Aaaaaaaa......!!!!
Saat Mike sedang membuat sarapan tiba-tiba dia terkejut mendengar suara teriakan dari arah kamar Lyra saat ini, dia langsung bergegas ke kamar Lyra dan mencoba mengeceknya.
Tok..tok..
"Ra... are you okay there?" teriak Mike yang panik di depan pintu kamar Lyra
Tak lama pintu kamar Lyra pun terbuka
"Heii lo gpp kan?" tanya Mike lagi memastikan
Lyra menggeleng sebagai jawaban
"Mike tau gak Mike... guee... gue menang tender Mike gue menang tender di Kalimantan..!!" teriak Lyra yang begitu heboh saking senangnya dia refleks memeluk Mike
"Aaaah.. sumpah gue seneng banget..!! Eeh sorry" Sambung Lyra yang mulai melepaskan pelukannya.
Mike sendiri masih terdiam membatu tak bergerak karena pelukan spontan Lyra tadi yang mengakibatkan detakan jantungnya tak beraturan seperti sekarang.
Deg...deg...
"Mike lu gpp? Muka lu sampai merah gitu?" tanya Lyra sambil menempelkan tangannya di dahi Mike
Mike langsung tersadar kini "Ah gue gpp kok" Jawabnya sambil menjauhkan tangan Lyra, bisa-bisa dia kena serangan jantung sekarang juga.
"Sumpah gue seneng banget hari ini" Gumam Lyra lagi dengan menebarkan senyum bahagianya
"Congrats Ra... lo emang pantes dapetin itu" Puji Mike
"Ooh iya sarapan dulu yuk baru berangkat" Ajak nya kini sembari berjalan kembali ke dapur.
Lyra mengangguk mengiyakan dan mengikuti Mike dari belakang ke arah dapur.
.
.
.
Di Resto...
Sedari tadi pikiran Mike mulai dipenuhi dengan kejadian tadi pagi, dia benar-benar tidak bisa fokus sekarang.
Aarggh kok gue jadi mikirin tuh mahluk mulu siiih.... ooh come on Mike pelukan Jasmine masih lebih baik dari yang tadi pagi, batin Mike yang mencoba menghilangkan pikirannya soal Lyra tapi tetap tidak bisa
Tok..tok...
"Masuk" Teriak Mike sembari memperbaiki penampilannya yang habis di acak-acaknya tadi.
Cekleek...
"Hai bebyyyyy..." Teriak Jasmine yang mulai memasuki ruangan Mike sembari tersenyum lebar.
Aah penyelamat pikiranku, batin Mike
"Haiii beb, seneng banget keknya" ucap Mike kini
"Kan akhirnya bisa ketemu kamu jadi akunya seneng banget laah"
"Udah makan?" tanya Mike kini dan di balas gelengan oleh Jasmine
"Mau makan apa biar ku pesenin?"
"Gak mau makan, aku pengennya kamu nemenin aku shopping hari ini" Pinta Jasmine dengan mengedip-edipkan matanya
Mike sangat gemas kalau Jasmine sudah seperti itu dan dia berfikir mending hari ini dia habiskan bersama Jasmine dari pada harus memikirkan mahluk astral itu lagi.
"Yaudah bentar yaa, ku rapiin berkas dulu baru kita pergi"
Jasmine mengangguk sebagai jawaban dan menunggu Mike selesai.
*****~*****
Hari ini Mike menemani Jasmine seharian mulai dari salon sampai shopping yang membuat kakinya sangat lelah. Saat mereka mulai memasuki salah satu toko baju di mall tersebut, pandangan Mike tiba-tiba tertuju pada seorang wanita yang begitu familiar.
Anjiir... masa gue sampai berhalusinasi sekarang! Sadar Mike... Lyra gak mungkin ada disini, batin Mike sembari mengusap-usap matanya tak percaya.
"Beb ke sebelah sana yuk!" ajak Jasmine yang kemudian menarik lengan Mike.
Mike sendiri tidak merespon ajakan Jasmine, matanya masih tertuju ke satu tempat. Dia sangat yakin kalau sedang berhalusinasi sekarang tetapi matanya tetap ingin memandangi halusinasinya itu, tiba-tiba ada seorang pria yang mendekati halusinasi nya tersebut.
Bangsat ini bukan halusinasi...!! Ngapain Lyra bareng Aldrian di sini..!, batin Mike yang mulai panas.
Seketika Mike melepaskan gandengan Jasmine dari lengannya dan menuju ke arah Lyra berada, Jasmine sendiri tidak terima di perlakuan seperti itu oleh Mike dan mengikutinya dari belakang.
