XLVIII "Falling Pieces Of The Moon"

3.7K 520 115
                                        

"Kita harus kembali ke istana untuk mencari cara menghancurkan Nox Aplistia, dan kau Seerchael jelaskan pada kami segala hal tentang Nox Aplistia, dan perintahkan pasukan yang berada di kekaisaran untuk mengawasi tubuh Nox Aplistia" perintah Nathan.

"Baiklah yang mulia!"

Di istana para dewa dan Dewi terlihat Nuzan bersama dengan para dewa dan Dewi mengawasi Fantasia melalui kolam Cahaya, Nuzan dengan wujud dewanya tersenyum.

"Nah Arthemis apa yang akan kau lakukan selanjutnya?"

****
Di istana Aviar, di ruangan dimana terlihat Nathan, para ksatria, ratu dan raja Fantasia, para menteri, Diavolos, Erlangga, dan tetua terlihat serius mendiskusikan sesuatu.

"Seerchael, bisakah kau menjelaskan kepada kami, mahluk apa yang tiba-tiba muncul di tengah-tengah peperangan?" Tanya Nathan, mendengar kaisar Fantasia bertanya kepadanya dengan tegas Seerchael berdiri dari duduknya dan bersiap memberikan segala informasi yang dimilikinya.

"Nox Aplistia, mahluk yang tercipta setelah para Titan tercipta, mahluk yang dikatakan dewa kegelapan, jika moon goddess yang berdiri di puncak kebaikan maka Nox Aplistia yang berdiri di puncak kegelapan, Nox Aplistia adalah wujud dari keserakahan, ketamakan, kerakusan,dan kesombongan, Nox Aplistia adalah mahluk yang tidak pernah merasa puas dan karena itulah dirinya akan terus mencari sesuatu yang akan memuaskan rasa nafsunya walaupun harus menghancurkan alam semesta sekalipun" jelas Seerchael dengan singkat.

"Dapat dikatakan bahwa mahluk itu sudah hidup ribuan tahun? Lalu apa yang terjadi sehingga keberadaan Nox Aplistia menghilang?" Tanya raja Fairy.

"Kejadian ini terjadi ratusan tahun yang lalu, disaat dunia mitologi bernama Qaza masih ada, disaat peperangan tanah suci terjadi, sama seperti yang terjadi saat peperangan kemarin, Nox Aplistia tiba-tiba muncul di tengah-tengah peperangan tanah suci, terdengar kabar bahwa seorang gadis manusia bernama Nuzan yang telah memanggil Nox Aplistia" jelas Seerchael.

"Kami tidak pernah mendengar mengenai nox aplistia muncul secara tiba-tiba di dunia mitologi Qaza, kami memang pernah mendengar cerita tentang peperangan tanah suci, peperangan itu akhirnya berakhir secara damai ketika sang pahlawan bulan Urias berhasil membunuh sang raja iblis dunia Zennon, Almiro Matthias, kami belum pernah mendengar nama gadis manusia yang bernama Nuzan" jelas para tetua.

"Kisah yang kalian dengar belumlah lengkap, memang keberadaan Nox Aplistia dan gadis manusia bernama Nuzan dirahasiakan dan itulah perintah langsung dari moon goddess berdasarkan Wahyu dari dewa agung, namun hal itu merupakan rahasia umum bagi kami para malaikat" jelas Seerchael.

"Lalu siapa gadis manusia bernama Nuzan itu? Mengapa dirinya memanggil Nox Aplistia di tengah-tengah peperangan tanah suci?" Tanya Sirzech.

"Nuzan adalah gadis manusia yang terdampar di dunia bawah yaitu Zannon dan ditemukan oleh iblis muda bernama Almiro Matthias dan saudari kembarnya Almira Challisa, saat itu sang raja iblis terkuat Almiro Matthias dan saudari kembarnya Almira Challisa masih muda dan bekerja sebagai pembunuh bayaran, singkat cerita mereka bertiga memasuki sekolah raja iblis bernama Bloodhound akademi"

"Nuzan dan Almiro saat itu adalah dianggap iblis yang tak berpotensi dikarenakan sihir dan fisik mereka lemah, sebaliknya saudari kembarnya Almira Challisa dianggap memiliki potensi, singkat cerita mereka menjalankan kehidupan sekolah cukup berat karena Nuzan yang sama sekali tak memiliki kekuatan karena dirinya manusia dibully, dan tiba saat peperangan terjadi disaat bangsa iblis dan manusia sama-sama mulai melemah dengan kekuatannya yang mengejutkan Nuzan memanggil Nox Aplistia" jelas Seerchael.

"Jadi ada kemungkinan gadis yang bernama Nuzan itu masih hidup dan dirinya yang memanggil Nox Aplistia?" Tanya Yuuka.

Seketika Nathan dan Miles merasakan sesuatu, yah mereka mengingat kejadian dimana ia bertemu dengan gadis kecil bernama Nuzan.

Stand By MeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang