67. Kok lu gitu, sih?

413 51 8
                                        

Hi!!!

curhat sedikit
hari ini tanggal 22 februari 🥳

dah, tandain typo 👀

***

Indonesia

Pintu kamar rumah sakit terbuka, Bunda Rike bersama dengan Teh Ody muncul dengan keranjang buah yang dibawanya.

"Assalamualaikum"

"waalaikumsalam"

"Loh Ale?" Teh Ody mengernyitkan alis saat mendapati Iqbaal berada diantara 2 lelaki dan satu perempuan yang duduk di sofa. Pria yang dipanggil Ale itu menghampiri Bunda Rike dan Teh Ody, mengambil keranjang buah yang dibawa lalu ia simpan di meja.

"Ayah enggak ikut?"tanya Iqbaal

"Kamu ngapain di sini?"pertanyaan dibalas pertanyaan dari teh Ody. Ia benar-benar tidak menyangka akan melihat Iqbaal di sini.

"Iqbaalnya baru sampai tadi, langsung ke sini karena ngekhawatirin aku" jawab wanita yang tengah tersenyum meskipun di tangannya tertancap infus. Berbeda dengan ke tiga manusia tadi, wanita ini berada di bangsal, sedang duduk memainkan ponsel.

"Kamu udah enakan?"tanya Bunda Rike

"Alhamdulillah. Selah liat mukanya ai adek, udah enakan bund" jawab wanita yang dipanggil Din oleh bunda Rike.

"Le, teteh mau ngomong serius sama kamu"ujar Teh Ody dengan tampang seriusnya.

"Nanti aja teh, masih jet lag banget asli. Di pesawat gue nggak tidur sama sekali" jawab Iqbaal. Pria itu memang terlihat sedikit berantakan, di mana rambutnya sedikit acak-acakan, terdapat kantung mata dan bibirnya pucat.

"Itu teh, Shylla enggak melahirkan kok itu. Ternyata itu mah ngeprank aja. Santai aja teh. Biarin dulu anaknya istirahat kasian banget itu dia masih capek" tutur perempuan yang dipanggil Din itu.

"Terus Shylla mana? bukannya dia masih harus stay di Aussie buat  ujiannya?"tanya Teh Ody. Wanita yang biasanya sangat friendly ini sekarang terlihat sangat serius. Raut wajahnya berubah menjadi kesal.

"Shylla minggu depan ujian.."

"Hah? Kamu ninggalin Shylla sendiri di sana?"Sela Teh Ody

"Teh" Tegur Bunda Rike memegang lengan Teh Ody. Bagaimanapun ini masih rumah sakit, tidak baik teriak-teriak seperti itu.

***

"Emang bertingkah aja itu lelaki Shylla, heran sendiri gue punya adek begitu" Dumel Teh Ody yang sedang menyetir. di sampingnya ada Bunda Rike tentunya. Mereka sedang dalam perjalanan pulang dari rumah sakit.  Oh iya, jangan lupa gibahin orangnya denga isterinya.

Teh Ody (")
Shylla (')

'Gak papa teh, Shylla juga khawatir sama Ibu. Gimana keadaannya?'

"Baik katanya, soalnya anaknya udah dateng"jawab Teh Ody malas.

'Alhamdulillah kalau baik- baik aja'

"Lu lagi ngapain sih?"Tanya Ody

'Lagi belajar teh'

"Udah makan belum nak?"tanya Bunda Rike. Sebab dari tadi Teh Ody ini ngomel mulu tiada henti, mana sambil nyetir pula. Ini kalau dia yang ngomong mulu yang ada makin emosi, bisa bahaya.

Ale Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang