"Ingatlah Nathan, aku akan selalu mencintaimu, selalu mencintaimu, tetaplah bahagia Nathan, aku akan selalu berada di sampingmu" tak lama tubuh Arthemis semakin memudar, mengetahui hal itu, Nathan semakin menggengam erat tangan Arthemis seakan-akan tak ingin membiarkan Arthemis pergi.
"Maafkan aku Nathan, maafkan aku" tubuh Arthemis menghilang seutuhnya, air mata menetes dari pelupuk mata Nathan ketika mengetahui Arthemis meninggalkannya kembali.
Suasana kembali seperti semula, waktu kembali berjalan, namun alis Nathan berkerut ketika ia melihat hanya Asmodeus yang berdiri di hadapannya, ia tak melihat keberadaan Hanabi.
"Nathan apa yang kau lakukan?" Tubuh Nathan menegang ketika ia mendengar suara Hanabi di sampingnya.
Nathan berbalik kearah Hanabi dan terkejut ketika ia menggengam erat tangan Hanabi.
"Tetaplah hidup Nathan, kalahkan Asmodeus bersama Hanabi dan laksanakan tugasmu sebagai seorang kaisar"
"Arthemis"
****
Di sebuah istana yang terlihat megah, para iblis yang mewakili 7 Deadly Sins bersama dengan Hecate, Qana, Dan juga nyonya besar sedang menonton pertandingan Asmodeus dari sebuah layar yang diciptakan Leviathan.
Para iblis tertegun melihat kekuatan Hanabi atau lebih tepatnya Arthemis yang bisa menyudutkan Asmodeus.
"Setelah melihat pertarungan antara Arthemis dan Asmodeus apa kalian masih meragukan kekuatan putri Arthemis?" Ujar Hecate sembari menatap kearah para iblis.
"Ku akui kekuatan putri Lucifer tak bisa diremehkan, bahkan ia bisa menyudutkan Asmodeus hingga membuatnya menggunakan kekuatan penuhnya" ujar Amon dengan nada dingin sembari menatap kearah layar.
"Setelah Putri Arthemis mendapatkan 5 % kekuatannya kembali, maka mungkin saja kekuatan itu akan membuat nona Asmodeus babak belur" ujar Hecate membuat para iblis terkecuali Lucifer dan Leviathan menatap kearah Hecate.
"Tidak mungkin kekuatan sekecil itu bisa mengalahkan Asmodeus bahkan membuatnya babak belur" ujar Beelzebub.
"Kita lihat saja nanti, untuk tuan Leviathan jika saja hal itu terjadi aku meminta bantuanmu untuk menyelamatkan nona Asmodeus" ujar Hecate, mendengar itu Leviathan hanya terdiam sembari memfokuskan pandangannya kearah Hanabi yang menatap kearah Nathan.
"Kalian mungkin tidak menyadari kekuatan besar dalam tubuhnya, aura gadis itu sangat menyeramkan sampai-sampai aku tidak bisa berhenti bergetar, gadis itu benar-benar ancaman paling berbahaya bagi alam semesta"
****
Di halaman belakang mansion milik tuan Cromwell terlihat Hanabi sedang memandang kearah Nathan yang terus melihat tangan mereka yang saling menggenggam, Nathan masih terdiam sembari terus menatap tangannya yang menggenggam tangan Hanabi.
"Ada apa ini? Kenapa aku tiba-tiba menggengam tangan Hanabi? Bukannya tadi aku menggengam tangan Arthemis?" Batin Nathan sembari berusaha mencerna apa yang terjadi.
Disaat Nathan terdiam sembari memikirkan apa yang terjadi disaat itulah Asmodeus menyerang Nathan dan Hanabi dengan sebuah cambuk yang entah darimana berasal, melihat serangan yang datang, dengan cepat menghindari serangan tersebut bersama dengan Nathan.
"Nathan apa yang kau lakukan?" Tanya Hanabi dengan heran karena Nathan terus menggengam tangannya sehingga membuatnya sedikit kesusahan menghindari serangan Asmodeus yang bertubi-tubi.
"Ah, maafkan aku" ujar Nathan melepaskan genggaman tangannya dari Hanabi namun disaat Nathan ingin menjauh dari Hanabi, tiba-tiba tercipta sebuah benang merah yang bercahaya melilit lengan Nathan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Stand By Me
FantasySERI KEEMPAT GODDESS SERIES "Kejahatan dan kegelapan belum menerima kekalahan, kegelapan akan terus berjuang untuk mencapai tujuannya, jiwa yang terbuang akan mendukung kegelapan untuk mencapai tujuannya, maka tugas sang bunga matahari yang akan men...