Terlihat Lyra sedang memilihkan baju untuk Aldrian dan menyuruhnya untuk mencoba-coba yang dia pilihkan. Lyra sedikit terkejut saat tiba-tiba tangannya di tarik oleh Mike.
"Ngapain lo disini?" interogasi Mike dengan tatapan tidak suka
"Apaan sih Mike! Lepasin... sakit tau!"
"Gue tanya lo ngapain disini sekarang bareng dia" Bentak Mike dengan menunjuk Aldrian yang baru saja keluar dari kamar ganti.
"Bisa gak sih gak usah kasar-kasar" Ucap Aldrian yang kemudian melepaskan pegangan Mike dari tangan Lyra.
"Auu niih kesambet apaan sih dateng marah-marah gak jelas" Gerutu Lyra tak terima dengan sikap Mike saat ini.
Jasmine mencoba mendekati Mike dan mengajaknya pergi sebelum Mike mengamuk
"Beb mending kita pergi.. malu di liatin orang-orang" Bujuk Jasmine dengan menarik lengan Mike tetapi di luar ekspektasi Jasmine, Mike langsung melepaskan tangannya dan menarik Lyra kini
"Pulang sekarang!!" perintah Mike yang langsung menarik tangan Lyra, tetapi Aldrian langsung mencegah mereka dengan menarik tangan Lyra yang satunya lagi. Seketika Lyra merasa dejavu.
"Lu gak bisa seenaknya bawa dia.! Dia dateng bareng gue ya baliknya juga bareng gue lah" Saut Aldrian yang tidak terima wanitanya di bawah oleh pria lain.
"Gue suaminya lo mau apa hah?!"
"Bentar lagi juga cerai kan! Jadi gak usah gangguin kami"
"Bodo amat yaa! Gue masih suami Lyra yang sah secara hukum jadi lo jangan deketin istri gue! Lepasin tangan istri gue sekarang juga!" bentak Mike yang semakin menaikkan suaranya kemudian memaksa Lyra pergi.
Tinggallah Aldrian dan Jasmine disana yang masih jadi tontonan orang-orang.
Disini lain Mike masih menarik tangan Lyra kuat ke arah parkiran
"Lepasin Mike... sakit tau" Rintih Lyra kesakitan tetapi tidak mendapat respon dari Mike
"Masuk ke mobil" Perintah Mike kasar dan Lyra langsung masuk, kemudian Mike ikut masuk.
"Lu kenapa sih? Kok aneh banget" Ketus Lyra
"Lo yang kenapa! Kok malah jalan sama si Aldrian itu bukannya kerja... apa jangan-jangan lo bolos lagi?"
"Jaga mulut lu... orang gue udah nyelesain kerjaan hari ini makanya bisa nemenin Ian nyari baju"
"Pokoknya gue gak suka lo jalan sama si Aldrian Aldrian itu!"
Lyra menaikkan alis kanannya heran "Mike..!" teriak Lyra yang membuat Mike menatapnya kini
"Gue cuman mau ingetin ya Mike! Perjanjian yang kita buat masi inget kan? JANGAN MELEWATI BATAS! dan hari ini lu ngelewatin batas tau gak sih!"
Mike hanya terdiam, dia sadar memang melewati batas hari ini tapi tubuhnya tidak bisa dia kontrol sedari tadi.
"Lu jalan ama Jasmine juga gue gak pernah komplain, terus ngapa lu sekarang kek orang kebakaran jenggot" Sambung Lyra
"Gue..."
"Lu sendiri yang bilang no baper-baperan kan waktu itu! Jangan bilang lu baper sekarang ama gue?" tuduh Lyra kini
Mike tidak menjawab dan menghela nafasnya kasar kini, dia kemudian mencoba memasangkan sabuk pengaman Lyra sekarang sebelum menjalankan mobilnya.
Lyra yang masih emosi dengan tingkah Mike tadi tiba-tiba langsung menahan nafasnya saat wajah Mike berada depannya karena memasangkannya sabuk pengaman. Anjiir telalu deket, batin Lyra.
"Pake sabuk pengaman aja lama" Gerutu Mike yang mulai menjalankan mobilnya. Lyra sendiri masih terdiam dan tidak merespon karena masih shock.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Wrong Train [End]
RomanceLyra Scarlet adalah seorang wanita karir yang sukses, saking suksesnya dia berfikir kalau dia tidak membutuhkan laki-kaki lagi di hidupnya. Orangtua nya sedikit cemas dengan anak bungsunya itu sampai pada akhirnya mereka setuju menerima menjodohkan...
![The Wrong Train [End]](https://img.wattpad.com/cover/257369983-64-k615174.jpg)