger kabar hoax Shylla ngelahirin aja udah seamburadul itu, sampe kecelakaan. Ini gimana kalau Shylla lahiran beneran? Beuh meledak kali Indonesia"

"Sembarangan banget ni orang kalo ngomong. Namanya orang kecelakaan, musibah siapa yang tahu"Bantah (Namakamu)

"Tapi coba kalau ga teledor. Santai aja kenapasih?"

"Udah deh. Dasar Bumil julid!"

"Di pesawat ga berhenti ngedumel itu Shyll, berasa dia yang disakitin banget aja itu. Mana sempet maki-maki Iqbaal lagi sebelum berangkat"Cepu Gea.

"Astaghfirullah. Gak baik, Alice!"

"Emang pantas dimaki tu laki! Dahh gue mau berberes dulu. Habis itu kita jalan"

"Gue tapi mau balik ke Rs dulu yah, nanti malem jemput gue"ujar (Namakamu)

"di jemput jamber, Shyll?"tanya Gea

"Kayaknya agak malem. Jam 9 atau jam 10 deh, kalau laper makan duluan aja"

"Oke dehh"

***

"Lu yakin mau makan sebanyak itu?"tanya Ghea.

Ibunya Alice baru saja pulang 5 menit yang lalu, wanita paruh baya yang masih terlihat muda itu membawakan banyak sekali makanan untuk Alice, juga berbincang sekitar setengah jam. Sementara Ghea melaporkan kejadian ke Cakra dan Ilham.

"Ya enggak dong Ge, yang bener aje"

"Kali aja"

"Emak gue tadi nanya cucunya di simpan di mana, yeee gatau apa kalau Azha ditinggal sebulan sama gue juga dia happy-happy aja, bahkan dia dada dadain gue"Adu Alice. Saking seringnya Alice dan Ilham berpergian--kadang perjalanan bisnis ataupun naik gunung sama yang lain, Azha ini kalau ditinggal emaknya jadi biasa aja. Azha lebih takut ditinggal neneknya ketimbang emaknya sendiri.

"Anak Oma dia, lagian emak bapaknya sibuk mulu sih"

"Sibuk jalan-jalan. Ampe dijulitin hahaha"

"Namanya juga orang Al, capek dah"

"Susah emang kalo jadi cewek cantik, Ge"

"hahaha"

"Btw nanti mau jalan ke mana?"tanya Alice

Ale Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang