Pria itu memutar pedangnya dan meninju perut Hanabi hingga ia terhempas dan mendarat di pintu membuat pintu itu hancur berkeping-keping.
Hanabi bangkit dan memandang kearah pria yang berjalan kearahnya.
"Kau?" Hanabi berbalik kearah pria yang menatapnya dengan tatapan terkejutnya.
"Siapa kau sebenarnya? Dan apa yang kau lakukan disini?" Ujar Karasu, mendengar pertanyaan Karasu Hanabi tersenyum kearahnya dan memegang kepala Karasu.
"Aku adalah-
Penyelamatmu"
****
Karasu memandang penuh tanya kearah Hanabi, melihat itu Hanabi menghela nafas.
"Lebih baik kau duduk tenang disana biar aku menghabisi pria iblis disana, maka kau akan mengerti" ujar Hanabi dan dengan raut wajah bingung Karasu mengikuti perintah Hanabi.
"Huh sepertinya tidak ada cara lain, setidaknya misiku bisa cepat selesai dan aku bisa beristirahat" gumam Hanabi.
Hanabi menutup matanya dan mulai berkonsentrasi, sedangkan pria itu berjalan kearah Hanabi dan memasang mantra penghancur pada pedangnya.
Tak lama sebuah cahaya keluar dari dahi Hanabi dan cahaya silver memenuhi tubuh Hanabi hingga membuat pria itu berhenti dan menutup matanya menggunakan tangan dikarenakan cahaya silau dari tubuh Hanabi.
SRUINGGG
AKHHHH
Terdengar teriakan pria itu ketika sebuah pedang menyayat punggungnya, darah mengalir deras dari punggung pria itu, suara jeritan kesakitan kembali terdengar ketika terdapat luka sayatan di kedua kaki, disusul di kedua lengannya.
Cahaya itu hilang menampilkan Hanabi sebagai sosok Silver Elf ya membuat pria dan Karasu terkejut.
"Kau? Tidak mungkin" ujar pria itu dengan raut wajah tak percayanya.
"Inilah akhir darimu dasar mahluk rendahan" ujar Hanabi dengan nada dingin, jari telunjuk dan tengah Hanabi berada di atas pedangnya, Hanabi mengelus pedangnya dan pedangnya mengeluarkan cahaya hitam perpaduan putih.
"Sebagai pelindung umat manusia, kuterima teriakan minta tolongmu, menghukum pendusta dan jiwa yang kotor, kembalilah ke tempat asalmu!!!" Setelah membaca mantra Hanabi mengangkat pedangnya keatas dengan menggunakan kedua tangannya, Hanabi membuka maniknya dan menggerakkan pedangnya kearah pria itu dan cahaya hitam perpaduan putih itu melesat kearah pria itu.
Terdengar suara teriakan pria itu dikarenakan pembuluh darahnya membesar dan akhirnya meledak meninggalkan genangan darah hitam dan sebagian darah itu mengenai Hanabi.
Dengan langkah anggun Hanabi berjalan kearah Karasu yang memandang penuh ketakutan dan takjub kearah Hanabi.
"Kau? Kau sang legenda Silver Elf?" Ujar Karasu dengan raut wajah tak percayanya.
"Yah, aku silver Elf, dan aku memintamu untuk membantuku menyelesaikan misiku" ujar Hanabi membuat Karasu mengeritkan alisnya.
"Aku membantumu? Bagaimana" ujar Karasu dengan raut wajah bingungnya.
"Cukup ikutlah bersamaku menuju ruang kepala yayasan maka kau akan membantuku" ujar Hanabi, Karasu semakin bingung dengan perkataan Hanabi, melihat raut wajah Karasu Hanabi tersenyum penuh arti membuat Karasu semakin bingung.
"Mari kita ungkap pelaku pembunuhan kedua orang tuamu"
Deg
****
Di kediaman Diavolos para ksatria bersama istri mereka menatap kearah Diavolos dan juga Erlangga.
KAMU SEDANG MEMBACA
Stand By Me
FantasySERI KEEMPAT GODDESS SERIES "Kejahatan dan kegelapan belum menerima kekalahan, kegelapan akan terus berjuang untuk mencapai tujuannya, jiwa yang terbuang akan mendukung kegelapan untuk mencapai tujuannya, maka tugas sang bunga matahari yang akan men...
